BUKU TAMU

Pujiasih
Selamat malam. Apakah lulusan SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan bisa mengikuti pendaftaran prajurit TNI AU pak ? terima kas...
Mikail Abdurrozaq Dzulkaromi
Selamat malam Pak, Tanggal berapa pendaftaran Perwira PSDP Penerbang TNI untuk lulusan SMA tahun 2014-2015 ? dan ba...
Anna Massie
Selamat siang Bapak/Ibu Admin, Apakah waktu pendaftaran rekrutmen dapat diperpanjangan lagi ? terima kasih, salam, Anna.
Sidik
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan jurusan Psikologi Universitas Negeri Makassar dengan akreditasi program stu...
Osman
Selamat malam, Kapan ya pendaftaran Tamtama PK TNI AU Gelombang II ? terima kasih.
Deni Kurnia Yudantata
Pak, untuk pendaftaran prajurit TNI AU terakhir pada tanggal dan bulan apa, dengan persyaratannya apa saja, terima kasih.
Muhammad Zufar
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Test akademik mata pelajaran apa saja, yang diujikan untuk penerimaan PSDP TNI dan tanggal berapa pe...
Elshan Nasution
Dengan adanya informasi kegiatan air show di Lanud Soewondo Medan, saya berharap juga di Lanud Roesmin Nurjadien Pekanbaru yang me...
Wahyudinto
Pak, apakah dengan tinggi 163 cm dan berat badan 49 kg ada peluang untuk menjadi TNI ? terima kasih.
Mochamad Akhbar
Selamat siang, Apakah lulusan SMK jurusan Akuntansi tahun ini bisa mengikuti pendaftaran Tamtama PK TNI AU tahun ini ? dan kapan d...
Lismawat
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apabila anggota TNI AU bermasalah dalam masa hukuman, apakah diperbolehkan bertemu dengan keluarga, anak...
Meri
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Pa PK TNI disesuaikan dengan kebutuhan jurusan kuliah ? dan apakah ada penerimaan CPNS T...
A. Dewa
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah pendaftaran Perwira PSDP Penerbang TNI pada bulan Agustus ?, wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Ghozy
Selamat malam, Pak. Kenapa website http://au.rekrutmen-tni.ilmci.com tidak dapat diakses ? Apakah masih bisa mengikuti seleks...
Isnanto
Selamat Siang Pak/Ibu. Apakah raport SD dilampirkan pada waktu pemeriksaan administrasi pendaftaran Tamtama PK TNI AU ?

AMBALAT ”MEMANAS”, TNI AU KEMBALI TERBANGKAN BOEING 737

- 29/05/2009

Makassar (28/5). Setelah lebih kurang satu tahun relatif tenang, kini kawasan perairan Ambalat KalimantanTimur kembali mulai ”memanas”. Aura ketegangan mulai nampak, ketika dalam dua hari dalam pekan ini (24 – 25 Mei 2009), di wilayah NKRI itu terjadi dua kali incident pengusiran kapal-kapal perang Malaysia oleh Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI AL maupun terdeteknya helikopter Malaysian Maritime Enforcement Agency dan pesawat Beechraft Malaysia yang memasuki wilayah NKRI hingga sejauh 40 mil laut.

 

Mencermati perkembangan tersebut, pihak TNI AU mengerahkan satu flight pesawat intai maritim jenis Boeing 737 untuk melaksanakan patroli dan pengamatan dari udara di kawasan yang kaya kandungan minyak itu, Kamis (28/5). Tepat pukul 08.40 wita pesawat Boeing 737 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Beny dan copilot Lettu Pnb Agus take off dari Lanud Sultan Hasanudin, Makasar menuju Ambalat area. Pesawat dengan tail number A-7303 yang berhome base di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin ini, melaksanakan misi maritime patrol dan pengamatan terhadap kapal-kapal yang berlayar di perairan Ambalat dan sekitarnya.

 

Sesaat di atas kawasan Ambalat, pesawat yang dilengkapi dengan peralatan camera Wes Cam yang mampu mendeteksi kapal-kapal di atas permukaan itu pun beraksi. Dari ketinggian 10.000 feet, selama kurang lebih dua puluh lima menit, pesawat Boeing A-7303 terus melaksanakan pengamatan dan pemantauan di atas Ambalat area. Selama itu, tidak ditemukan target kapal yang mencurigakan, lebih-lebih kapal-kapal perang negara tetangga seperti yang terjadi dua tiga hari lalu. Dari pantauan kamera yang ada di pesawat Boeing 7303, hanya beberapa kapal niaga / peti kemas tampak sedang berlayar.

 

TNI AU sendiri, dalam hal ini Koopsau II secara rutin terus melaksanakan patroli dan pengamanan di kawasan Ambalat. Dalam kalender Koopsau II, pengamanan wilayah Ambalat merupakan operasi yang dilaksanakan sepanjang tahun. Pesawat yang dilibatkan dalam operasi Ambalat meliputi pesawat Boeing 737 dan Sukhoi Su-27/30 MK. Kedua jenis pesawat ini selalu stanby on call. Sementara koordinasi dengan pihak TNI AL, dalam hal ini Koarmatim juga terus dilakukan guna mendapatkan data-data maupun informasi yang up to date seputar keamanan wilayah Ambalat. Demikian, Kapen Koopsau II Mayor Sonaji Wibowo, menginformasikan.


Awak pesawat Boeing A-7303 sedang mengoperasikan kamera wes camp dari dalam pesawat pada Operasi Pengamanan Kawasan Ambalat, dalam rangka mendeteksi ada/tidaknya target. Tampak dalam layar monitor kamera pesawat tertangkap sebuah kapal niaga sedang melintas di Kawasan Ambalat. (Foto : Penkoopsau II)

 

follow-us

VIDEO