BUKU TAMU

Elsa Puji R.
Assalamualaikum Wr. Wb. Bpk/Ibu, Kapan penerimaan CPNS untuk tenaga kesehatan di RS TNI AU ? dan apa saja persyaratan dan prosedur...
Rafly
Assalamualaikum Wr. Wb. Ibu/bapak Admin, apakah bisa mendaftar prajurit TNI dengan surat keterangan kehilangan beserta lampiran fi...
Terysa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa tempat mendaftar calon prajurit TNI AU berbeda dengan tempat tinggal asal? misalnya tinggal d...
Imron Shobarudin
Selamat sore Bapak/Ibu, saya ingin menjadi anggota wajib militer dan bagaimana cara pendaftarannya serta apakah yang sudah menikah...
Budi Santoso
Bagaimana cara mendaftar menjadi TNI Angkatan Udara ? saya ingin menjadi TNI AU.
Aji Panduriawan
Apakah ada rekruitmen PNS TNI AU ? terima kasih.
Praditya Saputra
Assalamualaikum Wr. Wb. Bagaimana caranya menjadi anggota PNS TNI AU ? mohon informasinya Admin. Saya lulusan D3 Teknik Kompu...
Ratna
Selamat siang,  Bagaimana prosedur kunjungan ke Lanud Sultan Hasanuddin untuk anak didik kami ?apakah ada biayanya ? dan apak...
Mangapul Alexus Simbolon
Selamat Siang Bapak/Ibu, Apakah ada kebutuhan jurusan Olahraga Rekreasi dalam penerimaan Mahasiswa Beasiswa TNI ? sebelu...
Refaldo Zachawerus
Selamat sore salam sejahtera. Apakah ada program bagi masyarakat umum untuk bisa mengikuti pelatihan militer ? walaupun...
Mukhlis Mardianto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah program Wamil pemerintah ini, warga bisa memilih angkatan mana yang dipilih? terima kasih.
Citra Putri
Salam Hormat, Jika mendaftar Polisi sumber sarjana melalui SIPSS, untuk menjadi Wara sumber sarjana mengikuti seleksi apa ? kapan...
Bayu Sekar Sari
Assalamu'alaikum Bapak/Ibu Admin, Apakah lulusan SMK Penerbangan bisa mengikuti pendaftaran Bintara PK Wanita TNI AU?
Zakaria Rifki
Dear Sir/Madame, I would like to ask you if the exact name and title (in english) of the Chief of Staff of the Indonesian Air Forc...
Sutiyoso
Indonesia harus memiliki persenjataan pesawat, kapal selam dan tank yang canggih dengan memilih negara Rusia untuk pengadaan alat...

AMBALAT ”MEMANAS”, TNI AU KEMBALI TERBANGKAN BOEING 737

- 29/05/2009

Makassar (28/5). Setelah lebih kurang satu tahun relatif tenang, kini kawasan perairan Ambalat KalimantanTimur kembali mulai ”memanas”. Aura ketegangan mulai nampak, ketika dalam dua hari dalam pekan ini (24 – 25 Mei 2009), di wilayah NKRI itu terjadi dua kali incident pengusiran kapal-kapal perang Malaysia oleh Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI AL maupun terdeteknya helikopter Malaysian Maritime Enforcement Agency dan pesawat Beechraft Malaysia yang memasuki wilayah NKRI hingga sejauh 40 mil laut.

 

Mencermati perkembangan tersebut, pihak TNI AU mengerahkan satu flight pesawat intai maritim jenis Boeing 737 untuk melaksanakan patroli dan pengamatan dari udara di kawasan yang kaya kandungan minyak itu, Kamis (28/5). Tepat pukul 08.40 wita pesawat Boeing 737 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Beny dan copilot Lettu Pnb Agus take off dari Lanud Sultan Hasanudin, Makasar menuju Ambalat area. Pesawat dengan tail number A-7303 yang berhome base di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin ini, melaksanakan misi maritime patrol dan pengamatan terhadap kapal-kapal yang berlayar di perairan Ambalat dan sekitarnya.

 

Sesaat di atas kawasan Ambalat, pesawat yang dilengkapi dengan peralatan camera Wes Cam yang mampu mendeteksi kapal-kapal di atas permukaan itu pun beraksi. Dari ketinggian 10.000 feet, selama kurang lebih dua puluh lima menit, pesawat Boeing A-7303 terus melaksanakan pengamatan dan pemantauan di atas Ambalat area. Selama itu, tidak ditemukan target kapal yang mencurigakan, lebih-lebih kapal-kapal perang negara tetangga seperti yang terjadi dua tiga hari lalu. Dari pantauan kamera yang ada di pesawat Boeing 7303, hanya beberapa kapal niaga / peti kemas tampak sedang berlayar.

 

TNI AU sendiri, dalam hal ini Koopsau II secara rutin terus melaksanakan patroli dan pengamanan di kawasan Ambalat. Dalam kalender Koopsau II, pengamanan wilayah Ambalat merupakan operasi yang dilaksanakan sepanjang tahun. Pesawat yang dilibatkan dalam operasi Ambalat meliputi pesawat Boeing 737 dan Sukhoi Su-27/30 MK. Kedua jenis pesawat ini selalu stanby on call. Sementara koordinasi dengan pihak TNI AL, dalam hal ini Koarmatim juga terus dilakukan guna mendapatkan data-data maupun informasi yang up to date seputar keamanan wilayah Ambalat. Demikian, Kapen Koopsau II Mayor Sonaji Wibowo, menginformasikan.


Awak pesawat Boeing A-7303 sedang mengoperasikan kamera wes camp dari dalam pesawat pada Operasi Pengamanan Kawasan Ambalat, dalam rangka mendeteksi ada/tidaknya target. Tampak dalam layar monitor kamera pesawat tertangkap sebuah kapal niaga sedang melintas di Kawasan Ambalat. (Foto : Penkoopsau II)

 

follow-us

VIDEO