BUKU TAMU

Michael Hitipeuw
Selamat siang, Saya tertarik ingin melamar PNS TNI AU. Kira-kira kapan pembukaannya ya Bapak/Ibu? apakah menerima lulusan S.1?
Muhammad Saddang Husain
Bagaimana caranya bila kita ingin bergabung di TNI ?
Desty Rahayu Darwin
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan ya Pak penerimaan dokter gigi PNS TNI AU tahun 2015 dan persyaratannya apa saja ? terima kasih.
Fandy Achmad
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana apabila salah satu orang tua sudah meninggal, apakah KTP almarhum juga disertakan atau diganti...
Khairul Hamdan
Apakah diperkenankan masyarakat umum hadir pada kegiatan HUT TNI AU 9 April 2015 di Lanud Halim Perdanakusuma, bagaimana prosedur...
Anggi Gunawan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak apakah berijazah SMA IPS bisa ikut mendaftar dan berapa nilai rata-ratanya ? terima kasih.
Tika Rachmaputri
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, kapan waktu akhir daftar validasi ? saya mendaftar Taruna AAU 6 April 2015, terima kasih d...
Fauqi
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah menulis surat lamaran dan daftar riwayat hidup, di tempat pendaftaran? bagaimana penulisannya ? apa...
Bayu
Pendaftaran Taruna AAU di Kodam Jaya atau Lanud Halim Perdanakusuma dan pendaftara online di http://rekrutmen-tni.mil.id ? terima...
Mew
Selamat siang, Kapan pendaftaran CPNS TNI 2015 ? terima kasih.
Dwi Joko Syiyamto
Dear Bapak, Apakah kami bisa mengajukan proposal foto dengan pesawat tempur untuk meningkatkan patriotisme karyawan kami, dalam ra...
Wisnu Budi Sunaryo
Mohon informasi apakah pada HUT TNI AU tanggal 9 April boleh mengabadikan acara akrobatik pesawat TNI dari sekitar tempat upacara,...
Meiza Alfat Aria Putra
Selamat pagi Pak. Bagaimana cara mendaftar ya Pak, bersungguh-sungguh ingin menjadi TNI AU, saya lulusan jurusan IPS tah...
Yuniawati
Selamat malam Pak. Bagaimana caranya jika siswa/i TK Cahaya Kasih-Stabat kami, ingin kunjungan/study tour ke Lanud Soewondo ?...
Kriswanti
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran Perwira PK TNI ? dan saya berjilbab, apakah jilbab dibuka bila diterima ?...

AMBALAT ”MEMANAS”, TNI AU KEMBALI TERBANGKAN BOEING 737

- 29/05/2009

Makassar (28/5). Setelah lebih kurang satu tahun relatif tenang, kini kawasan perairan Ambalat KalimantanTimur kembali mulai ”memanas”. Aura ketegangan mulai nampak, ketika dalam dua hari dalam pekan ini (24 – 25 Mei 2009), di wilayah NKRI itu terjadi dua kali incident pengusiran kapal-kapal perang Malaysia oleh Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI AL maupun terdeteknya helikopter Malaysian Maritime Enforcement Agency dan pesawat Beechraft Malaysia yang memasuki wilayah NKRI hingga sejauh 40 mil laut.

 

Mencermati perkembangan tersebut, pihak TNI AU mengerahkan satu flight pesawat intai maritim jenis Boeing 737 untuk melaksanakan patroli dan pengamatan dari udara di kawasan yang kaya kandungan minyak itu, Kamis (28/5). Tepat pukul 08.40 wita pesawat Boeing 737 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Beny dan copilot Lettu Pnb Agus take off dari Lanud Sultan Hasanudin, Makasar menuju Ambalat area. Pesawat dengan tail number A-7303 yang berhome base di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin ini, melaksanakan misi maritime patrol dan pengamatan terhadap kapal-kapal yang berlayar di perairan Ambalat dan sekitarnya.

 

Sesaat di atas kawasan Ambalat, pesawat yang dilengkapi dengan peralatan camera Wes Cam yang mampu mendeteksi kapal-kapal di atas permukaan itu pun beraksi. Dari ketinggian 10.000 feet, selama kurang lebih dua puluh lima menit, pesawat Boeing A-7303 terus melaksanakan pengamatan dan pemantauan di atas Ambalat area. Selama itu, tidak ditemukan target kapal yang mencurigakan, lebih-lebih kapal-kapal perang negara tetangga seperti yang terjadi dua tiga hari lalu. Dari pantauan kamera yang ada di pesawat Boeing 7303, hanya beberapa kapal niaga / peti kemas tampak sedang berlayar.

 

TNI AU sendiri, dalam hal ini Koopsau II secara rutin terus melaksanakan patroli dan pengamanan di kawasan Ambalat. Dalam kalender Koopsau II, pengamanan wilayah Ambalat merupakan operasi yang dilaksanakan sepanjang tahun. Pesawat yang dilibatkan dalam operasi Ambalat meliputi pesawat Boeing 737 dan Sukhoi Su-27/30 MK. Kedua jenis pesawat ini selalu stanby on call. Sementara koordinasi dengan pihak TNI AL, dalam hal ini Koarmatim juga terus dilakukan guna mendapatkan data-data maupun informasi yang up to date seputar keamanan wilayah Ambalat. Demikian, Kapen Koopsau II Mayor Sonaji Wibowo, menginformasikan.


Awak pesawat Boeing A-7303 sedang mengoperasikan kamera wes camp dari dalam pesawat pada Operasi Pengamanan Kawasan Ambalat, dalam rangka mendeteksi ada/tidaknya target. Tampak dalam layar monitor kamera pesawat tertangkap sebuah kapal niaga sedang melintas di Kawasan Ambalat. (Foto : Penkoopsau II)

 

follow-us

VIDEO