BUKU TAMU

Dwi Joko Syiyamto
Dear Bapak, Apakah kami bisa mengajukan proposal foto dengan pesawat tempur untuk meningkatkan patriotisme karyawan kami, dalam ra...
Wisnu Budi Sunaryo
Mohon informasi apakah pada HUT TNI AU tanggal 9 April boleh mengabadikan acara akrobatik pesawat TNI dari sekitar tempat upacara,...
Meiza Alfat Aria Putra
Selamat pagi Pak. Saya lulusan jurusan IPS tahun ini, berusia 16 tahun dan bersunguh-sunguh ingin menjadi TNI AU, bagaimana c...
Yuniawati
Selamat malam Pak. Bagaimana caranya jika siswa/i TK Cahaya Kasih-Stabat kami, ingin kunjungan/study tour ke Lanud Soewondo ?...
Kriswanti
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran Perwira PK TNI ? dan saya berjilbab, apakah jilbab dibuka bila diterima ?...
Faqih
Geladi HUT TNI AU ke-69, dilaksanakan tanggal berapa ?
Hafid Iryana Putra Korwa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk SKCK, apakah perlu merubah penulisan keperluan, menjadi untuk mendaftar Taruna Akademi TNI ? S...
Asli Astutik
Apakah lulusan Sarjana dari instansi swasta Akreditasi BAN-PT bisa diterima menjadi TNI ? berapa minimal IPK perguruan tinggi...
Asarella Sasrianto
Salam sejahtera Bapak/Ibu, Kapan dilaksanakan pendaftaran Tamtama PK TNI AU Gelombang II Tahun 2015 ? terima kasih.
Ni Wayan Karlina
Kapan pendaftaran WARA ?
Wildan
Selamat pagi Pak, Apakah ada penerimaan Perwira PK TNI tahun ini ?
Fitra Trijaya
Pak, badan saya ada bekas tato dan bekas tindik telinga, apakah bisa mengikuti pendaftaran prajurit TNI AU ? sedangkan saya l...
Eko Wibowo
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan SMA jurusan IPS bisa mengikuti pendaftaran Taruna Akademi TNI 2015 ? terima kasih.
Yodi Kaat
Syalom Pak. Saya Casis, hari ini  tidak masuk seleksi tingkat daerah, karena mengikuti acara pemakaman opa. Apakah...
Wahyudianto
Saya kelas 2 SMK Administrasi Perkantoran, Palangka Raya, tinggi160, berat 48 kg, apakah bisa menjadi prajurit TNI AU? t...

Dinas Kesehatan Korpaskhas Periksa HIV/AIDS dan Narkoba Bagi Prajurit

Pen Korpaskhasau - 15/09/2011

Asisten Personil Korpaskhas Kolonel Psk Seto Purnomo sedang diambil contoh darahnya guna keperluan Screening HIV/AIDS dan Tes Narkoba, yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Korpaskhas bertempat dilapangan Apel Markas Komando Korpaskhas, Lanud Sulaiman Bandung, Rabu (14/09).

Dinas Kesehatan Markas Komando Korpaskhas, melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi prajurit paskhas dan PNS dalam program pembinaan personel Korpaskhas, khususnya dalam penularan penyakit HIV/AIDS dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pemeriksaan ini dilakukan kepada prajurit Korpaskhas, Bandung (14/9).

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Korpaskhas Letkol Kes dr. P. Aribowo, kegiatan yang rutin dilakukan dalam setiap tahun ini, selain dilaksanakan pada tingkat Mako Korpaskhas juga dilaksanakan diseluruh satuan jajaran Korpaskhas, dengan pemeriksaan secara rutin diharapkan dapat mencegah prajurit yang akan berbuat tindakan diluar hukum maupun aturan yang berlaku.

Tujuan dari kegiatan screening HIV/AIDS dan tes narkotika dan obat-obatan terlarang (Nakoba) ini, bertujuan untuk melakukan deteksi dini sekaligus mencegah prajurit Korpaskhas terjangkit penyakit HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba. Sekaligus sebagai Surveillens dalam mengamati penyebaran yang terjadi dilingkungan Korpaskhas maupun disatuan jajaran paskhas. Tambah Kakes Korpaskhas.

Lebih lanjut dikatakan Letkol Kes dr. P. Aribowo, screening HIV/AIDS yang menggunakan metode rapid test sementara untuk tes narkoba dilaksanakan meliputi pemeriksaan obat-obatan golongan amphetamine, opioid dan kanabis, hal ini sekaligus dilakukan sebagai fungsi pengawasan/kontrol terhadap perilaku menyimpang dan drug abuse prajurit Korpaskhas.

Sementara Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI Amarullah saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan menyampaikan kepada seluruh anggota apabila dari hasil pemeriksaan ini terdapat anggota prajurit yang terbukti dalam menggunakan obat-obatan terlarang baik itu perwira, bintara dan tamtama serta pegawai negeri sipil akan ditindak tegas sampai dengan proses pemecatan.

Karena kita semua tahu pimpinan TNI sangat serius penyelesaian apabila ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang dan HIV/AIDS terbukti pembagian selebaran dan poster-poster terus dilakukan serta ditambah penekanan-penekanan dalam berbagai kesempatan. Tegas Dankorpaskhas.

Sebagai bentuk keseriusan TNI selama ini, tidak sedikit anggota prajurit yang terlibat diproses sampai dengan pemecatan, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera bagi anggota prajurit yang lainnya, pemeriksaan dan tes seperti ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini saja, khususnya dilingkungan Korpaskhas hal ini akan dilaksanakan secara rutin dan sifatnya rahasia, tidak ada anggota yang bisa bebas dari pemeriksaan karena secara administrasi akan dilakukan pengecekan siapa yang belum dan siapa yang sudah melakukan pemeriksaan. Tambah Dankorpaskhas.

Kegiatan yang rutin dilakukan dua kali dalam setahun ini merupakan program Dinas Kesehatan Korpaskhas, dilakukan secara acak dan tidak terjadwal bersifat rahasia. Hal ini dilakukan guna diperoleh hasil yang maksimal dan tercapainya sasaran yang diinginkan, selain diikuti para prajurit dan PNS juga diikuti pula oleh seluruh pejabat setingkat Asisten dan pejabat Korpaskhas.

Pemeriksaan yang dilakukan dua tahap ini diawali dengan Screening HIV/AIDS pada hari Senin sementara tes Narkoba dilakukan pada hari Rabu karena pertimbangan banyaknya anggota prajurit yang mengikuti kegiatan diluar kantor.


 

follow-us

VIDEO