BUKU TAMU

Imam Fauzy S.
Selamat sore Pak, Apakah dengan kondisi mata minus bisa diterima menjadi prajurit TNI AU ? dan mohon informasi Rumah Sakit Tentar...
Hasanuddin Ahmad
Salam, Pak bisa tidak lulusan jurusan Multimedia menjadi anggota TNI AU ? yang saya baca kebutuhan lulusan SMA, SMU dan SMK Teknik...
Moh. Fahril
Assalamu'alaikum Wr. Wb. dan salam sejahtera, Apakah lulusan Politeknik pendidikan vokasi S.1 Terapan Teknik Komputer dan Jaringan...
Hardiman Surya Nugraha
Selamat Sore, Apakah tahun depan umur saya 22 tahun lebih 21 hari, bisa mengikuti pendaftaran Taruna Akademi TNI ? Saya lahir...
Nung
Selamat siang, Bagaimana cara dan langkah awal pendaftaran prajurit TNI AU tahun 2015 wilayah Yogyakarta ? terima kasih.
Fariz Hananto
Selamat siang Apakah lulusan SMK Musik dengan keahlian alat musik tiup, dapat mengikuti pendaftaran prajurit TNI dengan korps musi...
Rustam
Mohon informasi pendaftaran Tamtama PK, Bintara PK dan Karbol tahun 2016 pada bulan berapa ? terima kasih.
Dian Wahyudin
Selamat siang. Apakah ada rekrutmen PNS TNI AU ? mohon informasinya, terima kasih.
Paulus N
Selamat siang, Apakah lulusan S.1 jurusan Sistem Informasi, IPK 3,89, bisa mengikuti seleksi Pa PK TNI ? saya baca kebut...
William S. Kusuma
Salam Sukses Selalu TNI! Apakah project pembuatan pesawat tempur IFX sudah masuk tahap pembuatan ? terima kasih, salam, William.
Djoko Iman Santoso
Apakah pendaftaran Bintara PK TNI-AU masih dibuka ? dan apakah tanggal pendaftaran Bintara TNI AD, TNI AL dan TNI AU sama ?.
Rohmad Ady S
Assalamu'alaikum Wr. Wb.  Untuk pendaftaran Pa PK TNI tahun 2015 membutuhkan berapa sarjana Olahraga TNI AU ya? terima kasih.
Rezky
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah sarjana Ilmu Pemerintahan dibutuhkan dalam penerimaan Pa PK TNI ? untuk mendukung penataan birokra...
Egi Auriatna Adih Prasetia
Bagaimana cara daftar menjadi anggota TNI AU ? 
Ummu Salamah
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah kesehatan mata sangat dipertimbangkan untuk menjadi anggota TNI ? Kemudian apakah jurusa...

Dinas Kesehatan Korpaskhas Periksa HIV/AIDS dan Narkoba Bagi Prajurit

Pen Korpaskhasau - 15/09/2011

Asisten Personil Korpaskhas Kolonel Psk Seto Purnomo sedang diambil contoh darahnya guna keperluan Screening HIV/AIDS dan Tes Narkoba, yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Korpaskhas bertempat dilapangan Apel Markas Komando Korpaskhas, Lanud Sulaiman Bandung, Rabu (14/09).

Dinas Kesehatan Markas Komando Korpaskhas, melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi prajurit paskhas dan PNS dalam program pembinaan personel Korpaskhas, khususnya dalam penularan penyakit HIV/AIDS dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, pemeriksaan ini dilakukan kepada prajurit Korpaskhas, Bandung (14/9).

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Korpaskhas Letkol Kes dr. P. Aribowo, kegiatan yang rutin dilakukan dalam setiap tahun ini, selain dilaksanakan pada tingkat Mako Korpaskhas juga dilaksanakan diseluruh satuan jajaran Korpaskhas, dengan pemeriksaan secara rutin diharapkan dapat mencegah prajurit yang akan berbuat tindakan diluar hukum maupun aturan yang berlaku.

Tujuan dari kegiatan screening HIV/AIDS dan tes narkotika dan obat-obatan terlarang (Nakoba) ini, bertujuan untuk melakukan deteksi dini sekaligus mencegah prajurit Korpaskhas terjangkit penyakit HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba. Sekaligus sebagai Surveillens dalam mengamati penyebaran yang terjadi dilingkungan Korpaskhas maupun disatuan jajaran paskhas. Tambah Kakes Korpaskhas.

Lebih lanjut dikatakan Letkol Kes dr. P. Aribowo, screening HIV/AIDS yang menggunakan metode rapid test sementara untuk tes narkoba dilaksanakan meliputi pemeriksaan obat-obatan golongan amphetamine, opioid dan kanabis, hal ini sekaligus dilakukan sebagai fungsi pengawasan/kontrol terhadap perilaku menyimpang dan drug abuse prajurit Korpaskhas.

Sementara Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI Amarullah saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan menyampaikan kepada seluruh anggota apabila dari hasil pemeriksaan ini terdapat anggota prajurit yang terbukti dalam menggunakan obat-obatan terlarang baik itu perwira, bintara dan tamtama serta pegawai negeri sipil akan ditindak tegas sampai dengan proses pemecatan.

Karena kita semua tahu pimpinan TNI sangat serius penyelesaian apabila ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang dan HIV/AIDS terbukti pembagian selebaran dan poster-poster terus dilakukan serta ditambah penekanan-penekanan dalam berbagai kesempatan. Tegas Dankorpaskhas.

Sebagai bentuk keseriusan TNI selama ini, tidak sedikit anggota prajurit yang terlibat diproses sampai dengan pemecatan, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera bagi anggota prajurit yang lainnya, pemeriksaan dan tes seperti ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini saja, khususnya dilingkungan Korpaskhas hal ini akan dilaksanakan secara rutin dan sifatnya rahasia, tidak ada anggota yang bisa bebas dari pemeriksaan karena secara administrasi akan dilakukan pengecekan siapa yang belum dan siapa yang sudah melakukan pemeriksaan. Tambah Dankorpaskhas.

Kegiatan yang rutin dilakukan dua kali dalam setahun ini merupakan program Dinas Kesehatan Korpaskhas, dilakukan secara acak dan tidak terjadwal bersifat rahasia. Hal ini dilakukan guna diperoleh hasil yang maksimal dan tercapainya sasaran yang diinginkan, selain diikuti para prajurit dan PNS juga diikuti pula oleh seluruh pejabat setingkat Asisten dan pejabat Korpaskhas.

Pemeriksaan yang dilakukan dua tahap ini diawali dengan Screening HIV/AIDS pada hari Senin sementara tes Narkoba dilakukan pada hari Rabu karena pertimbangan banyaknya anggota prajurit yang mengikuti kegiatan diluar kantor.


 

follow-us

VIDEO