BUKU TAMU

Hendrik Agustiawan
Assalamu'alaikum. Penerimaan Perwira Prajurit Karier TNI serentak atau sesuai Kodam ? terima kasih.
Derta
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, umur saya 17 tahun pada bulan April dan lulus SMA tahun 2015, apakah bisa mendaftar Bintara PK...
Ahmad Taftazani
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya kelas 3 SMK, apakah saya bisa mendaftar Ba PK TNI AU ? Terima kasih.
Wahyu Aji Nugroho
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya lulusan SMA Jurusan IPA, untuk penerimaan Bintara PK TNI AU Tahun 2015 apakah ada persyaratan n...
Anggit Hyogi
Pak, saya lulusan jurusan IPA, untuk pendaftaran Bintara PK TNI AU TA 2015 persyaratan nilai minimal berapa ya ? terima...
Agtatio Margono
Selamat malam Bapak. Saya lulusan SMK Mesin tahun 2013, mahasiswa STT Adi Sutjipto semester 1, apakah bisa mengikuti pendaftaran...
Uthari Windayani
Selamat malam. Bisakah dari SMK Penerbangan mendaftar menjadi Wanita TNI Angkatan Udara ?
Hana
Selamat sore, Saya lulusan D.3 Fisioterapi ingin mendaftar calon Perwira Prajurit Karier TNI, kapan pendaftarannya ya ? terima kas...
Krismanto Viade Nababan
Mohon informasi Pak, umur saya 23 tahun pada bulan Agustus 2015, lulusan S1 Perikanan dan Ilmu Kelautan, apakah bisa men...
Purwono Budhie Suryantyo
Salam kesatuan NKRI Suatu kebanggaan bagi saya sebagai masyarakat melihat kekuatan TNI pembela NKRI semakin maju, k...
Pragista
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana jika saya mendaftar tahun depan, dengan form yang sudah saya isi, apakah masih berlak...
Chika
Selamat pagi Pak, Saya lahir tahun 1998, masih sekolah SMK Kimia, apakah bisa mengikuti pendaftaran Taruna/Taruni AAU ? dan apa be...
Hary
Untuk mendaftar Perwira Prajurit Karier TNI, berapa batasan mata minus, silinder ? dan apakah gigi yang dicabut juga isa lulu...
Akhmad
Pak saya dari Pasuruan, masih kelas 12 jurusan IPA, apakah boleh mendaftar ? jika ingin mendaftar ke Lanud mana ?
Muhammad Mumtaz D
Untuk SMK Penerbangan apakah bisa mendaftar calon Karbol ?

Kasau Lantik 179 Perwira TNI Angkatan Udara Baru

Dispenau - 23/11/2009

Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat memasang pangkat Letnan Dua kepada perwakilan lulusan Stukpa Angkatan ke-12, di lapangan Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam Sufaat melantik 179 perwira baru lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Angkatan ke-12 Skadron Pendidikan (Skadik) 401, di Lapangan Apel Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

 

179 perwira baru itu nantinya akan kembali kekesatuanya untuk memenuhi kebutuhan perwira dengan korps masing-masing diantaranya terdiri dari 47 perwira dengan korps Teknik, 44 Elektronika, 16 Kesehatan, 22 Administrasi, 28 Khusus, 15 Perbekalan, 5 Pasukan, dan 2 Polisi Militer. Termasuk didalamnya terdapat 17 Wanita Angkatan Udara (Wara) tanpa kecuali harus ikut dalam pendidikan yang sama dalam menyelesaikan pendidikan Stukpa.

 

Setukpa merupakan pendidikan pembentukan perwira yang masukan siswanya berasal dari Bintara pilihan yang telah memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang tinggi dalam kejuruan masing-masing, dinilai mampu dan telah lolos seleksi melalui berbagai persyaratan yang telah ditentukan untuk menjadi seorang perwira.

 

Setelah melantik dan mengambil sumpah Prasetya Perwira 179 perwira baru, Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat menegaskan bahwa sebagai perwira lulusan Setukpa, saudara-saudari memiliki tanggungjawab penuh sebagai seorang prajurit sekaligus seorang pemimpin. Dengan status seperti itu, maka tugas dan tanggungjawab tidaklah ringan.

 

Selanjutnya sebagai seorang pemimpin perwira harus mampu menempatkan diri, mengajak bawahan dan sekaligus satuan dimana para perwira bertugas menjadi bagian dari proses menuju keberhasilan tugas TNI Angkatan Udara. Mengingat keberhasilan itu hanya dapat diwujudkan dengan leadership yang baik, dilakukan oleh seorang pemimpin yang mempunyai karakter dan kepribadian yang kuat, serta cerdas dalam menentukan langkah-langkah pembinaan.

 

Secara jelas kasau memberikan penekanan kepada para perwira baru, bahwa para perwira akan menempati jabatan-jabatan yang lebih dominan yang memerlukan ketrampilan teknis dalam melaksanakan tugas. Hanya melalui ide-ide pemikiran yang kreatif, inovatif, dan cerdas maka keputusan-keputusan teknis yang tepat dapat diambil untuk mengatasi keadaan yang ada.

 

”Oleh karena itu sebagai perwira baru, saya berharap kepada perwira sekalian agar menyiapkan diri dengan tingkat profesionalitas yang dapat diandalkan, yang didukung oleh tekad dan semangat pengabdian yang tinggi, untuk ikut ambil bagian secara aktif mencari solusi yang tepat.” tegas Kasau.

 

Mengingat sosok perwira yang berkualitas, hanya dapat diwujudkan dengan membiasakan diri bekerja secara sistematis dengan dilandasi disiplin tinggi dan senantiasa berorientasi kepada keberhasilan pelaksanaan tugas. Ditambah para perwira harus memiliki kepekaan dan rasa kepedulian terhadap lingkungan penugasan, menjadi prasyarat utama keberhasilan maupun perubahan menuju kearah yang lebih baik.


 

follow-us

VIDEO