BUKU TAMU

Eka Oktavia
Selamat siang, Saya dari Lanud Padang Propinsi Bengkulu mendaftar online calon Taruni AAU pada form isian jenis kelamin tidak...
M Wijdan
Pendaftaran Taruna AAU wilayah Tasikmalaya di mana ? karena pada pengumuman tidak tercantum untuk daerah Tasikmalaya.
Anditia Danang Kusuma Aburisma
Assalamu'alaikum Pak, alamat serta nomor telepon untuk RS TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma ? terimakasih.
David Ryan
Persyaratan pendaftaran calon Taruna AAU melampirkan foto kopi daftar nilai kolektif yang telah dilegalisasi dan buku raport asli...
David Ryan
Bagaimana dengan surat persetujuan/Ijin orang tua/wali yang diketahui oleh kepala desa/lurah setempat, surat pernyataan belum per...
Taufan Gumilang Amirudin
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk test administrasi apa saja persyaratannya ? apakah harus datang dengan orang tua karena terdapat su...
Nabilatan Rosyid
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya siswa SMA lulusan tahun ini, mengisi pendaftaran online Taruna AAU, pada langkah 2 "form profil...
Dian Bagus
Pak boleh minta alamat Lanud Surabaya dan RS Angkatan Udara Surabaya ? Terimakasih.
Retno Ayu Priyani
Ass. admin yang terhormat, Saya anak SMK jurusan Akuntansi lulusan tahun ini, apakah bisa mengikuti pendaftaran calon Taruni AAU ?...
Diandra Anggara P.
Assalamu'alaikum, Pak saya dari SMA jurusan IPS apakah bisa mengikuti pendaftaran calon Taruna AAU (Karbol) ?
Rizka NR
Assalamu'alaikum, Apakah pendaftaran gelombang ke 2 sudah dibuka? dan kapan waktu pelaksanaannya ?
Wahyudin
Selamat malam, Pak, kapan buka pendaftaran Bintara PK TNI AU ?
Aprian Adiframbudhi
Setelah saya membaca persyaratan pendaftaran Taruna/Taruni AAU, mengapa harus lulusan SMA jurusan IPA? apakah jurusan IPS tidak me...
Sylvia Adetari Rahmah
Asslamu'alikum Wr. Wb. Untuk pendaftaran calon Taruni melalui online bagaimana ya pak ? sedangkan di website online hanya ada Taru...
Ismail Nurhakim
Apakah ada pendaftaran untuk daerah Bali ? dan bagaimana pendaftaran onlinenya ? terima kasih.

Kasau Lantik 179 Perwira TNI Angkatan Udara Baru

Dispenau - 23/11/2009

Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat memasang pangkat Letnan Dua kepada perwakilan lulusan Stukpa Angkatan ke-12, di lapangan Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam Sufaat melantik 179 perwira baru lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Angkatan ke-12 Skadron Pendidikan (Skadik) 401, di Lapangan Apel Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

 

179 perwira baru itu nantinya akan kembali kekesatuanya untuk memenuhi kebutuhan perwira dengan korps masing-masing diantaranya terdiri dari 47 perwira dengan korps Teknik, 44 Elektronika, 16 Kesehatan, 22 Administrasi, 28 Khusus, 15 Perbekalan, 5 Pasukan, dan 2 Polisi Militer. Termasuk didalamnya terdapat 17 Wanita Angkatan Udara (Wara) tanpa kecuali harus ikut dalam pendidikan yang sama dalam menyelesaikan pendidikan Stukpa.

 

Setukpa merupakan pendidikan pembentukan perwira yang masukan siswanya berasal dari Bintara pilihan yang telah memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang tinggi dalam kejuruan masing-masing, dinilai mampu dan telah lolos seleksi melalui berbagai persyaratan yang telah ditentukan untuk menjadi seorang perwira.

 

Setelah melantik dan mengambil sumpah Prasetya Perwira 179 perwira baru, Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat menegaskan bahwa sebagai perwira lulusan Setukpa, saudara-saudari memiliki tanggungjawab penuh sebagai seorang prajurit sekaligus seorang pemimpin. Dengan status seperti itu, maka tugas dan tanggungjawab tidaklah ringan.

 

Selanjutnya sebagai seorang pemimpin perwira harus mampu menempatkan diri, mengajak bawahan dan sekaligus satuan dimana para perwira bertugas menjadi bagian dari proses menuju keberhasilan tugas TNI Angkatan Udara. Mengingat keberhasilan itu hanya dapat diwujudkan dengan leadership yang baik, dilakukan oleh seorang pemimpin yang mempunyai karakter dan kepribadian yang kuat, serta cerdas dalam menentukan langkah-langkah pembinaan.

 

Secara jelas kasau memberikan penekanan kepada para perwira baru, bahwa para perwira akan menempati jabatan-jabatan yang lebih dominan yang memerlukan ketrampilan teknis dalam melaksanakan tugas. Hanya melalui ide-ide pemikiran yang kreatif, inovatif, dan cerdas maka keputusan-keputusan teknis yang tepat dapat diambil untuk mengatasi keadaan yang ada.

 

”Oleh karena itu sebagai perwira baru, saya berharap kepada perwira sekalian agar menyiapkan diri dengan tingkat profesionalitas yang dapat diandalkan, yang didukung oleh tekad dan semangat pengabdian yang tinggi, untuk ikut ambil bagian secara aktif mencari solusi yang tepat.” tegas Kasau.

 

Mengingat sosok perwira yang berkualitas, hanya dapat diwujudkan dengan membiasakan diri bekerja secara sistematis dengan dilandasi disiplin tinggi dan senantiasa berorientasi kepada keberhasilan pelaksanaan tugas. Ditambah para perwira harus memiliki kepekaan dan rasa kepedulian terhadap lingkungan penugasan, menjadi prasyarat utama keberhasilan maupun perubahan menuju kearah yang lebih baik.


Share this

 

VIDEO