BUKU TAMU

Alfa Rio W.
Bagaimana cara daftar menjadi pegawai TNI AU ?
Kana Meiyana
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah adik saya lulusan SMK  bisa mendaftar prajurit TNI AU ? kapan pendaftaran gelombang 2 tahun in...
Munawar Khalil
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan D.4 Teknik Informatika bisa menjadi pilot pesawat tempur TNI AU ? dan apakah besar biaya p...
Mulyanto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran Tamtama PK TNI AU Gelombang II tahun 2015? terima kasih.
Meidey Rembet
Selamat siang. Apakah ada latihan fighter jet di wilayah udara Lanud Samratulangi Manado? dan kapan dilaksanakan pameran pesawat?...
Hafizhin Ar Rosyiid
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah persyaratan penerimaan Pa PK TNI dengan IPK 3.00 atau 2.80 ? saya lulusan S.1 Teknik Informatika a...
Andar
Selamat siang. Apakah jika tangan sebelah kiri sedikit bengkok bisa mengikuti pendaftaran prajurit TNI AU ?, mohon kejelasannya, t...
Ispriyono
Selamat malam Pak. Apakah setelah lulus dari pendidikan Komando Paskhas langsung masuk Batalyon ?
Gunarto Hadi
Assalamulaikum Wr. Wb. Persyaratan apa saja yang dipersiapkan untuk menjadi pilot pesawat tempur TNI AU ?. Anak perempuan saya kel...
Puguh Agung P.
Selamat pagi Pak/IBu. Apakah jurusan/program studi S.1 Teknik Elektro akreditasi B perguruan tinggi negeri Bandung, ada...
Maharani Lupita Putri
Apakah TNI Angkatan Udara membutuhkan tenaga medis? apa persyaratannya dan apakah bisa lulusan SMK menjadi tenaga medis? 
Sugiyonono
Apakah ijazah paket bisa digunakan mendaftar menjadi anggota TNI AU ? saya lulusan SMP Paket B dan umur 18 tahun.
Tarmizi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana dengan raport SLTP saya hilang 10 tahun yang lalu Pak ? saya lihat di internet untuk menja...
Anggitya
Berapa lama pendidikan Tamtama PK TNI AU ? dan apakah peserta pendidikan pulang, pada saat bulan puasa atau lebaran nanti ?
Evan
Kapan pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang II ? apakah penerimaan untuk Bintara atau Tamtama ?

Kasau Lantik 179 Perwira TNI Angkatan Udara Baru

Dispenau - 23/11/2009

Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat memasang pangkat Letnan Dua kepada perwakilan lulusan Stukpa Angkatan ke-12, di lapangan Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam Sufaat melantik 179 perwira baru lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Angkatan ke-12 Skadron Pendidikan (Skadik) 401, di Lapangan Apel Lanud Adisoemarmo, Surakarta, Jumat (20/11).

 

179 perwira baru itu nantinya akan kembali kekesatuanya untuk memenuhi kebutuhan perwira dengan korps masing-masing diantaranya terdiri dari 47 perwira dengan korps Teknik, 44 Elektronika, 16 Kesehatan, 22 Administrasi, 28 Khusus, 15 Perbekalan, 5 Pasukan, dan 2 Polisi Militer. Termasuk didalamnya terdapat 17 Wanita Angkatan Udara (Wara) tanpa kecuali harus ikut dalam pendidikan yang sama dalam menyelesaikan pendidikan Stukpa.

 

Setukpa merupakan pendidikan pembentukan perwira yang masukan siswanya berasal dari Bintara pilihan yang telah memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang tinggi dalam kejuruan masing-masing, dinilai mampu dan telah lolos seleksi melalui berbagai persyaratan yang telah ditentukan untuk menjadi seorang perwira.

 

Setelah melantik dan mengambil sumpah Prasetya Perwira 179 perwira baru, Kasau Marsekal Madya TNI Imam Sufaat menegaskan bahwa sebagai perwira lulusan Setukpa, saudara-saudari memiliki tanggungjawab penuh sebagai seorang prajurit sekaligus seorang pemimpin. Dengan status seperti itu, maka tugas dan tanggungjawab tidaklah ringan.

 

Selanjutnya sebagai seorang pemimpin perwira harus mampu menempatkan diri, mengajak bawahan dan sekaligus satuan dimana para perwira bertugas menjadi bagian dari proses menuju keberhasilan tugas TNI Angkatan Udara. Mengingat keberhasilan itu hanya dapat diwujudkan dengan leadership yang baik, dilakukan oleh seorang pemimpin yang mempunyai karakter dan kepribadian yang kuat, serta cerdas dalam menentukan langkah-langkah pembinaan.

 

Secara jelas kasau memberikan penekanan kepada para perwira baru, bahwa para perwira akan menempati jabatan-jabatan yang lebih dominan yang memerlukan ketrampilan teknis dalam melaksanakan tugas. Hanya melalui ide-ide pemikiran yang kreatif, inovatif, dan cerdas maka keputusan-keputusan teknis yang tepat dapat diambil untuk mengatasi keadaan yang ada.

 

”Oleh karena itu sebagai perwira baru, saya berharap kepada perwira sekalian agar menyiapkan diri dengan tingkat profesionalitas yang dapat diandalkan, yang didukung oleh tekad dan semangat pengabdian yang tinggi, untuk ikut ambil bagian secara aktif mencari solusi yang tepat.” tegas Kasau.

 

Mengingat sosok perwira yang berkualitas, hanya dapat diwujudkan dengan membiasakan diri bekerja secara sistematis dengan dilandasi disiplin tinggi dan senantiasa berorientasi kepada keberhasilan pelaksanaan tugas. Ditambah para perwira harus memiliki kepekaan dan rasa kepedulian terhadap lingkungan penugasan, menjadi prasyarat utama keberhasilan maupun perubahan menuju kearah yang lebih baik.


 

follow-us

VIDEO