BUKU TAMU

Cyntia Wahyuningrum
Selamat siang, Apakah pengelola Puri Ardhya Garini ada pada hari libur ?
Azizah Khairunnisa
Selamat pagi, Saya dari OSIS SMAN 12 Jakarta, ingin mengadakan LDKS di TNI AU, mohon informasi ke mana untuk menghubungi...
Bachtiar Firdaus
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Mohon informasi bagaimana caranya mendaftar menjadi Taruna AAU, terima kasih,  wassalamu'alaikum Wr....
Mangapul Alexus Simbolon
Selamat Sore Bapak/Ibu. Apakah jurusan Antropokinetika/Olahraga Rekreasi (Orek) bisa diterima untuk pendaftaran Mahasisw...
Orlando Pranata
Assalammualaikum Wr. Wb. Bapak/Ibu, kapan penerimaan Bintara PK TNI AU tahun 2016 ? terima kasih dan mohon jawabannya.
Ipan Rahayu Hanapiah
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kami siswa siswi MTs Darul Falah ingin berkunjung ke Lanud Halim Perdanakusuma, bagaimana prosedurnya dan...
Ari Wardhana
Assalamu'alaikum Pak. Bagaimana cara mendaftar wajib militer, di mana dan tanggal berapa Pak ? terima kasih.
Aidan Zafran
Bapak/Ibu, Apakah seleksi Taruna Akademi TNI TA 2016, per matra atau integrasi angkatan ?, terima kasih, om swastiastu.
Agung Muharam
Selamat sore. Apakah pendaftaran wajib militer untuk bela negara terhadap kecintaan negeri ini sudah dibuka? saya ingin...
Angga Surya
Pak, apabila kesalahan cetak tempat lahir di SKHUN SD, apakah cukup meminta surat keterangan pada sekolah atau dinas pendidikan ?
Elsa Puji R.
Assalamualaikum Wr. Wb. Bpk/Ibu, Kapan penerimaan CPNS untuk tenaga kesehatan di RS TNI AU ? dan apa saja persyaratan dan prosedur...
Rafly
Assalamualaikum Wr. Wb. Ibu/bapak Admin, apakah bisa mendaftar prajurit TNI dengan surat keterangan kehilangan beserta lampiran fi...
Terysa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa tempat mendaftar calon prajurit TNI AU berbeda dengan tempat tinggal asal? misalnya tinggal d...
Imron Shobarudin
Selamat sore Bapak/Ibu, saya ingin menjadi anggota wajib militer dan bagaimana cara pendaftarannya serta apakah yang sudah menikah...
Budi Santoso
Bagaimana cara mendaftar menjadi TNI Angkatan Udara ? saya ingin menjadi TNI AU.

KEPEDULIAN SOSIAL HARUS MENJADI KARAKTER PRAJURIT TNI AU

Pen Koopsau II - 30/07/2012

”Selaku Kepala Staf TNI AU, saya perintahkan agar seluruh prajurit TNI AU meningkatkan kepedulian sosial dan jangan ragu menyingsingkan lengan baju membantu warga masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam maupun musibah lainnya. Saya tegaskan bahwa kepedulian sosial harus menjadi salah satu karakter prajurit TNI Angakatan Udara dimanapun berada dan bertugas”. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufa’at, S.IP dalam Amanat tertulis upacara peringatan ke-65 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, di lapangan Apel I Makoopsau II Makassar, yang dibacakan Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI A. Dwi Putranto, Makassar Minggu (29/7).

Hari Bakti TNI AU merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Angkatan Udara, pada tanggal 29 Juli 1947 telah menjadi dua peristiwa bersejarah bagi TNI Angkatan Udara. Pada pagi harinya dilaksanakan operasi udara pertama AURI terhadap kedudukan pasukan Belanda dan pada sore harinya terjadi tragedi gugurnya tiga perintis TNI Angkatan Udara. Peristiwa yang terjadi enam puluh lima tahun silam itu, memiliki nilai yang sangat tinggi dalam konteks pengabdian dan perjuangan TNI AU untuk menjaga dan mengawal eksistensi negara republik Indonesia dari cengkeraman Belanda.

Serangan udara di pagi hari dilakukan oleh kadet penerbang Sutardjo Sigit, Suharnoko Harbani dan Mulyono dengan dukungan tiga orang teknisi yaitu saudara Sutardjo, Kaput, dan Dulrachman, yang sekaligus bertindak sebagai penembak udara. Para kadet penerbang tersebut dengan berani melakukan serangan udara terhadap kedudukan pasukan Belanda di kota Salatiga, Semarang dan Ambarawa dengan menggunakan dua buah pesawat Cureng dan Guntai hasil rampasan dari Jepang. Tragedi terjadi di sore harinya saat tiga pelopor dan perintis Angkatan Udara gugur bersama awak penumpang lain saat pesawat yang ditumpanginya diserang pesawat pemburu Belanda. Para pahlawan yang gugur adalah komodor udara Agustinus Adisutjipto, komodor udara prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan opsir muda udara 1 Adisoemarmo Wirjokusumo. Mereka gugur saat pesawat Dakota VT-CLA dalam missi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan pemerintah Malaya memasuki wilayah udara Yogyakarta. Ketika sudah bersiap mendarat di Maguwo, pesawat mereka diserang secara tiba-tiba oleh pesawat-pesawat pemburu kitty hawk Belanda dan jatuh di desa Ngoto, sekitar 3 km selatan Yogyakarta.

Upacara yang diawali dengan pembacaan lintasan sejarah Hari Bakti TNI Angkatn Udara dan ditandai dengan pengucapan Sapta Marga itu, di hadiri oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Agoes Haryadi, para Asisten, wakil ketua beserta pengurus Pia Ardhya Garini daerah II Makassar, serta diikuti seluruh prajurit dan Pns TNI AU yang ada di Makassar baik Makoopsau II, Lanud Sultan Hasanuddin dan Kosekhanudnas II Makassar.

Marsekal TNI Imam Sufa’at, S.IP pada kesempatan peringatan ke-65 Hari Bakti TNI AU tahun 2012 ini, menekankan kepada seluruh satuan jajaran TNI AU dimanapun bertugas dan berada, agar tidak pernah ragu mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki untuk ambil bagian dalam operasi bencana kemanusiaan khususnya pada saat menghadapi bencana alam dan musibah, serta terus berupaya meningkatkan kemampuan kita dalam melaksanakan tugas operasi militer selain perang khususnya dalam menanggulangi bencana kemanusiaan, bisa meningkat dalam kuantitas maupun kualitas, demikian ungkapnya.


 

follow-us

VIDEO