BUKU TAMU

Eka Oktavia
Selamat siang, Saya dari Lanud Padang Propinsi Bengkulu mendaftar online calon Taruni AAU pada form isian jenis kelamin tidak...
M Wijdan
Pendaftaran Taruna AAU wilayah Tasikmalaya di mana ? karena pada pengumuman tidak tercantum untuk daerah Tasikmalaya.
Anditia Danang Kusuma Aburisma
Assalamu'alaikum Pak, alamat serta nomor telepon untuk RS TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma ? terimakasih.
David Ryan
Persyaratan pendaftaran calon Taruna AAU melampirkan foto kopi daftar nilai kolektif yang telah dilegalisasi dan buku raport asli...
David Ryan
Bagaimana dengan surat persetujuan/Ijin orang tua/wali yang diketahui oleh kepala desa/lurah setempat, surat pernyataan belum per...
Taufan Gumilang Amirudin
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk test administrasi apa saja persyaratannya ? apakah harus datang dengan orang tua karena terdapat su...
Nabilatan Rosyid
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya siswa SMA lulusan tahun ini, mengisi pendaftaran online Taruna AAU, pada langkah 2 "form profil...
Dian Bagus
Pak boleh minta alamat Lanud Surabaya dan RS Angkatan Udara Surabaya ? Terimakasih.
Retno Ayu Priyani
Ass. admin yang terhormat, Saya anak SMK jurusan Akuntansi lulusan tahun ini, apakah bisa mengikuti pendaftaran calon Taruni AAU ?...
Diandra Anggara P.
Assalamu'alaikum, Pak saya dari SMA jurusan IPS apakah bisa mengikuti pendaftaran calon Taruna AAU (Karbol) ?
Rizka NR
Assalamu'alaikum, Apakah pendaftaran gelombang ke 2 sudah dibuka? dan kapan waktu pelaksanaannya ?
Wahyudin
Selamat malam, Pak, kapan buka pendaftaran Bintara PK TNI AU ?
Aprian Adiframbudhi
Setelah saya membaca persyaratan pendaftaran Taruna/Taruni AAU, mengapa harus lulusan SMA jurusan IPA? apakah jurusan IPS tidak me...
Sylvia Adetari Rahmah
Asslamu'alikum Wr. Wb. Untuk pendaftaran calon Taruni melalui online bagaimana ya pak ? sedangkan di website online hanya ada Taru...
Ismail Nurhakim
Apakah ada pendaftaran untuk daerah Bali ? dan bagaimana pendaftaran onlinenya ? terima kasih.

KEPEDULIAN SOSIAL HARUS MENJADI KARAKTER PRAJURIT TNI AU

Pen Koopsau II - 30/07/2012

”Selaku Kepala Staf TNI AU, saya perintahkan agar seluruh prajurit TNI AU meningkatkan kepedulian sosial dan jangan ragu menyingsingkan lengan baju membantu warga masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam maupun musibah lainnya. Saya tegaskan bahwa kepedulian sosial harus menjadi salah satu karakter prajurit TNI Angakatan Udara dimanapun berada dan bertugas”. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufa’at, S.IP dalam Amanat tertulis upacara peringatan ke-65 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, di lapangan Apel I Makoopsau II Makassar, yang dibacakan Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI A. Dwi Putranto, Makassar Minggu (29/7).

Hari Bakti TNI AU merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Angkatan Udara, pada tanggal 29 Juli 1947 telah menjadi dua peristiwa bersejarah bagi TNI Angkatan Udara. Pada pagi harinya dilaksanakan operasi udara pertama AURI terhadap kedudukan pasukan Belanda dan pada sore harinya terjadi tragedi gugurnya tiga perintis TNI Angkatan Udara. Peristiwa yang terjadi enam puluh lima tahun silam itu, memiliki nilai yang sangat tinggi dalam konteks pengabdian dan perjuangan TNI AU untuk menjaga dan mengawal eksistensi negara republik Indonesia dari cengkeraman Belanda.

Serangan udara di pagi hari dilakukan oleh kadet penerbang Sutardjo Sigit, Suharnoko Harbani dan Mulyono dengan dukungan tiga orang teknisi yaitu saudara Sutardjo, Kaput, dan Dulrachman, yang sekaligus bertindak sebagai penembak udara. Para kadet penerbang tersebut dengan berani melakukan serangan udara terhadap kedudukan pasukan Belanda di kota Salatiga, Semarang dan Ambarawa dengan menggunakan dua buah pesawat Cureng dan Guntai hasil rampasan dari Jepang. Tragedi terjadi di sore harinya saat tiga pelopor dan perintis Angkatan Udara gugur bersama awak penumpang lain saat pesawat yang ditumpanginya diserang pesawat pemburu Belanda. Para pahlawan yang gugur adalah komodor udara Agustinus Adisutjipto, komodor udara prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan opsir muda udara 1 Adisoemarmo Wirjokusumo. Mereka gugur saat pesawat Dakota VT-CLA dalam missi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan pemerintah Malaya memasuki wilayah udara Yogyakarta. Ketika sudah bersiap mendarat di Maguwo, pesawat mereka diserang secara tiba-tiba oleh pesawat-pesawat pemburu kitty hawk Belanda dan jatuh di desa Ngoto, sekitar 3 km selatan Yogyakarta.

Upacara yang diawali dengan pembacaan lintasan sejarah Hari Bakti TNI Angkatn Udara dan ditandai dengan pengucapan Sapta Marga itu, di hadiri oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Agoes Haryadi, para Asisten, wakil ketua beserta pengurus Pia Ardhya Garini daerah II Makassar, serta diikuti seluruh prajurit dan Pns TNI AU yang ada di Makassar baik Makoopsau II, Lanud Sultan Hasanuddin dan Kosekhanudnas II Makassar.

Marsekal TNI Imam Sufa’at, S.IP pada kesempatan peringatan ke-65 Hari Bakti TNI AU tahun 2012 ini, menekankan kepada seluruh satuan jajaran TNI AU dimanapun bertugas dan berada, agar tidak pernah ragu mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki untuk ambil bagian dalam operasi bencana kemanusiaan khususnya pada saat menghadapi bencana alam dan musibah, serta terus berupaya meningkatkan kemampuan kita dalam melaksanakan tugas operasi militer selain perang khususnya dalam menanggulangi bencana kemanusiaan, bisa meningkat dalam kuantitas maupun kualitas, demikian ungkapnya.


Share this

 

VIDEO