BUKU TAMU

Bayu
Assalamu'alaikum Wr. Wb.  Pak, apakah cadel ringan bisa dimaklumi untuk menjadi Bintara TNI AU ? terima kasih.
Senditya
Selamat sore, Di mana alamat lengkap Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang ? terima kasih atas bantuannya.
Lailiy
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana contoh format penulisan surat lamaran untuk menjadi prajurit TNI AU ? dan mapnya warna apa...
Bima Nugraha
Selamat malam, Pak bagaimana mengisi asal Panda dan Nilai UN, formulir pendaftaran online prajurit TNI AU ? terima kasih.
Hernandi
Selamat siang,  Kalau SKHUN SD saya hilang, apakah bisa mendaftar prajurit TNI AU tahun ini ? mohon informasinya bapak/ibu, t...
Wakimin Purwanto
Selamat sore, Di mana alamat lengkap Lanud Sam Ratulangi, Manado ? saya Wakimin, staf Kemenko Polhukam, terima kasih, wassalamu'al...
Saur Sinaga
Selamat sore Pak. Apakah mess Mulyasari disewakan untuk umum? berapa contact person yang bisa dihubungi ? terima kasih.
Anggita Ragisa
Selamat siang. Apakah pengisian Nilai Ujian Akhir Sekolah pendaftaran online prajurit TNI AU, hanya mata pelajaran yang diuji dala...
Bandy A. Sulistiono
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Dengan arsip yang ada, bagaiman cara mengurus tunjangan janda veteran ? almarhum ayah saya purnawirawan T...
Isa Ias Sagib
Selamat siang. Apakah Lanud Iswahjudi atau Lanud Abdul Rachman Saleh menerima mahasiswa PKL untuk jurusan Teknik Elektro ? terima...
Ego Prayoga
Assalamu'alaikum Wr, Wb. Berapa nilai UN persyaratan menjadi TNI AU ? apa saja yang harus saya persiapkan ? mohon bantuannya...
Meindrad Oka
Salam Dirgantara. Bagaimana tata cara kunjungan ke Museum Dirgantara Halim Perdanakusuma ? dengan membawa 20 siswa kelas 4, 20 sis...
Rafi Dwi Fitrianto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa saja yang akan di ujikan untuk menjadi prajurit TNI AU ? terima kasih.
Yuniarta
Selamat siang, Kapan penerimaan CPNS TNI AU, apakah prosedurnya sama seperti pada umumnya dan apa saja persyaratannya ? terima kas...
Wilda
Salam sejahtera, Apakah pesawat TNI Angkatan Udara, boleh dipakai dan dipinjam publik?

Lambang Kesatuan Sathar Koharmatau

Dispenau - 22/05/2007

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Herman Prayitno, serahkan 23 Tunggul kepada perwakilan Komandan Satuan Pemeliharaan Jajaran Depohar Koharmatau).

KASAU BERIKAN 23 TUNGGUL SATUAN PEMELIHARAAN

JAJARAN DEPOHAR KOHARMATAN

 

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Herman Prayitno, serahkan 23 Tunggul kepada para Komandan Satuan Pemeliharaan jajaran Depohar Koharmatau, di Sathar 11, Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis (23/5).

 

23 Tunggul itu meliputi Satuan Pemeliharaan (Sathar) 11, 12, 13, 15, 16 berkedudukan di Lanud Husein Sastranegara Bandung; Sathar 23 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta; Sathar 31, 32, 33 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang; Sathar 41, 42, 71, 72, 73 di Lanud Sulaiman, Bandung; Sathar 51, 52, 53 di Lanud Adisoemarmo, Solo; dan Sathar 21, 22, 61, 62, 63, 64 di Lanud Iswahjudi Madiun.

 

Pemberian Tunggul/Lambang-Lambang Kesatuan dijajaran Koharmatau itu melalui sejarah yang panjang, bahwa Komando Pemeliharaan Materiil TNI Angkatan Udara (Koharmatau) merupakan Kotama Fungsional TNI Angkatan Udara yang bertugas melaksanakan pemeliharaan dan produksi materiil TNI Angkatan Udara serta pemeliharaan/perbekalan senjata dan amunisi udara. Seiring dengan perjalanan waktu, akhirnya pada tanggal 13 Januari 1994 dikeluarkan Keputusan Kasau Nomor: Kep/01/I/1994 tentang Hari Jadi Koharmatau yang peringatannya dilaksanakan setiap 26 Okober.

 

Koharmatau membawahi tujuh Depo Pemeliharaan (Depohar) dan 23 Satuan Pemeliharaan (Sathar), dimana satuan-satuan pemeliharaan dibawah Depo Pemeliharaan telah mengalami perubahan dan pergantian nama sehingga Sathar tersebut tidak memiliki Tunggul. Dengan cepatnya perubahan, hingga belum sempat terpikirkan mulai periode 1963-1966, 1966-1970, 1970-1978, 1985-1998 dan perubahan terakhir mulai tahun 1999 hingga sekarang.

 

Sebagaimana tradisi yang dimiliki TNI sangat kental dengan kedisiplinan, atribut, penghormatan dan lainnya. Terkait dengan hal itu Komandan Satuan Pemeliharaan yang berada di bawah Koharmatau, apabila hanya dilengkapi dengan atribut tanda jabatan dengan Tongkat Komando, dirasa belumlah lengkap apabila belum dilengkapi dengan Lambang Kesatuan berupa Tunggul sebagai kebanggaan dan kehormatan satuan. Terlebih dengan adanya Tunggul tersebut akan memberikan rasa pengikat batin untuk memupuk jiwa korsa semangat serta memancarkan rasa kepercayaan anggota terhadap kesatuan.

 

Tegas Kasau diakhir sambutannya bahwa dengan sudah adanya Tunggul/Lambang-lambang Kesatuan diharapkan akan memberikan pengertian kepada seluruh anggota Sathar untuk saling mentransfer informasi dari generasi ke generasi sebagai wujud kepedulian kepada kesatuan. Bahkan secara tegas Kasau juga menekankan bahwa arti sebuah Tunggul/Lambang-lambang Kesatuan sangatlah besar yang sekaligus sebagai Motivasi maupun motto dalam pelaksanaan tugas guna mendukung keberhasilan tugas Koharmatau dan TNI pada umumnya.


 

follow-us

VIDEO