BUKU TAMU

Zainal
Assalamu'alaikum wr.wb Selamat pagi, maaf sebelumnya . Saya ingin tanya kalo pendaftaran Sekbang PSDP TNI 2014 kapan ya dibukanya...
Anggraini
Assalamu'alaikum, Mohon informasi apakah lulusan sarjana Olahraga tahun ini bisa mengikuti pendaftaran Perwira Karier TNI, di...
Dinul Habib Ulul Azmi Daniel
Assalamu'alaikum Apa persyaratan menjadi pilot TNI AU ? apakah pendaftarannya membutuhkan biaya ? terima kasih, wassalamu'alaikum.
Parramatta Adri Satyawada
Assalamualaikum Wr. Wb. Mohon info pendaftaran Wamil tahun 2014, seandainya bisa persyaratan apakah yang harus dipenuhi untuk mend...
Irfan Nurhadiansyah
Assalamualaikum Wr. Wb. Cita-cita saya dari kecil ingin menjadi TNI dan ingin mengikuti seleksi, dengan tinggi badan 161 cm,...
Ora Putra
Selamat siang Bapak/Ibu admin, Apakah jurusan Pendidikan Seni Musik bisa mengikuti seleksi penerimaan Perwira Karier TNI? Moh...
Rachell Nurman Zulkarnain
Saya mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Jember, di Malang. Apakah ada lowongan kerja praktek sesuai bidang jurusan saya pa...
Brian Julio Zesar
Selamat sore bapak/ibu, Lulusan S1 jurusan Akuntansi, bisakah daftar TNI-AU ? mohon informasinya. terima kasih.
Ignatius Sitorus
Saya tahun depan tamat SMA Unggul Del, bagaimana cara pendaftaran prajurit TNI AU? terima kasih.
Agnes
Selamat pagi, mohon informasi penerimaan calon Tamtama PK TNI AU Gelombang II TA 2014 ? terima kasih.
Annisa
Selama mengikuti kegiatan seleksi tingkat daerah maupun seleksi tingkat pusat di Akmil Magelang, apakah diperbolehkan dan diberi k...
Rifal Fauzi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Cita-cita saya ingin menjadi TNI dengan kondisi mata minus satu, mohon pendapatnya.
Betty
Saya sebagai keluarga menanyakan alamat lengkap dan kode pos untuk mengirim paket, buat anggota Prada yang tinggal di ba...
Rifki
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana cara bisa menjadi pilot di TNI AU ? 
Oscar
Apakah lulusan D3 Perhotelan bisa mengikuti test Perwira PK TNI ? terima kasih.

Lambang Kesatuan Sathar Koharmatau

Dispenau - 22/05/2007

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Herman Prayitno, serahkan 23 Tunggul kepada perwakilan Komandan Satuan Pemeliharaan Jajaran Depohar Koharmatau).

KASAU BERIKAN 23 TUNGGUL SATUAN PEMELIHARAAN

JAJARAN DEPOHAR KOHARMATAN

 

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Herman Prayitno, serahkan 23 Tunggul kepada para Komandan Satuan Pemeliharaan jajaran Depohar Koharmatau, di Sathar 11, Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis (23/5).

 

23 Tunggul itu meliputi Satuan Pemeliharaan (Sathar) 11, 12, 13, 15, 16 berkedudukan di Lanud Husein Sastranegara Bandung; Sathar 23 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta; Sathar 31, 32, 33 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang; Sathar 41, 42, 71, 72, 73 di Lanud Sulaiman, Bandung; Sathar 51, 52, 53 di Lanud Adisoemarmo, Solo; dan Sathar 21, 22, 61, 62, 63, 64 di Lanud Iswahjudi Madiun.

 

Pemberian Tunggul/Lambang-Lambang Kesatuan dijajaran Koharmatau itu melalui sejarah yang panjang, bahwa Komando Pemeliharaan Materiil TNI Angkatan Udara (Koharmatau) merupakan Kotama Fungsional TNI Angkatan Udara yang bertugas melaksanakan pemeliharaan dan produksi materiil TNI Angkatan Udara serta pemeliharaan/perbekalan senjata dan amunisi udara. Seiring dengan perjalanan waktu, akhirnya pada tanggal 13 Januari 1994 dikeluarkan Keputusan Kasau Nomor: Kep/01/I/1994 tentang Hari Jadi Koharmatau yang peringatannya dilaksanakan setiap 26 Okober.

 

Koharmatau membawahi tujuh Depo Pemeliharaan (Depohar) dan 23 Satuan Pemeliharaan (Sathar), dimana satuan-satuan pemeliharaan dibawah Depo Pemeliharaan telah mengalami perubahan dan pergantian nama sehingga Sathar tersebut tidak memiliki Tunggul. Dengan cepatnya perubahan, hingga belum sempat terpikirkan mulai periode 1963-1966, 1966-1970, 1970-1978, 1985-1998 dan perubahan terakhir mulai tahun 1999 hingga sekarang.

 

Sebagaimana tradisi yang dimiliki TNI sangat kental dengan kedisiplinan, atribut, penghormatan dan lainnya. Terkait dengan hal itu Komandan Satuan Pemeliharaan yang berada di bawah Koharmatau, apabila hanya dilengkapi dengan atribut tanda jabatan dengan Tongkat Komando, dirasa belumlah lengkap apabila belum dilengkapi dengan Lambang Kesatuan berupa Tunggul sebagai kebanggaan dan kehormatan satuan. Terlebih dengan adanya Tunggul tersebut akan memberikan rasa pengikat batin untuk memupuk jiwa korsa semangat serta memancarkan rasa kepercayaan anggota terhadap kesatuan.

 

Tegas Kasau diakhir sambutannya bahwa dengan sudah adanya Tunggul/Lambang-lambang Kesatuan diharapkan akan memberikan pengertian kepada seluruh anggota Sathar untuk saling mentransfer informasi dari generasi ke generasi sebagai wujud kepedulian kepada kesatuan. Bahkan secara tegas Kasau juga menekankan bahwa arti sebuah Tunggul/Lambang-lambang Kesatuan sangatlah besar yang sekaligus sebagai Motivasi maupun motto dalam pelaksanaan tugas guna mendukung keberhasilan tugas Koharmatau dan TNI pada umumnya.


Share this

 

VIDEO