BUKU TAMU

Mochamad Akhbar
Selamat siang, Apakah lulusan SMK jurusan Akuntansi tahun ini bisa mengikuti pendaftaran Tamtama PK TNI AU tahun ini ? dan Kapan d...
Lismawat
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apabila anggota TNI AU bermasalah dalam masa hukuman, apakah diperbolehkan bertemu dengan keluarga, anak...
Meri
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Pa PK TNI disesuaikan dengan kebutuhan jurusan kuliah ? dan apakah ada penerimaan CPNS T...
Ghozy
Selamat malam, Pak. Kenapa website http://au.rekrutmen-tni.ilmci.com tidak dapat diakses ? Apakah masih bisa mengikuti seleks...
Isnanto
Selamat Siang Pak/Ibu. Apakah raport SD dilampirkan pada waktu pemeriksaan administrasi pendaftaran Tamtama PK TNI AU ?
A. Dewa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa langsung mendaftar PSDP TNI untuk bulan Agustus 2015 atau mendaftar Taruna TNI AU u...
Aris Ceme
Selamat siang Admin, Apakah boleh mengambil atau mencopy foto yang ada di website ini untuk kepentingan komersial, dengan tetap me...
Rajiv Kuncoro Jati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah ada rekrutmen untuk jenjang Strata 1 ? saya lulusan Jurusan Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada b...
Ridho Rifaldi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran PSDP TNI ? dan dengan tinggi 165 cm bisakah menjadi pilot fighter jet TNI AU ? terima k...
Aan
Apakah ada toleransi kesehatan mata minus, gendang telinga sedikit robek dan kaki sedikit berbentuk X ?, untuk...
Farhan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Jalur mana yang harus ditempuh untuk rekruitmen sebagai Penerbang ? informasi mengenai Taruna AAU dan PSD...
Ade Kurniawan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, apakah ingin mendaftar Taruna AAU dari jurusan yang tertera jurusan T. Penerbangan, T. Mesin, T. Ele...
Asarella Sasrianto
Selamat siang Pak, Kapan penerimaan Tamtama PK TNI AU Gelombang II ?, apakah untuk kejuruan Paskhas saja ?, dan apakah j...
Mansyur
Kapan pendafaran Tamtama PK TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin dan di mana tempat pendaftarannya Pak ?
Dede Sukandi
Selamat Pagi Bapak/Ibu, Apakah lulusan D.3 Keperawatan/Kesehatan bisa mengikuti pendaftaran Perwira TNI AU dan bagaimana cara...

LATIHAN KESEHATAN LAPANGAN DAN PENGUNGSIAN MEDIK UDARA

Pentak Lanud Abd - 24/08/2006

LATIHAN KESEHATAN LAPANGAN DAN PENGUNGSIAN MEDIK UDARA

DI LANUD ABDULRACHMAN SALEH MALANG


 

Perang selalu menelan korban, dan penanganan cepat korban-korban perang juga menjadi faktor yang sangat mendukung keberhasilan sebuah misi penyerangan ataupun misi penyelamatan dari gempuran musuh.   Penanganan terpadu terhadap korban melibatkan unsur tim medis, musuh yang kemarin dipraktekkan dalam latihan kesehatan lapangan dan pengungsian medik udara di Lanud Abdulrachman Saleh pagi kemarin.

Latihan itu melibatkan satuan medis dan Rumkit Lanud Abd Saleh, Lanud Iswahyudi madiun, Lanud Juanda Surabaya, Kesehatan Wing II Korspaskhas, Siswa Susdokbang dan siswa Suswatud Lakespra Saryanto Jakarta. Sedangkan Pesawat yang digunakan meliputi, OV-1O Bronco, Helly Twinpack, Hercules dan Cassa.

Latihan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut membawa misi penyerangan terhadap musuh yang berusaha mengacaukan NKRI,Kali pertama Pesawat Cassa mengangkut 13 Pasukan Pengendali Tempur (Dalpur) untuk mengintai situasi dan posisi musuh.   Setelah itu Dalpur meminta bantuan serangan Udara Kepada Koops II TNI-AU, sekaligus meminta bantuan penambahan pasukan lengkap dengan tim medis.   Itu karena tim dalpur, merasakan posisinya terjepit karena terjadi kontak senjata dengan para pemberontak. Para tentapun banyak yang terluka parah.

Melihat banyak korban jatuh, tim PLS pun turun dengan sigap melakukan pertolongan. Para anggota TNI yang terluka, baik ringan maupun berat langsung dievakuasi oleh tim Pos Pertolongan Skuadron (PLS).  Dengan cara ditandu para korban ini diserahkan kepada Tim Bedah Lapangan (TPL) yang langsung melakukan perawatan korban di Rumkit yang didirikan di areal pertempuran.

Saat berada di Rumkit tersebut, para tim TBL ini langsung memberikan pertolongan pertama, dengan memberikan oksigen, memasang infus, menjahit luka, dan meluruskan tulang yang patah.

Para korban yang mengalami luka parah, kembali dirujuk oleb tim TBL, ke Aeromedical Evacuation Squadron (AES) 12.   Di AES 12, kembali rnendapatkan perawatan intensif.   Dan terkhir, pihak tim AES 12 merujuk para korban ke RS. dengan menggunakan Pesawat Hercules yang standby. Dan setelah sampai di Bandara, para korban ini diangkut dengan arnbulance

Saat berada dalam pesawat, korban yang jurnlahnya ratusan ini terus diperiksa.   Baik nadi maupun jantung korban.   Ada juga korban yang mengalami depresi saat berada di pesawat dan muntah-muntah.  Petugaspun dengan siap siaga, melakukan penanganan.

Latihan ini sebelumnya rutin kami selenggarakan, dengan tempat yang berbeda. Dan kebetulan untuk tahun ini dilaksanakan di Lanud ABD Saleh, terang Komandan Lanud Abd Saleh, Marsekal Pertama Yushan Sayuti.

Tidak hanya tim medis dan TNI-AU, namun semua tim medis dan seluruh Rumah Sakit juga wajib mengelar latihan seperti ini.  Itu sebabnya, dalarn waktu dekat ini kami berencana untuk menggelar latihan gabungan,tandas Dan Lanud.

Kasubdis Dokes dan Dir Latihan Kolonel Kes. dr. I Gede Pageh Yasa selaku pimpinan latihan, menjelaskan, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personal kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugas dukungan kesehatan.  Khususnya kerjasama dan koordinasi antar unsur kesehatan dengan unsur lainnya dalam mendukung operasi TNI AU.   Mulai dari daerah operasi sampai dengan daerah belakang.


 

follow-us

VIDEO