BUKU TAMU

Elsa Puji R.
Assalamualaikum Wr. Wb. Bpk/Ibu, Kapan penerimaan CPNS untuk tenaga kesehatan di RS TNI AU ? dan apa saja persyaratan dan prosedur...
Rafly
Assalamualaikum Wr. Wb. Ibu/bapak Admin, apakah bisa mendaftar prajurit TNI dengan surat keterangan kehilangan beserta lampiran fi...
Terysa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa tempat mendaftar calon prajurit TNI AU berbeda dengan tempat tinggal asal? misalnya tinggal d...
Imron Shobarudin
Selamat sore Bapak/Ibu, saya ingin menjadi anggota wajib militer dan bagaimana cara pendaftarannya serta apakah yang sudah menikah...
Budi Santoso
Bagaimana cara mendaftar menjadi TNI Angkatan Udara ? saya ingin menjadi TNI AU.
Aji Panduriawan
Apakah ada rekruitmen PNS TNI AU ? terima kasih.
Praditya Saputra
Assalamualaikum Wr. Wb. Bagaimana caranya menjadi anggota PNS TNI AU ? mohon informasinya Admin. Saya lulusan D3 Teknik Kompu...
Ratna
Selamat siang,  Bagaimana prosedur kunjungan ke Lanud Sultan Hasanuddin untuk anak didik kami ?apakah ada biayanya ? dan apak...
Mangapul Alexus Simbolon
Selamat Siang Bapak/Ibu, Apakah ada kebutuhan jurusan Olahraga Rekreasi dalam penerimaan Mahasiswa Beasiswa TNI ? sebelu...
Refaldo Zachawerus
Selamat sore salam sejahtera. Apakah ada program bagi masyarakat umum untuk bisa mengikuti pelatihan militer ? walaupun...
Mukhlis Mardianto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah program Wamil pemerintah ini, warga bisa memilih angkatan mana yang dipilih? terima kasih.
Citra Putri
Salam Hormat, Jika mendaftar Polisi sumber sarjana melalui SIPSS, untuk menjadi Wara sumber sarjana mengikuti seleksi apa ? kapan...
Bayu Sekar Sari
Assalamu'alaikum Bapak/Ibu Admin, Apakah lulusan SMK Penerbangan bisa mengikuti pendaftaran Bintara PK Wanita TNI AU?
Zakaria Rifki
Dear Sir/Madame, I would like to ask you if the exact name and title (in english) of the Chief of Staff of the Indonesian Air Forc...
Sutiyoso
Indonesia harus memiliki persenjataan pesawat, kapal selam dan tank yang canggih dengan memilih negara Rusia untuk pengadaan alat...

LATIHAN PEMBEBASAN SANDERA JARAK JAUH

Dispenau - 1/02/2012

Pasukan Khusus Anti Teror melaksanakan penyergapan.

Tiga buah pesawat angkut berat Hercules C-130 menderam dalam kegelapan malam di landasan bandara Halim Perdanakusuma. Dari dalam pesawat berlompatan sejumlah 91 personel dalam seragam gelap anti-teror dan segera menyebar sesuai taktik strategi penanggulangan teror. Mereka hendak membebaskan sandera di tiga tempat lingkungan bandara yang telah dikuasai teroris yaitu dua ruang tunggu bandara dan dalam kabin sebuah pesawat yang telah dibajak.

Guna menjaga kerahasiaan dalam melaksanakan operasi pembebasan sandera, maka anggota pasukan khusus anti teror Trimatra TNI melakukan penyusupan (infiltrasi) dalam kegelapan malam melalui udara dengan terjun bebas malam (night free Fall), sementara sisanya didaratkan secara ”Air Landed” (Pendaratan Menggunakan Peawat).

Air Landed dengan tiga buah pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, ketiganya membawa pasukan khusus tiga matra TNI yaitu 32 personil dari Satuan-81 Kopassus TNI AD, 22 personil dari Denjaka TNI AL dan 59 personil Denbravo 90’ Paskhas TNI AU yang dilengkapi dengan kendaraan khusus roda dua roda empat serta peralatan pendukung operasi lainnya dengan persenjataan lengkap, Sniper, Anjing Pelacak (satwa) dan kendaraan penjinak Bom (Jihandak) Milik Detasemen Bravo 90’ Paskhas.

Seluruh rangkaian kegiatan latihan berlangsung senyap dan cepat seluruh teroris dapat dilumpuhkan secara cepat , walaupun ada jatuhnya korban luka-luka dan jiwa yang dialami beberapa sandera namun pertolongan dari tim medis dan kesehatan yang telah disiapkan dapat dengan mudah memberikan pertolongan dan dilarikan kerumah sakit terdekat.

Kegiatan yang dinamakan latihan pendahuluan Penanggulan Teror (Gultor) TNI Tri Matra VI telah dibuka secara resmi tanggal 30 Januari 2012,l difokuskan dalam perencanaan dan pelaksanaan keputusan serta langkah-langkah yang diambil serta prosedur yang diterapkan guna melumpuhkan teroris dengan meminimalisir jatuhnya korban jiwa sandera, personel anti teror dan masyarakat sipil.

Latihan pendahuluan tersebut disaksikan langsung Asisten Operasi Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Hambali Hanafiah, Dankorpaskhas Marsekal Muda TNI Amarullah selaku direktur latihan (Dirlat), Danjen Kopasus, pejabat TNI dan seluruh Staf Komando Latihan serta dikendalikan langsung oleh Kawasdal Latihan Kolonel Psk Rollan DG. Waha.

Latihan Penanggulangan teror ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan operasi TNI, meningkatkan integrasi dan keterpaduan antara tiga satuan Gultor Tri Matra TNI dalam satu kesatuan komando. Keikutsertaan TNI dalam penanggulangan teror karena terorisme tidak hanya menyangkut masalah keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga menyangkut masalah yang lebih besar terkait masalah kedaulatan dan masalah keamanan nasional karena terkait langsung kepentingan nasional bangsa kita. Dalam situasi tertentu seperti tindakan teror seperti situasi penyanderaan dengan contoh pada lokasi di Luar negeri, didaerah terpencil dalam hutan rimba atau di lautan bebas serta di daerah perang, maka sudah jelas penanggulangan teror menjadi tugas dan tanggung jawab TNI.

Latihan Penanggulangan Teror TNI Tri Matra VI telah dibuka secara resmi oleh Asisten Operasi TNI, Mayjen TNI Hambali Hanafiah pada hari Senin, tanggal 30 Januari 2012, dengan diawali dengan berbagai kegiatan Penataran Pelaku, penataran Pendukung (Kolat) di markas Komando Korpaskhas, Bandung, Jawa Barat, Bandung. Diharapkan latihan Gultor ini bisa digunakan untuk merevisi doktrin operasi khusus, sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Tujuannya mewujudkan konsep strategis penangkalan dan penindakan terhadap situasi kontijensi yang mungkin terjadi.


 

follow-us

VIDEO