BUKU TAMU

Dwi Dayani Firama
Apakah lulusan D.3 Akuntansi Keuangan bisa menjadi WARA ? setahu saya persyaratan lulusan SMA.
Adi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak kenapa lulusan jurusan IPS tidak bisa mengikuti pendaftaran Bintara PK TNI AU Tahun 2015, saya lulusa...
Naufal Farras
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk lululusan SMK kejuruan Teknik Komputer, apakah mengikuti pendaftaran Bintara atau Tamtama PK TNI AU...
Katherine
Selamat malam. Apa persyaratan penggunaan gedung Puri Ardhya Garini ? terima kasih.
Pita
Apakah masyarakat bisa menggunakan pesawat Hercules sebagai alternatif transportasi udara disamping pesawat komersial ? terima kas...
Dewi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, apakah wanita bisa mengikuti pendaftaran Perwira PSDP Penerbang TNI ? terima kasih.
Indra Sugiharto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah penerimaan Bintara TNI AU Tahun 2016 menerima jurusan IPA saja atau IPS juga ? mohon penjelasannya...
Diki Firdaus
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa saja pekerjaan sarjana teknik di lingkungan TNI ? dan apakah ada perbedaan dengan lulusan lainnya bai...
Arief Uno
Selamat malam, Tanggal berapa pendaftaran Perwira PSDP TNI 2015 ? berapa kuota, mendaftar di Lanud/Ajendam mana saja yan...
Aidil Rizki Manurung
Apakah Indonesia memiliki pesawat tanpa awak tidak terdeteksi Radar dan apakah boleh Alutsista negara lain bebas melintas di NKRI...
Naufal Farras
Selamat Sore. Apakah lulusan S.1 Manajemen bisa mengikuti pendaftaran prajurit TNI AU ? terima kasih.
Maharani Lupita Putri
Apakah TNI Angkatan Udara menyelenggarakan sekolah kesehatan penerbangan ? dan apa persyaratannya ?
Agung Gumilar
Selamat Pagi. Untuk penerimaan Perwira PSDP TNI tahun ini apakah menerima lulusan SMK ? terima kasih.
Khaerul Akbar
Pada bulan berapa pendaftaran Perwira PSDP TNI tahun ini ? 
Edwin Yudo
Mohon informasi umur maksimal pendaftaran Pa PK TNI berapa Pak ? informasi tahun sebelumnya 30 tahun, apakah masih 30 tahun ? teri...

OPS GAKPLIN SATPOM GABUNGAN

Dispenau - 6/08/2007

Anggota Polisi Militer TNI AU (Pomau) ketika mengadakan operasi penegakan disiplin (Ops GakPlin) gabungan di sebuah diskotek di Jakarta, Minggu (5/8) dini hari lalu. (Foto: Pen Koopsau I)

Operasi penegakan disiplin dan tata-tertib anggota yang digelar oleh Satuan Polisi Militer gabungan dari ketiga angkatan yakni POM AD, AL dan AU di beberapa tempat di Jakarta kemarin Sabtu (4/8) mulai pukul 00.00 tengah malam sampai pukul 03.00 dini hari mengakibatkan munculnya istilah "Right Man in The Wrong Place".

 

"Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk menegakkan sikap disiplin dan ketertiban di kalangan TNI pada umumnya dan TNI AU pada khususnya. Dan operasi ini bersifat gabungan yang dilaksanakan secara terpadu. Kebetulan saat ini yang menjadi koordinator pelaksana adalah dari TNI AU", ujar Mayor POM F.H Sarante selaku Koordinator lapangan yang sehari-hari menjabat Komandan Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma.

 

Lebih jauh disampaikan, kegiatan operasi kepolisian militer ini sesuai dengan rencana operasi Mabes TNI tentang pelaksanaan operasi penegakkan disiplin tata-tertib tahun anggaran 2007 dengan nama sandi "Cakra Jaya III" yang pelaksanaannya sudah mulai digelar sejak tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2007. Daerah-daerah terlarang bagi anggota TNI antara lain Cafe, Discotique dan kompleks prostitusi. Anggota yang melanggar dapat terjerat UU No 26 tahun 1997 tentang Hukum Disiplin Prajurit serta UU No 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer.

 

Dengan adanya operasi ini diharapkan tingkat pelanggaran disiplin semakin berkurang, bahkan tidak ada sama sekali, sehingga operasi ini merupakan tindakan represif bagi personel yang melanggar. Agar ada efek jera sehingga tidak diulangi dan tidak diikuti oleh anggota lainnya.

 

Kegiatan operasi ini melibatkan sejumlah anggota POMAD, POMAL dan POMAU dengan nama sandi "Caka Jaya III". Beberapa tempat terlarang bagi anggota TNI yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni Discotique Naga Mas, Domas, Tapian Nauli di daerah Taman Mini, daerah Kebun Kacang Cipayung dan Matra 21 kawasan Matraman. Dari kegiatan ini telah terjaring 10 anggota TNI pada tempat yang salah atau tidak seharusnya ada di sana tanpa dilengkapi dengan identitas yang jelas.*** (Pen Koopsau I)


 

follow-us

VIDEO