BUKU TAMU

Isa Ias Sagib
Selamat siang. Apakah Lanud Iswahjudi atau Lanud Abdul Rachman Saleh menerima mahasiswa PKL untuk jurusan Teknik Elektro ? terima...
Ego Prayoga
Assalamu'alaikum Wr, Wb. Berapa nilai UN persyaratan menjadi TNI AU ? apa saja yang harus saya persiapkan ? mohon bantuannya...
Meindrad Oka
Salam Dirgantara. Bagaimana tata cara kunjungan ke Museum Dirgantara Halim Perdanakusuma ? dengan membawa 20 siswa kelas 4, 20 sis...
Rafi Dwi Fitrianto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa saja yang akan di ujikan untuk menjadi prajurit TNI AU ? terima kasih.
Yuniarta
Selamat siang, Kapan penerimaan CPNS TNI AU, apakah prosedurnya sama seperti pada umumnya dan apa saja persyaratannya ? terima kas...
Wilda
Salam sejahtera, Apakah pesawat TNI Angkatan Udara, boleh dipakai dan dipinjam publik?
Yunus
Selamat sore Mas/Mba Admin website TNI AU,  Mohon informasi kontak telepon Lanud Wirasaba Purbalingga ? terima kasih.
Sindhu
Mohon informasi bagaimana orang sipil bisa mendapatkan buku mengenai TNI AU seperti tampilan di Pustaka web TNI AU ? sepengetahuan...
Ajeng
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah tahun ini dibuka penerimaan PNS TNI AU ? terima kasih sebelumnya.
Arjun Anwar Sasongko
Bagaimana cara pengisian formulir pendaftaran Bintara PK TNI-AU tahun 2016 dan ke bagian apa jika mengantarkan berkas pendaft...
Esti Pratiwi
Yth. Admin, Bagaimana cara pengajuan bantuan dana Pralaya dan Biaya Watzah? permohonan di alamatkan ke mana dan dokumen apa s...
Ego Prayoga
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak berapa nilai standar agar bisa mendaftar tentara Angkatan Udara, saya baru lulus SMA, terima kasih, m...
Willem Huma
Kenapa tidak membuka pendaftaran CPNS TNI AU di daerah kami NTT, padahal peminatnya banyak ? terima kasih.
Cania Mutia
Selamat pagi, Apakah bisa mendapat kesempatan magang di Psikologi Lanud Halim Perdanakusuma, persyaratannya apa saja ?, terim...
R. Salsabila Avia S.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah nilai UN lulusan tahun 2016 sangat menentukan untuk penerimaan Taruni AAU TA 2016 ? terima kasih.

PESAWAT TANPA AWAK TERBANG DI LANUD HALIM

Pentak Lanud Hlm - 11/10/2012

Menhan RI Purnomo Yusgiantoro saat memberikan penjelasan kepada Presiden kemampuan dan kesiapan PUNA di depan Suma 3 Lanud Halim di saksikan Komandan Lanud Halim P Marsma TNI A. Adang Supriyadi, SE; saat menyaksikan demonstrasi Pesawat Udara Nir Awak di Apron Suma 3 Base Ops Lanud Halim.

Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) nampak terbang melintas di atas run-way Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma saat demonstrasi udara, Kamis (11/10). Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro didampingi Kasau dan Kasal serta Komandan Lanud Halim P, Marsma TNI A. Adang Supriyadi, SE; menyaksikan dengan antusias demonstrasi hasil karya Anak Bangsa Indonesia.

Seperti yang dikutip dari rilis yang dikeluarkan Kemhan, pesawat terbang tanpa awak (PTTA) ini dilengkapi dengan instrument yang sesuai misinya. Dikembangkan oleh industri-industri strategis nasional, Badan Pengembangan dan Penelitian, Perguruan Tinggi serta Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam sambutan Menhan, dikatakannya, karya anak bangsa harus dihargai supaya motivasi untuk meningkatkan keahliannya menjadi semakin besar. Kemampuan teknologi sangat diperlukan untuk mendukung kemandirian teknologi pertahanan.

Penelitian dan pengembangan PTTA atau PUNA di Indonesia telah menghasilkan surveillance. "Siap dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung kepentingan pertahanan Negara khususnya akan ditempatkan di daerah perbatasan, ujar Menteri Pertahanan RI di ruangan Suma Empat Lanud Halim Saat tanya jawab dengan wartawan..

Puna “Wulung” yang diterbangkan pagi hari sebelumnya, merupakan hasil kerjasama Kementerian Pertahanan dengan BPPT. “Kita harus bangga terhadap hasil ini, tetapi yang lebih penting adalah mengembangkan kelanjutannya untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan kesejahteraan. Dan menjadi salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia”, kata Menhan RI Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan.

Turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan ini adalah Kepala BPPT, serta Menristek. Selain itu, Danlanud Halim bertindak selaku tuan rumah, yang mengatur lancarnya kegiatan. Apalagi, bersamaan waktu kedatangan Presiden RI. Sby menyempatkan diri untuk melihat sejenak PTTA/PUNA di Apron Suma 4 Base Ops Lanud Halim.

Sebelum Presiden mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, sempat memanggil Komandan Lanud Halim ditengah-tengah acara Konfrensi Pers untuk koordinasi agar Presiden berkenan setelah mendarat dapat meluangkan waktunya untuk melihat "PUNA" atas koordinasi ini Presiden meluangkan waktu kurang lebih lima menit, melihat dan mendapat penjelasan dari PTTA.


 

follow-us

VIDEO