BUKU TAMU

Barista Geoinformatik
Selamat siang. Mohon bantuan alamat kantor Dinas Survei dan Pemotretan Udara (Dissurpotrudau) TNI AU Halim Perdanakusuma, atas ban...
Mikail Abdurrozaq Dzulakromi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Setelah daftar online dan cetak form, apakah langsung daftar ulang sebelum akhir pendaftaran ? atau...
Putri Anita
Setelah daftar online, apakah bisa daftar ulang di Lanud yang sudah ditentukan lewat batas akhir tanggal daftar Bintara PK TNI AU...
Eka Sujati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Bintara PK TNI AU melampirkan SKCK ? saat saya daftar oline dan cetak formulir pendaftar...
Haekal
Saya lulusan SMA Jurusan IPS sedang sekolah penerbangan, apakah bisa mendaftar menjadi Penerbang TNI AU atau ada korps lain Pak ?
Ias
Pak, kalau hari ini saya mendaftar online apakah boleh, menyerahkan berkas dua hari berikutnya ? mohon dibalas ya Pak.
Muh. Haruna
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana contoh surat permohonan menjadi Bintara PK TNI AU ?
Nellyandre F.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk persyaratan sehat jasmani dan rohani, apakah perlu melampirkan surat keterangan sehat dan bebas Nar...
Landy Ltc
Untuk pendaftaran Bintara PK TNI AU, apakah akte kelahiran dilegalisir juga ? bagaimana jika tempat tinggal berbeda dengan tempat...
Niken Pratiwi
Selamat pagi, Berapa nomor kontak yang bisa hubungi untuk outing bersama TNI AU di Lanud Husein Sastranegara ?, seperti yang saya...
Mary
Informasi dari website, Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdul Rachman Saleh menerima masyarakat umum yang ingin berkunjung, mohon inf...
Fitria Febriani
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah pengisian nilai rata-rata pendaftaran online itu, gabungan dari nilai UN dengan nilai yang ada...
Irma J.
Selamat siang.. Kapan penerimaan Perwira PK TNI dan PNS TNI AU untuk lulusan S1 Fakultas Peternakan, akredetasi A ? terima ka...
Hikma Nurhasanah
Salam, Apakah menjadi prajurit TNI AU dikenakan biaya ? dan untuk perempuan, posisi apa yang ada ? terima kasih.
Ria Resi
Apakah tidak ada toleransi untuk mata minus, bisa diterima menjadi TNI AU ? terima kasih.

PESAWAT TANPA AWAK TERBANG DI LANUD HALIM

Pentak Lanud Hlm - 11/10/2012

Menhan RI Purnomo Yusgiantoro saat memberikan penjelasan kepada Presiden kemampuan dan kesiapan PUNA di depan Suma 3 Lanud Halim di saksikan Komandan Lanud Halim P Marsma TNI A. Adang Supriyadi, SE; saat menyaksikan demonstrasi Pesawat Udara Nir Awak di Apron Suma 3 Base Ops Lanud Halim.

Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) nampak terbang melintas di atas run-way Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma saat demonstrasi udara, Kamis (11/10). Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro didampingi Kasau dan Kasal serta Komandan Lanud Halim P, Marsma TNI A. Adang Supriyadi, SE; menyaksikan dengan antusias demonstrasi hasil karya Anak Bangsa Indonesia.

Seperti yang dikutip dari rilis yang dikeluarkan Kemhan, pesawat terbang tanpa awak (PTTA) ini dilengkapi dengan instrument yang sesuai misinya. Dikembangkan oleh industri-industri strategis nasional, Badan Pengembangan dan Penelitian, Perguruan Tinggi serta Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam sambutan Menhan, dikatakannya, karya anak bangsa harus dihargai supaya motivasi untuk meningkatkan keahliannya menjadi semakin besar. Kemampuan teknologi sangat diperlukan untuk mendukung kemandirian teknologi pertahanan.

Penelitian dan pengembangan PTTA atau PUNA di Indonesia telah menghasilkan surveillance. "Siap dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung kepentingan pertahanan Negara khususnya akan ditempatkan di daerah perbatasan, ujar Menteri Pertahanan RI di ruangan Suma Empat Lanud Halim Saat tanya jawab dengan wartawan..

Puna “Wulung” yang diterbangkan pagi hari sebelumnya, merupakan hasil kerjasama Kementerian Pertahanan dengan BPPT. “Kita harus bangga terhadap hasil ini, tetapi yang lebih penting adalah mengembangkan kelanjutannya untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan kesejahteraan. Dan menjadi salah satu kebanggaan Bangsa Indonesia”, kata Menhan RI Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan.

Turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan ini adalah Kepala BPPT, serta Menristek. Selain itu, Danlanud Halim bertindak selaku tuan rumah, yang mengatur lancarnya kegiatan. Apalagi, bersamaan waktu kedatangan Presiden RI. Sby menyempatkan diri untuk melihat sejenak PTTA/PUNA di Apron Suma 4 Base Ops Lanud Halim.

Sebelum Presiden mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, sempat memanggil Komandan Lanud Halim ditengah-tengah acara Konfrensi Pers untuk koordinasi agar Presiden berkenan setelah mendarat dapat meluangkan waktunya untuk melihat "PUNA" atas koordinasi ini Presiden meluangkan waktu kurang lebih lima menit, melihat dan mendapat penjelasan dari PTTA.


 

follow-us

VIDEO