BUKU TAMU

Awal Nurhidayat
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya ingin mengetahui tentang Tamtama, Taruna dan Bintara karena pada pendaftaran online terdapat kategor...
Rizal Firdaus
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya sekolah di SMK ingin mengabdi kepada negara, apakah setelah lulus SMK kuliah terlebih dahulu un...
Prasasta
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya dari LPHI FH UI, menanyakan alamat lengkap Mabes TNI AU untuk melakukan pengiriman jurnal internasio...
Febriandi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kenapa hanya dari SMA IPA saja yang bisa mendaftar Taruna AAU (Karbol) ?, menurut pandangan awam kami dis...
Ridwan Nugraha
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya sudah mendaftar dan memberikan persyaratan penerimaan Bintara PK TNI AU ke Lanud, diberi blanko dan...
Aisah Dewi Sartika
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya kelas 1 MAN jurusan IPS, mata minus, jika lulus nanti bisa tidak menjadi Taruni AAU ? menjadi m...
Muhardi
Assalamu'alaikum Wr. Wb.   Pak, kemarin saya sudah daftar online penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015, untuk validasi ke Lanu...
Meidey
Apakah mungkin seorang PNS dari salah satu propinsi dengan ijazah S.1 Komputer mengikuti penerimaan prajurit TNI AU ?.
Laura Langgeng Gerhana
Selamat malam, Apakah lulusan SMA tahun 2015 belum bisa mengikuti penerimaan prajurit TNI AU ?
Tian
Salam sejahtera, Bagaimana dengan penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015 bagi yang tidak memiliki SKHUN SD karena sekolah tidak memb...
Ridho Rifaldi
Bisakah saya mendaftar Taruna AAU sekaligus Sekolah Penerbangan ?
Jolis
Apakah ada penerimaan beasiswa bagi pilot ? terima kasih.
Ridwan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Jika memiliki lemak lipoma, apakah bisa lulus tes kesehatan penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015 ? t...
Andre
Bapak/Ibu yang terhormat, Apakah ijazah paket C dapat mengikuti penerimaan Bintara PK TNI AU atau Akmil ? terima kasih.
Rully Winardo
Selamat pagi, Apakah lulusan SMK Penerbangan Jogja bisa mengikuti pendaftaran Karbol ? terima kasih.

Pesawat Tempur Sukhoi 27/30 Forcedown Pesawat Asing

Pentak Lanud Hnd - 25/05/2012

Setelah ada informasi dari SOC Kosekhanudnas II bahawa ada pesawat tak dikenal menuju Lanud Sultan Hasanuddin, pesawat Tempur Sukhoi 27/30 atas perintah Dansatlakopsud Lanud Sultan Hasanuddin yang di BKO-kan ke Kosekhanudnas II diperintahkan untuk melaksanakan Interception di South Area, setelah diidentifikasi ternyata hanya pesawat angkut dan tidak bersenjata sehingga dilaksanakan forcedown di Lanud Sultan Hasanuddin,selanjutnya dilaksanakan penangangan pasca forsce down di Taxy Way “C” Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin.

Demikian salah satu skenario pelaksanaan latihan Sriti Gesit 2012 Lanud Sultan Hasanuddin yang dilaksanakan di Lanud Sultran Hasanuddin dan AWR (Area Weapan Ring) Takalar, dengan melibatkan Pesawat Tempur Sukhoi 27/30 yang berhome base di Skadron Udara 11 Wing 5 dan Pesawat Boeing 737 Intai Strategis, CN-235 MPA yang berhome base di Skaron Udara 5 Wing 5 , Helly SA-332 , didukung 522 pesonel dari unsur Hanlan , Skadron Udara 5, Skadron Udara 11, Satpomau, Batalyon 466 Paskhas, Helly SA-332, Rumah Sakit serta Intelpam.

Selain itu dalam latihan juga diasumsikan bahwa dengan adanya krisis ekonomi global telah membawa dampak yang cukup nyata dalam kehidupan perekonomian dunia, hal ini menimbulkan upaya beberapa Negara maju untuk mempertahankan stabilitas ekonominya dengan segala macam cara sehingga menimbulkan terjadi konflik-konflik baru antarnegara. Untuk mengantisipasi perkembangan situsasi, Pangkogasud memerintahkan kepada Satlakopsud Lanud Sultan Hasanuddin untuk melaksanakan Operasi Udara di wilayah Perairan Sulawesi dan Selat Makassar dengan menggunakan Rencana Operasi “Daya Tempur Alpha-12”.

Dalam Latihan Sriti Gesit 2012 yang melibatkan 522 personel Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas tersebut , satu pesawat Tempur Sukhoi 27/30 melaksanakan pendaratan darurat (simulasi) setelah melaksanakan misi Interception, dan mengalami permasalahan yaitu oxygen tercampur asap akibat kebakaran pada avionic bay, sehingga penerbang pingsan setelah pesawat shut down engine, Crash Team dan personel Rumkit cepat menangani kejadian tersebut, kebakaran terjadi di pesawat semakin besar dengan cepat pemadam kebakaran Lanud Sultan Hasanuddin segera melakukan pemadaman.

Latihan Sriti Gesit 2012 yang berlangsung selama tiga hari Tanggal 22 s/d 24 , Kamis (24/5) ditutup oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Barhim, sebagai Pemimpin Umum Latihan, dalam upacara militer di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin yang diikuti oleh seluruh anggota militer dan PNS Lanud Sultan Hasanuddin dan Batalyon 466 Paskhas.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Barhim mengatakan bahwa, dengan telah selesainya latihan Sriti Gesit 2012 ini kita dapat mengevaluasi kembali sekaligus kita dapat mengukur diri kita masing-masing sampai dimana dan saberapa jauh kemampuan kita mendalami hasil pembinaan yang dilakukan Lanud Sultan Hasanuddin terhadap satuan-satuan jajarannya selama ini.

Dengan demikian, lanjut Marsma TNI Barhim, melalui latihan Sriti Gesit tahun 2012 yang diselenggarakan setiap tahun sekali, dapat kita ketahui hasil produk akhir dari seluruh program yang telah diujikan, meliputi pembinaan bidang operasi, personel, logistic serta semua system maupun metoda yang digunakan dalam melaksanakan gladi posko dan gladi lapangan.

“Kekurangan yang dialami sekecil apapun kiranya dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk memperbaiki dan membenahi pada program-program latihan dimasa-masa mendatang, baik latihan perorangan maupun ditingkat satuan”. Tegas Marsma TNI Barhim.


 

follow-us

VIDEO