BUKU TAMU

Lukman Prasetyo S.
Assalamu 'alaikum Pak, Kapan dibuka pendaftaran calon Bintara PK TNI-AU Tahun 2015 ? terima kasih.
Sem Wilson Adu
Dengan hormat, Saya pengurus Tim PON Remaja Olahraga Bridge Provinsi NTT, berada di Surabaya belum memiliki tiket. Mohon bantuan t...
Gabriel Sipayung
Dengan Hormat, Mohon informasi penulisan surat untuk perizinan di Lanud Halim Perdanakusuma, terima kasih, best regards, Gabriel.
Ayu
Assalamu'alaikum Wr. Wb., Persyaratan apa saja untuk mendaftar calon Mahasiswa Beasiswa TNI Pak ? terima kasih.
Gita Prihandini W
Selamat siang. Apakah persyaratan pendaftaran calon Taruni AAU Tahun 2015 masih sama seperti tahun ini? Saya bukan lulusan da...
Dini Fajryani
Selamat malam , Saya Lulusan SMK jurusan Sekertaris dan lulusan D3 Manajement Transportasi Udara, apakah bisa mendaftar calon Perw...
Anisha Nugraha
Mohon info pendaftaran PNS TNI AU TA 2015. Terima kasih. 
Moch. Reza Pahlevi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya mahasiswa tingkat ahir jurusan D-3 Radiologi (Radiografer) Poltekkes Kemenkes Semarang berkeinginan...
Bima Sakty
Saya taruna SMK Penerbangan Medan, apakah lulusan SMK Penerbangan sudah diperbolehkan mendaftar calon Taruna Karbol ? kapan pendaf...
SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta
Kami dari SDN Tegalrejo 1 Yogyakarta berencana akan kunjungan ke Museum Dirgantara, dengan jumlah rombongan 4 kelas masing-masing...
Deni
Assalamu'alaikum Wr. Wb., Berapa ketentuan nilai SKHUN lulusan SMA IPA tahun 2014 agar dapat mendaftar Taruna AAU ?
Kartika Dewi P.
Sore, Saya Guru TK di Purwakarta, kami ingin melakukan kunjungan ke Lanud Suryadharma pada bulan Februari 2015. Nomor telepon yang...
Theodorus Caesarilo Lefty Kusetyapradana
Saya siswa kelas 12 di Walt Whitman High School, Bethesda, Amerika Serikat, akan kembali ke Indonesia pada akhir tahun 2015....
Firanti Ilma Roandrisa
Assalamu'alaikum Wr. Wb., Mengenai persyaratan calon Perwira Prajurit Karier TNI, diperbolehkan tidak jika mengenakan ji...
Ahmad Afandi
Selamat Pagi Yth. TNI AU Saya sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana kesiapan TNI AU dalam menghadapi situasi perang modern, d...

TERJUN PAYUNG PRAJURIT YON 465 PASKHAS

Pentak Lanud Spo - 1/03/2011

Prajurit Batalyon 465 Paskhas satu persatu lompat dari pesawat Hercules C-130 dan melayang-layang diudara menuju pendaratan di run way.

      Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio, Selasa (1/3) melakukan latihan terjun payung penyegaran (Jungar) tempur di run way Lanud Supadio, Pontianak yang dikuti sebanyak 250 prajurit Batalyon 465 Paskhas. 

      Kepala Dinas Operasi Lanud Supadio Letkol Pnb Tjahya Elang Migdiawan dalam arahannya mengatakan setiap prajurit paskhas yang mengikuti latihan terjun payung penyegaran ini agar selalu memperhatikan keselamatan diri maupun perlengkapan perorangan.   Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.  Disisi lain, latihan terjun ini juga untuk meningkatkan kesiapan prajurit paskhas dalam menghadapi tugas-tugas operasional dalam bidang matra udara.    

      Sedangkan Komandan Batalyon (Danyon) 465 Paskhas, Mayor Psk Rana Nugraha, S.E. memimpin langsung latihan terjun tempur tersebut.   Dalam pelaksanaannya latihan terjun payung penyegaran (Jungar) menggunakan pesawat C-130 Hercules dengan tiga kali sortie, sortie pertama terdiri dari 2 run, sortie kedua berjumlah 2 run dan sortie ketiga berjumlah 3 run, sedangkan ketinggian penerjunan mencapai 1.200 feet.   

      ”Latihan Ini merupakan kelanjutan dari latihan yang telah dilaksanakan oleh Batalyon 465 Paskhas.  Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan seluruh prajurit Paskhas dalam hal terjun tempur sehingga akan tercapai kesiapan operasional yang tinggi,” jelas Danyon 465 Paskhas, Mayor Psk Rana Nugraha, S.E.   

      Dengan adanya latihan ini diharapkan agar kesiapan operasional seluruh prajurit Batalyon 465 Paskhas dapat meningkat.  ”Seluruh prajurit mampu mencapai titik pendaratan yang telah ditentukan dengan aman dan selamat.  Mereka juga terampil melaksanakan prosedur penerjunan tempur yang benar serta mampu meningkatkan rasa percaya diri dalam melaksanakan penerjunan, ”jelasnya. 

      Oleh sebab itu, lanjut Danyon, setiap prajurit paskhas harus mampu memelihara profesionalisme sehingga dapat siap siaga apabila ada ancaman yang datang.   Untuk itu diperlukan kesiapan operasi satuan yang tinggi, dan kondisi ini dapat tercapai apabila dilakukan latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut pada seluruh prajurit.


 

follow-us

VIDEO