BUKU TAMU

Barista Geoinformatik
Selamat siang. Mohon bantuan alamat kantor Dinas Survei dan Pemotretan Udara (Dissurpotrudau) TNI AU Halim Perdanakusuma, atas ban...
Mikail Abdurrozaq Dzulakromi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Setelah daftar online dan cetak form, apakah langsung daftar ulang sebelum akhir pendaftaran ? atau...
Putri Anita
Setelah daftar online, apakah bisa daftar ulang di Lanud yang sudah ditentukan lewat batas akhir tanggal daftar Bintara PK TNI AU...
Eka Sujati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Bintara PK TNI AU melampirkan SKCK ? saat saya daftar oline dan cetak formulir pendaftar...
Haekal
Saya lulusan SMA Jurusan IPS sedang sekolah penerbangan, apakah bisa mendaftar menjadi Penerbang TNI AU atau ada korps lain Pak ?
Ias
Pak, kalau hari ini saya mendaftar online apakah boleh, menyerahkan berkas dua hari berikutnya ? mohon dibalas ya Pak.
Muh. Haruna
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana contoh surat permohonan menjadi Bintara PK TNI AU ?
Nellyandre F.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk persyaratan sehat jasmani dan rohani, apakah perlu melampirkan surat keterangan sehat dan bebas Nar...
Landy Ltc
Untuk pendaftaran Bintara PK TNI AU, apakah akte kelahiran dilegalisir juga ? bagaimana jika tempat tinggal berbeda dengan tempat...
Niken Pratiwi
Selamat pagi, Berapa nomor kontak yang bisa hubungi untuk outing bersama TNI AU di Lanud Husein Sastranegara ?, seperti yang saya...
Mary
Informasi dari website, Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdul Rachman Saleh menerima masyarakat umum yang ingin berkunjung, mohon inf...
Fitria Febriani
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah pengisian nilai rata-rata pendaftaran online itu, gabungan dari nilai UN dengan nilai yang ada...
Irma J.
Selamat siang.. Kapan penerimaan Perwira PK TNI dan PNS TNI AU untuk lulusan S1 Fakultas Peternakan, akredetasi A ? terima ka...
Hikma Nurhasanah
Salam, Apakah menjadi prajurit TNI AU dikenakan biaya ? dan untuk perempuan, posisi apa yang ada ? terima kasih.
Ria Resi
Apakah tidak ada toleransi untuk mata minus, bisa diterima menjadi TNI AU ? terima kasih.

TIGA SUKHOI PERKUAT TNI ANGKATAN UDARA

Dispenau - 27/09/2010

Kasau sedang melihat dari dekat cockpit pesawat Sukhoi SU-27SKM didampingi oleh Komandan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pnb. Toni Haryono yang baru diserahterimakan.

Tiga pesawat Sukhoi SU-27 SKM Tail Number TS-2703, TS-2704 dan TS-2705 menjadi tambahan kekuatan TNI Angkatan Udara setelah diserah terimakan dari Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar, Senin (27/9).

 

Dalam penyerahan pesawat Sukhoi tersebut, Pemerintah Rusia diwakili oleh Deputy Direktor General of The Federal State Unitary Enterprise “Rosoboronexport” Rusia Viktor Mikhailovich Komardin, menyerahkan kepada Dirjen Ranahan Laksda TNI Susilo. Selanjutnya diserahkan kepada Mabes TNI yang diterima oleh Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Harikrismono yang kemudian diserahkan kepada TNI AU sebagai pengguna yang diwakili oleh Aslog Kasau Marsda TNI BP Priyono.

 

Ketiga unit pesawat sukhoi tersebut merupakan kedatangan ketiga sejak tahun 2003. Tahun 2003 TNI AU menerima empat pesawat tempur Sukhoi yang terdiri dari dua unit seri SU-27SK dan dua unit seri SU-30MK, tahun 2009 tiga unit SU-30MK2 serta tahun 2010 ini TNI AU menerima tiga unit seri SU-27SKM.

 

Menurut Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, penempatan Sukhoi di Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makasar didasarkan pada pertimbangan taktis dan strategis untuk melindungi wilayah kedaulatan NKRI.

 

Hal senada juga disampaikan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, bahwa pesawat Sukhoi memiliki jangkauan jelajah yang jauh operasinya hingga wilayah timur Indonesia, “hanya sekali refueling pesawat ini mampu terbang hingga wilayah Papua dan kembali ke home base”, ujarnya.

 

Pengiriman ketiga pesawat SU-27SKM buatan pabrik KnAAPO tersebut dilaksanakan secara dua bertahap, pertama pada tanggal 10/9 tiba di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar dua unit dan pada tanggal 16/9 satu unit.

 

Ketiga pesawat tersebut datang diangkut dengan pesawat cargo Antonov dan dirakit oleh para teknisi hingga tes flight yang dilaksanakan oleh para penerbang dari pabrikan KnAAPO.

 

Pada kesempatan tersebut Menhan RI Purnomo Yusgiantoro sempat melakukan penerbangan dengan pesawat Sukhoi selama sekitar tiga puluh menit dan sempat melihat lokasi latihan penembakan pesawat pempur TNI AU di Takalar Sulsel.


 

follow-us

VIDEO