BUKU TAMU

Zainal
Assalamu'alaikum wr.wb Selamat pagi, maaf sebelumnya . Saya ingin tanya kalo pendaftaran Sekbang PSDP TNI 2014 kapan ya dibukanya...
Anggraini
Assalamu'alaikum, Mohon informasi apakah lulusan sarjana Olahraga tahun ini bisa mengikuti pendaftaran Perwira Karier TNI, di...
Dinul Habib Ulul Azmi Daniel
Assalamu'alaikum Apa persyaratan menjadi pilot TNI AU ? apakah pendaftarannya membutuhkan biaya ? terima kasih, wassalamu'alaikum.
Parramatta Adri Satyawada
Assalamualaikum Wr. Wb. Mohon info pendaftaran Wamil tahun 2014, seandainya bisa persyaratan apakah yang harus dipenuhi untuk mend...
Irfan Nurhadiansyah
Assalamualaikum Wr. Wb. Cita-cita saya dari kecil ingin menjadi TNI dan ingin mengikuti seleksi, dengan tinggi badan 161 cm,...
Ora Putra
Selamat siang Bapak/Ibu admin, Apakah jurusan Pendidikan Seni Musik bisa mengikuti seleksi penerimaan Perwira Karier TNI? Moh...
Rachell Nurman Zulkarnain
Saya mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Jember, di Malang. Apakah ada lowongan kerja praktek sesuai bidang jurusan saya pa...
Brian Julio Zesar
Selamat sore bapak/ibu, Lulusan S1 jurusan Akuntansi, bisakah daftar TNI-AU ? mohon informasinya. terima kasih.
Ignatius Sitorus
Saya tahun depan tamat SMA Unggul Del, bagaimana cara pendaftaran prajurit TNI AU? terima kasih.
Agnes
Selamat pagi, mohon informasi penerimaan calon Tamtama PK TNI AU Gelombang II TA 2014 ? terima kasih.
Annisa
Selama mengikuti kegiatan seleksi tingkat daerah maupun seleksi tingkat pusat di Akmil Magelang, apakah diperbolehkan dan diberi k...
Rifal Fauzi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Cita-cita saya ingin menjadi TNI dengan kondisi mata minus satu, mohon pendapatnya.
Betty
Saya sebagai keluarga menanyakan alamat lengkap dan kode pos untuk mengirim paket, buat anggota Prada yang tinggal di ba...
Rifki
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana cara bisa menjadi pilot di TNI AU ? 
Oscar
Apakah lulusan D3 Perhotelan bisa mengikuti test Perwira PK TNI ? terima kasih.

TIGA SUKHOI PERKUAT TNI ANGKATAN UDARA

Dispenau - 27/09/2010

Kasau sedang melihat dari dekat cockpit pesawat Sukhoi SU-27SKM didampingi oleh Komandan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pnb. Toni Haryono yang baru diserahterimakan.

Tiga pesawat Sukhoi SU-27 SKM Tail Number TS-2703, TS-2704 dan TS-2705 menjadi tambahan kekuatan TNI Angkatan Udara setelah diserah terimakan dari Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar, Senin (27/9).

 

Dalam penyerahan pesawat Sukhoi tersebut, Pemerintah Rusia diwakili oleh Deputy Direktor General of The Federal State Unitary Enterprise “Rosoboronexport” Rusia Viktor Mikhailovich Komardin, menyerahkan kepada Dirjen Ranahan Laksda TNI Susilo. Selanjutnya diserahkan kepada Mabes TNI yang diterima oleh Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Harikrismono yang kemudian diserahkan kepada TNI AU sebagai pengguna yang diwakili oleh Aslog Kasau Marsda TNI BP Priyono.

 

Ketiga unit pesawat sukhoi tersebut merupakan kedatangan ketiga sejak tahun 2003. Tahun 2003 TNI AU menerima empat pesawat tempur Sukhoi yang terdiri dari dua unit seri SU-27SK dan dua unit seri SU-30MK, tahun 2009 tiga unit SU-30MK2 serta tahun 2010 ini TNI AU menerima tiga unit seri SU-27SKM.

 

Menurut Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, penempatan Sukhoi di Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makasar didasarkan pada pertimbangan taktis dan strategis untuk melindungi wilayah kedaulatan NKRI.

 

Hal senada juga disampaikan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, bahwa pesawat Sukhoi memiliki jangkauan jelajah yang jauh operasinya hingga wilayah timur Indonesia, “hanya sekali refueling pesawat ini mampu terbang hingga wilayah Papua dan kembali ke home base”, ujarnya.

 

Pengiriman ketiga pesawat SU-27SKM buatan pabrik KnAAPO tersebut dilaksanakan secara dua bertahap, pertama pada tanggal 10/9 tiba di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar dua unit dan pada tanggal 16/9 satu unit.

 

Ketiga pesawat tersebut datang diangkut dengan pesawat cargo Antonov dan dirakit oleh para teknisi hingga tes flight yang dilaksanakan oleh para penerbang dari pabrikan KnAAPO.

 

Pada kesempatan tersebut Menhan RI Purnomo Yusgiantoro sempat melakukan penerbangan dengan pesawat Sukhoi selama sekitar tiga puluh menit dan sempat melihat lokasi latihan penembakan pesawat pempur TNI AU di Takalar Sulsel.


 

follow-us

VIDEO