BUKU TAMU

Yunus
Selamat sore Mas/Mba Admin website TNI AU,  Mohon informasi kontak telepon Lanud Wirasaba Purbalingga ? terima kasih.
Sindhu
Mohon informasi bagaimana orang sipil bisa mendapatkan buku mengenai TNI AU seperti tampilan di Pustaka web TNI AU ? sepengetahuan...
Ajeng
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah tahun ini dibuka penerimaan PNS TNI AU ? terima kasih sebelumnya.
Arjun Anwar Sasongko
Bagaimana cara pengisian formulir pendaftaran Bintara PK TNI-AU tahun 2016 dan ke bagian apa jika mengantarkan berkas pendaft...
Esti Pratiwi
Yth. Admin, Bagaimana cara pengajuan bantuan dana Pralaya dan Biaya Watzah ? permohonan di alamatkan ke mana dan dokumen apa...
Ego Prayoga
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak berapa nilai standar agar bisa mendaftar tentara Angkatan Udara, saya baru lulus SMA, terima kasih, m...
Willem Huma
Kenapa tidak membuka pendaftaran CPNS TNI AU di daerah kami NTT, padahal peminatnya banyak ? terima kasih.
Cania Mutia
Selamat pagi, Apakah bisa mendapat kesempatan magang di Psikologi Lanud Halim Perdanakusuma, persyaratannya apa saja ?, terim...
R. Salsabila Avia S.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah nilai UN lulusan tahun 2016 sangat menentukan untuk penerimaan Taruni AAU TA 2016 ? terima kasih.
David Osborn
Dear Sirs/Madam, My name is David and I work for British Airways. I'm an aviation enthusiast visiting Jakarta in June with 35 oth...
Barista Geoinformatik
Selamat siang. Mohon bantuan alamat kantor Dinas Survei dan Pemotretan Udara (Dissurpotrudau) TNI AU Halim Perdanakusuma, atas ban...
Mikail Abdurrozaq Dzulakromi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Setelah daftar online dan cetak form, apakah langsung daftar ulang sebelum akhir pendaftaran ? atau...
Putri Anita
Setelah daftar online, apakah bisa daftar ulang di Lanud yang sudah ditentukan lewat batas akhir tanggal daftar Bintara PK TNI AU...
Eka Sujati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Bintara PK TNI AU melampirkan SKCK ? saat saya daftar oline dan cetak formulir pendaftar...
Haekal
Saya lulusan SMA Jurusan IPS sedang sekolah penerbangan, apakah bisa mendaftar menjadi Penerbang TNI AU atau ada korps lain Pak ?

TIM AEROBATIK JUPITER TIBA DI BANGKOK

Dispenau - 28/06/2012

Jupiter Aerobatik Team TNI AU bersama Aerobatik team Royall Thayland Air Force sama-sama meluapkan rasa gembiranya di Bangkok , Thayland.

Tim Aerobatik Jupiter dari TNI AU akhirnya mendarat dengan selamat di bandara Don Muang Bangkok pada hari Selasa tanggal 26 Juni 2012 dalam rangka turut berpartisipasi dalam Perayaan 100 tahun Penerbangan Thailand. Sebelumnya Tim Jupiter telah melakukan perjalanan panjang sebelum akhirnya tiba di Don Muang. Kedatangannya didahului oleh sebuah pesawat tim aju C-130 dari Skadron Udara 32, disusul 7 pesawat KT-1, dan disusul mendaratnya sebuah pesawat C-130 pendukung.

Rombongan Tim Jupiter kebanggaan Indonesia ini berangkat pada hari Minggu 24 Juni 2012 dengan rute Lanud Adisutjipto Yogyakarta – Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta – Lanud Palembang – Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru – Lanud Suwondo Medan – Lanud Hat Yai - Lanud Prachuab – Lanud Don Muang Bangkok. Rombongan singgah untuk menginap atau RON (Remain Over Night) di kota Palembang dan kota Medan sebelum terbang memasuki wilayah udara tanggal 26 Juni 2012 dan mendarat di Don Muang Bangkok. Disetiap landasan persinggahan rombongan mengisi bahan bakar dan oksigen yang dibutuhkan dalam penerbangan.

Rombongan yang berjumlah 65 orang tersebut berada dibawah Mission Commander (pimpinan) Komandan Wingdik Terbang Kolonel Pnb M. Khairil Lubis. Untuk Tim Aerobatik Jupiter sendiri terdiri dari 12 Instruktur Penerbang TNI AU dari Lanud Adisutjipto dibawah pimpinan Flight Leader Letkol.Pnb.Dedy Susanto. Tim didampingi Team Supervisor Kolonel Pnb. Anang Nurhadi. Sebagai personel pendukung Tim Jupiter adalah para tehnisi pesawat KT-1B dari Skadik 102 dan Skatek 043 Lanud Adisutjipto.

Saat singgah di landasan Hat Yai kedatangan Tim Jupiter disambut oleh Konjen RI Bapak Heru Wicaksono yang didampingi Komandan Lanud RTAF Hat Yai. Selanjutnya saat tiba di Lanud Don Muang Bangkok rombongan disambut dengan hangat oleh Bapak Dubes RI HE Lutfi Rauf yang didampingi Atase Udara RI Kol Pnb A.Joko Takarianto serta Deputi Direktur Operasi RTAF Group Captain Thawonwat yang mewakili Comannder In Chief RTAF ACM Itthaporn Subhawong.

Pada kesempatan itu Dubes RI menyatakan bahwa kedatangan JAT merupakan perwujudan hubungan yang baik antar kedua negara dan khususnya antar kedua angkatan udara. Kesempatan ini juga bermanfaat untuk menunjukan keterampilan dan profesionalitas para penerbang TNIAU yang diwakili kemampuan aerobatic team ini. Pada akhir welcoming greetingnya Bapak Dubes menyampaikan selamat dan doa agar semua yang direncanakan dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar sampai pada saatnya kembali ke Indonesia. GC Thawonwat pada sambutannya menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi tingginya pada TNI AU karena JAT ikut berpartisipasi dalam peringatan seabad penerbangan RTAF Thailand ini.

Perayaan 100 tahun Penerbangan Thailand akan dirayakan dengan meriah di Bangkok pada tanggal 2 Juli 2012. Untuk memeriahkan acara pesta kedirgantaraan ini maka Angkatan Udara Thailand atau Royal Thai Air Force (RTAF) mengadakan kegiatan kedirgantaraan berupa Aerospace Exhibition, dengan pameran kedirgantaraan berupa Static Show dan Air Show. Untuk memeriahkan pesta kedirgantaraan ini mengundang Jupiter Aerobatic Team TNI AU untuk berpartisipasi dengan unjuk kebolehan di langit diatas area terminal kargo Pangkalan Udara yang juga merangkap Bandara Don Muang.

Tim Aerobatik Jupiter direncanakan akan menampilkan atraksi “High Show” saat cuaca baik dimana cuaca baik dan awan sedikit atau tinggi, dan melaksanakan atraksi “Low Show” saat cuaca diselimuti ketinggian dasar awan rendah yang tidak memungkinkan manouver vertical. Adapun maneuver saat cuaca cukup baik untuk melakukan maneuver vertical akan ditampilkan “High Show” dengan antara lain : Jupiter Roll, Loop, X-Clover Leap, Jupiter Wheel, Mirror, Tango to Diamond, Kite Barrel dan Jupiter Roll back. Sedangkan pada saat cuaca kurang memungkinkan untuk manouver vertical maka akan dilaksanakan“Low Show” dengan melaksanakan Jupiter Roll, Hi “G” Turn, Jupiter Wheel, Screw Roll, Mirror, Roll Slide dan Break Off.

Tampilnya tim aerobatic Jupiter TNI AU yang merupakan kebanggaan rakyat Indonesia ini dalam rangka berpartisipasi memeriahkan perayaan seabad penerbangan RTAF Thailand. Hal ini menjadi bukti implementasi hubungan bilateral TNI AU-RTAF mewakili hubungan kedua Negara yang sangat baik dan erat. TNI AU dan RTAF merupakan dua Angkatan Udara pertama di ASEAN yang mempunyai Latihan Bilateral dengan nama Elang Thainesia sejak 30 tahun lebih yang lalu sebelum adanya latihan bersama diantara sesame anggota ASEAN lainnya.

Sejarah juga akan mencatat bahwa JAT adalah tim aerobatic luar negeri pertama yang hadir dalam perayaan ini dan disisi lain JAT juga mencatat sejarahnya sebagai pengalaman pertama tampil di arena kedirgantaraan di luar negeri.. Pada kegiatan ini tak ketinggalan pula pesawat F-16 dari RSAF akan turut serta dalam solo aerobatic . Disamping itu akan tampil seluruh pesawat milik RTAF disamping pesawat milik RTN, RTA serta Royal Thai Police juga ikut meramaikan. RTAF juga akan menampilkan Tim Aerobatik nya yang dikenal dengan nama Blue Phoenix.

Dalam perayaan kedirgantaraan ini, disamping airshow juga digelar exhibition dan static show di Appron Terminal Cargo Bandara Don Muang. Kegiatan pesta kedirgantaraan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juni dengan puncak acaranya pada tanggal 2 Juli ditandai dengan Upacara Peringatan yang akan dihadiri PM Thailand Yingluck Sinawatra dan pejabat tinggi negara lainnya, baik dari kalangan sipil maupun militer.

Tujuan kehadiran Tim Aerobatik TNI AU Jupiter dalam perayaan 100 Tahun Aviation Thailand adalah menjalin hubungan persahabatan antara kedua Negara dan khususnya kedua Angkatan Udara. Tujuan lainnya adalah untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia juga memiliki putra-putra bangsa yang tidak kalah bersaing dalam kancah kedirgantaraan dunia lewat unjuk kebolehan Tim Aerobatik TNI AU di pentas internasional. Semoga hadirnya JAT dalam peringatan ini mempererat hubungan bilateral kedua Negara sekaligus menjadi awal tonggak sejarah kebangkitan kembali dunia kedirgantaraan Indonesia.


 

follow-us

VIDEO