BUKU TAMU

Rizki Inda Savitri
Selamat malam, Apakah lulusan SMK Penerbangan bisa mengikuti pendaftaran Taruni AAU ? terima kasih.
Muhammad Rizky
Assalamu'alaikum Bapak/Ibu. Apakah bisa mendaftar Taruna AAU di Ajenrem daerah saya? dan apakah gigi gingsul atau tidak rata bisa...
Ariko Targinta Tarigan
Selamat sore Pak, Bagaimana contoh surat lamaran dengan tulis tangan untuk menjadi prajurit TNI ? sekian dan terima...
Ajeng
Selamat malam Pak. Kapan dan persyaratan apa saja pendaftaran CPNS TNI 2015 ?
Alvriado Igo
Selamat sore Pak, Saya salah pengisian tanggal dan bulan lahir pada pendaftaran online Taruna Akademi TNI Tahun 2015, apakah...
Abdurrahman
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak apakah bisa mendaftar Tamtama PK TNI AU terlebih dulu ?, akhir Maret saya akan melaksanakan UAN MTs.
Suherni Syam SE
Kami butuh informasi pendaftaran Perwira PK TNI 2015 untuk anak kami, dengan data sebagai berikut : Nama : Adriyan Azhari SE Tempa...
Ridho Rifaldi
Selamat malam Bapak/Ibu. Untuk pengisian form profil Taruna Akademi TNI 2015 pada Nilai Akhir, apakah nilai ijazah ? apa yang haru...
Adhyaksa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, apa maksud dari pengisian Nilai Akhir dalam pengisian form pendaftaran online Taruna Akademi TN...
Yonathan Tio S
Selamat siang Bapak/Ibu, Saya Kelas 12 SMA apakah bisa mengikuti pendaftaran Taruna Akademi TNI Tahun 2015 atau tahun depan ? teri...
Muhammad Rizky
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya ingin mendaftar Taruna AAU, bagaimana dengan pengisian pilihan daerah pendaftaran Sumatera Utar...
Reza Ari Putra
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran Perwira SPDP TNI 2015, saya lihat persyaratan umur penerimaan Perwira PK TNI di we...
Zainudin
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah Lanud Atang Sendjaja mempunyai program pelatihan mental dan kedisiplinan berupa pembinaan mental r...
Sadeli Suntara
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak apakah lulusan S.1 jurusan Teknik Informatika, umur 26-27 tahun bisa menjadi anggota TNI ?
Ziyadatul Muflikhati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan SMK Perhotelan Lamongan, bisa mengikuti pendaftaran prajurit TNI ? berapa ketentuan n...

TNI AU KEDEPANKAN PENYELESAIAN TANAH LANUD PALEMBANG SECARA HUKUM

Pentak Lanud Plg - 4/03/2013

Upaya TNI AU untuk menyelesaikan permasalahan asset tanah Kemenhan Cq. TNI AU di Lanud Palembang dengan masyarakat, yang telah berjalan sekitar 8 bulan, sekarang ini masih dalam proses penyelesaian.

Asset tanah yang berlokasi menyatu dengan obyek vital dan merupakan salah satu gerbang Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Propinsi Sumatera Selatan ini, seharusnya menjadi clear area (wilayah aman), dari segala bentuk kegiatan yang tidak berkaitan dengan operasional penerbangan, baik militer maupun penerbangan sipil.

Berkaitan dengan penanganan asset tanah Lanud Palembang, meskipun melibatkan 1 SSK pasukan dari Batalyon 462 Paskhas sebagai pasukan pengamanan, namun tidak ada istilah penggusuran paksa maupun tindakan kekerasan. Kegiatan yang dilakukan adalah operasi teritorial dengan mengedepankan pendekatan manusiawi untuk memberikan pengertian dan menyadarkan serta merelokasi warga ke tempat yang aman, tidak memberatkan dan damai dengan tetap terus memantau dan mendampinginya.

Di tempat relokasi ini berbagai fasilitas umum diberikan berupa jembatan dan mushola sebagai sarana ibadah yang masih dalam proses pengerjaan. Dengan demikian, hubungan antara TNI AU dengan warga yang berada di tempat relokasi tetap terjalin dan terjaga dengan baik.

Tindakan pengamanan terhadap aset tanah di Lanud Palembang yang diupayakan TNI AU tidak ada muatan bersifat pribadi, semua merupakan tugas dan kewajiban yang berorientasi pada kepentingan negara. TNI AU menyadari akan tugas dan tanggung-jawabnya sebagai kekuatan pertahanan matra udara yang mempertahan wilayah dirgantara nasional, untuk itu TNI AU berusaha mempersiapkan diri guna menyongsong tugas kedepan dengan berbagai pertimbangan strategis dan efisiensi tanpa meninggalkan dukungan dan peran masyarakat.

Permasalahan yang terjadi banyak menyita perhatian pemerintah daerah maupun pusat serta masyarakat sarat dengan berbagai kepentingan, sehingga muncul isu bersifat positif maupun negatif yang memungkinkan timbulnya konflik berkepanjangan.

Sebagai tindak lanjutnya Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja guna menyaksikan ini secara langsung situasi di lapangan serta mencari data dan masukan-masukan dari berbagai pihak sebagai referensi untuk menyelesaikan di tingkat pusat.

Menyikapi hal tersebut, TNI AU menyambut baik dan mematuhi proses yang sedang ditempuh karena dari awal pelaksanaannya sudah menjadi komitmen bagi TNI AU bahwa penyelesaian permasalahan aset tanah di Lanud Palembang melalui jalur hukum karena negara kita negara hukum.

Menyikapi permasalahan yang krusial ini, dituntut kemampuan untuk memilah dan mengurai setiap akar permasalahan secara benar yang diiringi niat baik untuk sebuah solusi penyelesaian secara baik dan tepat.


 

follow-us

VIDEO