BUKU TAMU

A. Dewa
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa langsung mendaftar PSDP TNI pada bulan Agustus 2015 atau mendaftar Taruna TNI AU...
Aris Ceme
Selamat siang Admin, Apakah boleh mengambil atau mencopy foto yang ada di website ini untuk kepentingan komersial, dengan tetap me...
Rajiv Kuncoro Jati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah ada rekrutmen untuk jenjang Strata 1 ? saya lulusan Jurusan Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada b...
Ridho Rifaldi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran PSDP TNI ? dan dengan tinggi 165 cm bisakah menjadi pilot fighter jet TNI AU ? terima k...
Aan
Apakah ada toleransi kesehatan mata minus, gendang telinga sedikit robek dan kaki sedikit berbentuk X ?, untuk...
Farhan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Jalur mana yang harus ditempuh untuk rekruitmen sebagai Penerbang ? informasi mengenai Taruna AAU dan PSD...
Ade Kurniawan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, apakah ingin mendaftar Taruna AAU dari jurusan yang tertera jurusan T. Penerbangan, T. Mesin, T. Ele...
Asarella Sasrianto
Selamat siang Pak, Kapan penerimaan Tamtama PK TNI AU Gelombang II ?, apakah untuk kejuruan Paskhas saja ?, dan apakah j...
Mansyur
Kapan pendafaran Tamtama PK TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin dan di mana tempat pendaftarannya Pak ?
Dede Sukandi
Selamat Pagi Bapak/Ibu, Apakah lulusan D.3 Keperawatan/Kesehatan bisa mengikuti pendaftaran Perwira TNI AU dan bagaimana cara...
Supriyadi Basya Al-Bashri
Bapak Admin, Bagaimana cara mendapatkan buku dan naskah seperti yang ada dalam menu pustaka pada website TNI AU ? sebagai anak ban...
M Habilrokhim
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan Universitas Terbuka dapat mengikuti pendaftaran Perwira ?
Rian Achmad
Salam dirgantara !Jika ingin berkunjung ke Lanud Iswahjudi Madiun, apa saja persyaratannya ? saya ingin melihat langsung Alutsista...
Galih Aktia Oktaviani
Bagaimana dengan hasil nilai UN 6.2, bisa atau tidak mendaftar Bintara PK TNI AU saya berminat sekali, terima kasih sebe...
Vanes Fransisco
Selamat pagi Bapak/Ibu, Apakah seleksi dan pendidikan dikenakan biaya dan berapa biaya yang dikeluarkan ? mohon informasinya, teri...

TNI AU KEDEPANKAN PENYELESAIAN TANAH LANUD PALEMBANG SECARA HUKUM

Pentak Lanud Plg - 4/03/2013

Upaya TNI AU untuk menyelesaikan permasalahan asset tanah Kemenhan Cq. TNI AU di Lanud Palembang dengan masyarakat, yang telah berjalan sekitar 8 bulan, sekarang ini masih dalam proses penyelesaian.

Asset tanah yang berlokasi menyatu dengan obyek vital dan merupakan salah satu gerbang Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Propinsi Sumatera Selatan ini, seharusnya menjadi clear area (wilayah aman), dari segala bentuk kegiatan yang tidak berkaitan dengan operasional penerbangan, baik militer maupun penerbangan sipil.

Berkaitan dengan penanganan asset tanah Lanud Palembang, meskipun melibatkan 1 SSK pasukan dari Batalyon 462 Paskhas sebagai pasukan pengamanan, namun tidak ada istilah penggusuran paksa maupun tindakan kekerasan. Kegiatan yang dilakukan adalah operasi teritorial dengan mengedepankan pendekatan manusiawi untuk memberikan pengertian dan menyadarkan serta merelokasi warga ke tempat yang aman, tidak memberatkan dan damai dengan tetap terus memantau dan mendampinginya.

Di tempat relokasi ini berbagai fasilitas umum diberikan berupa jembatan dan mushola sebagai sarana ibadah yang masih dalam proses pengerjaan. Dengan demikian, hubungan antara TNI AU dengan warga yang berada di tempat relokasi tetap terjalin dan terjaga dengan baik.

Tindakan pengamanan terhadap aset tanah di Lanud Palembang yang diupayakan TNI AU tidak ada muatan bersifat pribadi, semua merupakan tugas dan kewajiban yang berorientasi pada kepentingan negara. TNI AU menyadari akan tugas dan tanggung-jawabnya sebagai kekuatan pertahanan matra udara yang mempertahan wilayah dirgantara nasional, untuk itu TNI AU berusaha mempersiapkan diri guna menyongsong tugas kedepan dengan berbagai pertimbangan strategis dan efisiensi tanpa meninggalkan dukungan dan peran masyarakat.

Permasalahan yang terjadi banyak menyita perhatian pemerintah daerah maupun pusat serta masyarakat sarat dengan berbagai kepentingan, sehingga muncul isu bersifat positif maupun negatif yang memungkinkan timbulnya konflik berkepanjangan.

Sebagai tindak lanjutnya Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja guna menyaksikan ini secara langsung situasi di lapangan serta mencari data dan masukan-masukan dari berbagai pihak sebagai referensi untuk menyelesaikan di tingkat pusat.

Menyikapi hal tersebut, TNI AU menyambut baik dan mematuhi proses yang sedang ditempuh karena dari awal pelaksanaannya sudah menjadi komitmen bagi TNI AU bahwa penyelesaian permasalahan aset tanah di Lanud Palembang melalui jalur hukum karena negara kita negara hukum.

Menyikapi permasalahan yang krusial ini, dituntut kemampuan untuk memilah dan mengurai setiap akar permasalahan secara benar yang diiringi niat baik untuk sebuah solusi penyelesaian secara baik dan tepat.


 

follow-us

VIDEO