BUKU TAMU

Bayu
Assalamu'alaikum Wr. Wb.  Pak, apakah cadel ringan bisa dimaklumi untuk menjadi Bintara TNI AU ? terima kasih.
Senditya
Selamat sore, Di mana alamat lengkap Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang ? terima kasih atas bantuannya.
Lailiy
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana contoh format penulisan surat lamaran untuk menjadi prajurit TNI AU ? dan mapnya warna apa...
Bima Nugraha
Selamat malam, Pak bagaimana mengisi asal Panda dan Nilai UN, formulir pendaftaran online prajurit TNI AU ? terima kasih.
Hernandi
Selamat siang,  Kalau SKHUN SD saya hilang, apakah bisa mendaftar prajurit TNI AU tahun ini ? mohon informasinya bapak/ibu, t...
Wakimin Purwanto
Selamat sore, Di mana alamat lengkap Lanud Sam Ratulangi, Manado ? saya Wakimin, staf Kemenko Polhukam, terima kasih, wassalamu'al...
Saur Sinaga
Selamat sore Pak. Apakah mess Mulyasari disewakan untuk umum? berapa contact person yang bisa dihubungi ? terima kasih.
Anggita Ragisa
Selamat siang. Apakah pengisian Nilai Ujian Akhir Sekolah pendaftaran online prajurit TNI AU, hanya mata pelajaran yang diuji dala...
Bandy A. Sulistiono
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Dengan arsip yang ada, bagaiman cara mengurus tunjangan janda veteran ? almarhum ayah saya purnawirawan T...
Isa Ias Sagib
Selamat siang. Apakah Lanud Iswahjudi atau Lanud Abdul Rachman Saleh menerima mahasiswa PKL untuk jurusan Teknik Elektro ? terima...
Ego Prayoga
Assalamu'alaikum Wr, Wb. Berapa nilai UN persyaratan menjadi TNI AU ? apa saja yang harus saya persiapkan ? mohon bantuannya...
Meindrad Oka
Salam Dirgantara. Bagaimana tata cara kunjungan ke Museum Dirgantara Halim Perdanakusuma ? dengan membawa 20 siswa kelas 4, 20 sis...
Rafi Dwi Fitrianto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apa saja yang akan di ujikan untuk menjadi prajurit TNI AU ? terima kasih.
Yuniarta
Selamat siang, Kapan penerimaan CPNS TNI AU, apakah prosedurnya sama seperti pada umumnya dan apa saja persyaratannya ? terima kas...
Wilda
Salam sejahtera, Apakah pesawat TNI Angkatan Udara, boleh dipakai dan dipinjam publik?

TNI AU LESTARIKAN TRADISI RUWATAN

Pentak Lanud Iwj - 15/01/2010

Kasau, Marsdya TNI Imam Sufaat, S.I.P., sedang melakukan penyiraman air suci pada salah satu alutsista yang ada dijajaran Wing 3 Lanud Iswahjudi, disaksikan oleh Dalang ruwatan Ki Timbul Hadi Prayitno dan para pejabat Lanud Iswahjudi.

Sebagai salah satu upaya melestarikan tradisi budaya Jawa dan untuk  mendapatkan keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas dengan alutsista yang diawaki, TNI Angkatan Udara melaksanakan ritual tradisi ruwatan yang ditandai dengan penyiraman air suci terhadap pesawat-pesawat tempur dijajaran Wing 3 Lanud Iswahjudi bertempat di Main Appron Lanud Iswahjudi, Kamis (14/1).

Didalam ruwatan itu sendiri mengandung makna agar TNI Angkatan Udara kedepan dapat mewujudkan “zero accident” dalam setiap pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, serta demi mewujudkan motto yang dicanangkan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.I.P., bahwa “hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”.

Terdapat relevansi kepentingan antara tradisi ruwatan dengan pelaksanaan tugas pokok TNI AU, yaitu relevansi antara tingginya tingkat resiko pelaksanaan tugas dengan keinginan dan tekad untuk mendapatkan keamanan serta keselamatan, sehingga kegiatan ruwatan secara tradisi ini merupakan salah satu cara dari berbagai media untuk mewujudkannya.

Mengingat hal tersebut maka manusia hamba Tuhan hanya bisa berharap kepada-Nya agar keamanan dan keselamatan yang diharapkan dapat terwujud.  Semoga keinginan kuat untuk mencegah terjadinya accident selama pelaksanaan tugas dapat pula diwujudkan, atau setidaknya dalam satu tahun anggaran.

Dengan tidak mengurangi nilai-nilai spiritual dari ajaran agama yang kita anut, maka kegiatan ini kita laksanakan dengan tujuan utama membuang “sukerto” atau kesialan yang dapat terjadi setiap saat kepada siapa saja. Demikian disampaikan Kasau dalam sambutannya yang dibacakan Aspers Kasau, Marsekal Muda TNI Sukirno.

Dalam  tradisi  ruwatan  yang ditandai dengan penyiraman air suci pada pesawat tempur F-16/Fighting Falcon, F-5 Tiger II dan Hawk MK-53, serta GSE yang dipimpin oleh Dalang Ruwatan Ki Timbul Hadi Prayitno dari Ngayogyokartro Hadiningrat.   Pada kesempatan tersebut, Kasau, Marsdya TNI Imam Sufaat S.I.P., juga berkesempatan melakukan penyiraman pada salah satu alutsista  yang disaksikan oleh para pejabat TNI AU.

(Pentak Lanud Iwj)


 

follow-us

VIDEO