BUKU TAMU

Lorenzo Neno
Salam Sejahtera, Saya Lulusan SMK Jurusan Administrasi Perkantoran, umur 19 tahun, apakah bisa mengikuti pendaftaran Taruna/Taruni...
Yayan Yunanto
Selamat siang, Bagaimana cara menambahkan data di pendaftaran online penerimaan prajurit TNI AU?
Akmal
Assalamu'alaikum Pak, apakah Ijazah paket C dapat digunakan untuk mengikuti pendaftaran Karbol AAU dan kapan pembukaan pendaftaran...
Rio Sandi Hidayat
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bisa ada bekas penyakit cacar di bagian perut, mengikuti seleksi penerimaan Bintara PK TNI AU ?, m...
Ramdan Nuku
Bagaimanan cara mendaftar penerimaan prajurit, Pak ?
Yanuar Iqbal
Pak, apakah pendaftaran Karbol wilayah Jawa Tengah bergabung dengan DI Yogyakarta di Panda Lanud Adi Sutjipto, seperti tahun 2014...
Fadhillah D G
Saya siswa kelas XII IPA, umur 17 tahun 10 bulan, ketika link pendaftaran online, tidak bisa. Apakah penerimaan Bintara PK Wanita...
Winarto
Saya lulusan SMK Jurusan T. Penerbangan Tahun 2014 apakah bisa mengikuti pendaftaran Taruna Akademi TNI ? terima kasih.
Ahmad Riswandi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, raport saya beda penulisan nama dengan ijazah SD, sedangkan pada KK, KTP dan Akta Kelahiran semua sa...
Bagus Maulana
Apakah ada toleransi untuk gigi yang bolong dalam kegiatan penerimaan prajurit TNI AU ?
Ridho Rifaldi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, saya sudah mendapat jawaban bagaimana menjadi penerbang pesawat TNI AU, bisa dengan mengikuti pendaf...
Oki
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, saya sudah daftar ulang di Lanud diberi surat pernyataan kesanggupan diri, paragraf pertama terulis...
M. Lutful Hakim
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya bangga memiliki TNI Angkatan Udara, Angkatan Udara terbaik, walaupun saya belum menjadi prajurit TNI...
Handzolah
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah siswa Kelas 3 SMA dapat mendaftar menjadi Taruna AAU ? Dari beberapa blog saya baca perlu melampir...
Harry Wu
Apakah ijazah paket C bisa digunakan mendaftar Taruna Akademi TNI ?, mohon informasinya, terima kasih.

TNI AU SIAPKAN TIM UNTUK EVAKUASI KE MESIR

Dispenau - 1/02/2011

Komandan Den. Bravo’90 Paskhas Letkol Psk. M. Juanda memberikan pengarahan kepada anggota Paskhas yang akan mengevakuasi WNI di Mesir usai pengarahan dari Waasops Kasau Marsma TNI FHB. Bambang Soelistyo, S.Sos. di Mabesau Cilangkap. Selasa (1/2).

Mengingat semakin luasnya kerusuhan yang menimpa negara Mesir, TNI Angkatan Udara telah menyiapkan personel Paskhas untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di negara tersebut, Selasa (1/2).

Menurut Waasops Kasau Marsma TNI FHB. Bambang Soelistyo, S.Sos., personel Paskhas tersebut terbagi dalam tiga kelompok yang mempunyai tugas masing-masing yaitu kelompok 15 bertugas sebagai Komando Pengendali (Kodal), kelompok 42 sebagai Tim Inti dalam evakuasi dan kelompok 45 sebagai Ground Handling.

Dikatakan, personel tersebut terdiri dari Paskhas Detasemen Bravo’90 dan Paskhas yang sudah berpengalaman dalam United National (UN) Mission, mereka sudah siap diberangkatkan sewaktu-waktu sesuai perintah dari Mabes TNI dengan mengemban tugas untuk mengamankan pesawat-pesawat dan WNI yang akan dievakuasi keluar dari Mesir.

“Tugas tersebut bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), merupakan tugas negara yang harus dijalankan demi menjaga nama baik institusi TNI AU, TNI maupun negara Republik Indonesia dengan menjaga penampilan, bertindak tegas dan santun”, ungkapnya.

Pasukan Tim Evakuasi TNI AU ini dipimpin oleh Komandan Tim Kolonel Psk. Rolland D.G. Waha dan Komandan Detasemen Bravo’90 Letkol Psk. M. Juanda.

Dijelaskan, dalam mengevakuasi WNI di Mesir, TNI AU juga telah menyiapkan sebanyak lima pesawat C-130 Hercules yang terdiri atas tiga pesawat dari Skadron Udara 31 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma dan dua pesawat dari Skadron Udara 32 Wing II Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Dalam upaya mengevakuasi WNI di Mesir, Presiden telah menunjuk Wakil Kasau Marsdya TNI Sukirno sebagai Post Commander Satuan Tugas Evakuasi WNI dan telah berangkat menuju Mesir Senin malam. Turut mendampingi Wakil Kasau yaitu Mayjen Mar M. Alfan Baharudin (Dan Kormar), Marsma TNI Sudipo Handoyo (Danpuspomau) dan Kolonel Pnb Yuyu Sutisna (Asops Kohanudnas) dan Letkol Inf. Almukolis Suryo, sebagai tim aju (advance team).


 

follow-us

VIDEO