BUKU TAMU

Awal Nurhidayat
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya ingin mengetahui tentang Tamtama, Taruna dan Bintara karena pada pendaftaran online terdapat kategor...
Rizal Firdaus
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya sekolah di SMK ingin mengabdi kepada negara, apakah setelah lulus SMK kuliah terlebih dahulu un...
Prasasta
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya dari LPHI FH UI, menanyakan alamat lengkap Mabes TNI AU untuk melakukan pengiriman jurnal internasio...
Febriandi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kenapa hanya dari SMA IPA saja yang bisa mendaftar Taruna AAU (Karbol) ?, menurut pandangan awam kami dis...
Ridwan Nugraha
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya sudah mendaftar dan memberikan persyaratan penerimaan Bintara PK TNI AU ke Lanud, diberi blanko dan...
Aisah Dewi Sartika
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya kelas 1 MAN jurusan IPS, mata minus, jika lulus nanti bisa tidak menjadi Taruni AAU ? menjadi m...
Muhardi
Assalamu'alaikum Wr. Wb.   Pak, kemarin saya sudah daftar online penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015, untuk validasi ke Lanu...
Meidey
Apakah mungkin seorang PNS dari salah satu propinsi dengan ijazah S.1 Komputer mengikuti penerimaan prajurit TNI AU ?.
Laura Langgeng Gerhana
Selamat malam, Apakah lulusan SMA tahun 2015 belum bisa mengikuti penerimaan prajurit TNI AU ?
Tian
Salam sejahtera, Bagaimana dengan penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015 bagi yang tidak memiliki SKHUN SD karena sekolah tidak memb...
Ridho Rifaldi
Bisakah saya mendaftar Taruna AAU sekaligus Sekolah Penerbangan ?
Jolis
Apakah ada penerimaan beasiswa bagi pilot ? terima kasih.
Ridwan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Jika memiliki lemak lipoma, apakah bisa lulus tes kesehatan penerimaan Bintara PK TNI AU TA 2015 ? t...
Andre
Bapak/Ibu yang terhormat, Apakah ijazah paket C dapat mengikuti penerimaan Bintara PK TNI AU atau Akmil ? terima kasih.
Rully Winardo
Selamat pagi, Apakah lulusan SMK Penerbangan Jogja bisa mengikuti pendaftaran Karbol ? terima kasih.

TNI HARUS CIPTAKAN RASA AMAN BAGI MASYARAKAT

Pentak Lanud Rsn - 17/09/2012

Meskipun amanat undang-undang menetapkan tugas pokok TNI untuk menegakkan kedaulatan dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, namun undang-undang juga mengamanatkan bahwa TNI berkewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia dari berbagai ancaman termasuk aksi terorisme dan konflik komunal yang marak terjadi akhir-akhir ini.  Demikian disampaikan Panglima TNI pada amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Roesmin Noerjadin, Kolonel Pnb Bowo Budiarto, SE pada upacara bendera 17-an di Appron Baseops Lanud Rsn, Senin (17/9).

Menyikapi hal tersebut, Panglima TNI menekankan akan perlunya mawas diri, bahkan TNI harus mampu bertindak selaku perekat bangsa dan membantu menciptakan kondisi yang kondusif untuk mengembalikan jati diri bangsa Indonesia yang cinta damai dan sangat religius. Maraknya aksi terorisme, sering terjadinya konflik komunal dibeberapa daerah, unjuk rasa yang anarkis, konflik berlatar belakang Sara dan konflik hak atas tanah adat yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat maka, Panglima TNI memerintahkan segenap prajurit TNI untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan lebih peka terhadap setiap perkembangan yang terjadi.

Upacara 17-an yang berlangsung khidman dan sederhana tersebut diikuti oleh seluruh anggota Lanud Rsn dan Insub. Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Kal Dirman Hutri.


 

follow-us

VIDEO