BUKU TAMU

Bagus Anggoro
permisi pak/bu mau tanya kapan penerimaan tamtama au 2013 ? terus untuk pendaftaran di sidoarjo pendaftarannya di mana ? dan penda...
a setyawan js
selamat malam. nama saya a setyawan. pak saya mau tanya,kalau di pendaftaran online sedang mengalami gangguan,lalu kapan bisa di a...
BERLIN KAMAJAYA
Selamat malam Saya mau menanyakan beberapa pertanyaan. 1. Kapan pendaftaran TNI AU Thn. 2013 di mulai? 2. Bagaimana jika saya masi...
hardi ibnu
selamat malam, saya izin bertanya..  cara mendaftar online gimana ..? apakh bisa langsung mendaftar ke panda atau harus onlin...
Erico Pieter
Saya ingin menanyakan mengenai Museum Lanud Halim Perdanakusuma: - Apakah museum tersebut terbuka untuk umum? - Pada hari apa dan...
muhammad sidiq
Selamat siang saya mau tanya! saya sudah daftar karbol lewat online dan dapat username juga password untuk log in, tapi saya coba...
muhammad arifin
ijin bertanya pak,nama saya m arifin,kapan pembukaan penerimaan tamtama?terimakasih.
andre tri saka .o
selamat malam, saya izin bertanya.. pembuka'an tni au kapan dan caranya mendaftar online gimana ..? terimakasih sebelumnya.
nopriansah
assalamualaikum selamat siang izin bertanya kok di website rekrutmen-tni.ilmci.com pendaftaran ta pk au belum di buka y?? jadi gak...
kevin
pak mau tanya kapan pembukaan tamtama pk tahun 2013 ini pak saya lihat ktanya tangal 1 sampai 30 april tp saya lihat di rekruitmen...
Eko Maryanto
Assalamu'alaikum Wr. Wb.   Saya mau tanya, "Kapan Pendaftaran untuk Akademi Angkatan Udara (AAU) di tahun 2013 ini..?" Sekian...
m.nurkholis
slamat siang izin utk bertanya .....pak   kpn pendaftaran AAU(karbol) thn 2013 ini ...apakah sudah di buka,,,,?
afiq azamudin
Apakah ada gelombang kedua untuk pendaftaran bintara ? , soalnya umur saya masih 17 ,dan persyaratan yang diminta minimal 18 tahun
jimi agustin
selamat pagi.   izin bertanya. saya jimi agustin,. apakah saya bisa mendaftar,.? akan tetapi saya masih sekolah kelas 3 smk,....
Ridho
Ijin ndan..saya mau tanya, kapan pembukaan pendaftaran calon tamtama PK tahun 2013 ?di lampung ada ngak ? terima ksih..

KOOPSAU II

Marsda TNI Agus Supriatna
Panglima Komando Operasi AU II

Tugas Pokok

TUGAS POKOK

 

Menyelenggarakan Pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, dan melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara,mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut di wilayahnya sesuai dengan kebijakan Panglima TNI. Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Komando Operasi TNI Angkatan Udara II. Disyahkan dengan Peraturan KASAU Nomor Perkasau/80/X2008 Tanggal 17 Oktober 2008.

Visi & Misi

Visi

“Menjadi kekuatan udara yang siap mewujudkan keunggulan di udara guna melindungi tanah air dan perekatan keutuhan bangsa dalam suasana manunggal dengan kompenen bangsa lainnya”.

 

Misi

1.  Pembinaan latihan dan operasi satuan jajaran.

2.  Pembinaan kesiapan dan kemampuan operasional suatu jajaran.

3.  Pembinaan kualifikasi awak pesawat.

4.  Ikut ambil bagian dalam setiap kegiatan bakti kemanusiaan.

5.  Pembinaan potensi sumber daya menjadi kekuatan udara

6.  Pembinaan doktrin serta piranti dan manajemen organisasi.

Sejarah

Pataka

LINTASAN SEJARAH KOOPSAU II      

 

Sejarah perkembangan Koopsau sebagai komando utama operasional TNI, tidak lepas dari sejarah pertumbuhan dan perkembangan TNI Angkatan Udara khususnya serta TNI pada umumnya.

Diawali dari terbentuknya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tanggal 5 oktober 1945, maka dibentuk pula TKR bagian penerbangan yang bertugas membina pangkalan–pangkalan udara dan mengoperasikan pesawat dan fasilitasnya dari angkatan udara belanda. Setelah pemulihan kedaulatan Negara Republik Indonesia  tahun 1950, dilaksanakan penyempurnaan organisasi dan manajemen TNI Angkatan Udara, dimana didalamnua termasuk juga penyerahan fasilitas dan pesawat-pesawat belanda kepada TNI Angkatan Udara, diantaranya adalah pesawat C-47, Dacota, B-25 Mitchel, P-51 Mustang dan PBY-54 Catalina.

Sehubungan dengan adanya pesawat-pesawat tersebut, maka berdasarkan Skep Kasau Nomor : 28/IV/51 tanggal 23 April 1951 dibentuklah skadron-skadron udara dengan nama group operasional.

Untuk lebih mengaktifkan dan mengfungsikan keberadaan skadron-skadron udara tersebut, maka berdasarkan Skep Kasau Nomor : 57/23/PENG/KS/52 tanggal 9 Juni 1951 group operasional  berubah menjadi Komando Operasi Angkata Udara (Koopsau). Kasau menetapkan Komodor Udara Roeslan sebagai Komandan Koopsau yang pertama. Motto Koopsau yang digunakan adalah Abhi Bhuti Antarikshe yang diartikan keunggulan di udara menjadi tujuan utama. Berdasarkan fakta itulah maka tanggal 15 Juni ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun Koopsau.

Mengingat perkembangan organisasi TNI AU yang begitu dinamis, maka sejak berdirinya, nama Koopsau juga mengalami beberapa kali perubahan. Dari awalnya Koopsau, berubah menjadi Komando Group Operasi (KGK), kemudian berubah menjadi Komando Operasi (Koops), kemudian berubah menjadi Komando Paduan Tempur Udara (Kopatdara) dan sejak tahun 1985 kembali dengan nama Koopsau.

Sementara yang menyangkut hari ulang tahun, juga mengalami dua kali perubahan. Setelah tanggal 15 juni ditetapkan sebagai hari ulang tahun, pada perkembangan selanjutnya, timbul pemikiran bahwa sejarah keberadaan Koopsau, tidak lepas dari tugas nasional operasi udara pertama yang telah dilakukan TNI Angkatan Udara, yaitu pengeboman terhadap kedudukan tentara belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa pada tanggal 29 Juli 1947. Maka selanjutnya keluarlah ketetapan Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Nomor : SKP/380/V/1976 yang menyebutkan bahwa ulang tahun Koopsau diperingati tiap tanggal 29 Juli.

Akan tetapi perkembangan berikut menyatakan, karena tanggal 29 juli telah ditetapkan sebagai Hari Bakti TNI Angkatan Udara. Maka pimpinan TNI Angkatan Udara kembali mengeluarkan kebijaksanaan melalui Skep Nomor : SKEP/24/XII/1993, yang menetapkan hari ulang tahun Koopsau diperingati setiap tanggal 15 Juni.

Dalam kancah perjuangan bangsa Indonesia, Koopsau menunjukan andil yang tidak sedikit, baik dalam konteks pelaksanaan tugas penegakan kedaulatan negara maupun operasi bakti lainnya, tercatat dalam tinta emas diantaranya adalah, Operasi Penumpasan Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, PRRI/Permesta, Gerakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, Operasi Seroja di Timor-Timur, Operasi GPK Timika Papua, Operasi Rencong, Operasi Trisula, Operasi Wisnu untuk menanggulangi Gerombolan PGRS/Paraku di Kalimantan Barat serta masih banyak lagi operasi lainnya.

Sedangkan dalam Operasi Bakti, keterlibatan Koopsau antara lain pada Operasi Maritim, Opersi Pemilu, Operasi Pelita Udara, Operasi Wamena dan Mapenduma, Operasi Wibawa Papera, Operasi Jembatan Udara, Operasi Pelikan, Operasi Penanggulangan Kelaparan Akibat Bencana Alam, baik di dalam maupun luar negeri, Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi di Alor, Nabire, Nangroe Aceh Darrusalam dan Sumatera Utara serta Pulau Nias dan Simeulue, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta pengangkutan pasukan dan logistik lainnya.

Dalam setiap kegiatan operasi dan latihan, baik yang dilaksanakan TNI Angkatan Udara maupun TNI, Koopsau selalu tampil prima sesuai dengan fungsi dan tugasnya, yaitu menyelenggarakan pembinaan kemampuan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan yang ada jajarannya dalam upaya menegakkan kedaulatan wilayah udara, mendukung penegakan kedaulatan di darat dan di laut serta menyelenggarakan angkutan udara.

Saat ini Koopsau tergelar dalam dua wilayah, yaitu Koopsau I bermarkas di Jakarta, mempunyai tanggung jawab di wilayah barat Indonesia. Koopsau saat ini menbawahi 20 Pangkalan Udara. Sementara Koopsau II bemarkas di Makassar, Sulawesi Selatan mempunyai tanggung jawab di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Koopsau II saat ini membawahi 20 pangkalan udara, dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Koopsau juga didukung dengan enambelas Skadron Udara yang terdiri dari Pesawat-Pesawat Tempur, Angkut dan Helikopter, serta delapan Skadron Teknik.

Semua pengabdian prajurit Koopsau merupakan perwujudan dari semangat dan tekad TNI Angkatan Udara, untuk menjadi Bhayangkari negara dan bangsa yang siap menjaga serta menegakkan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semua itu dilaksanakan oleh para prajurit Koopsau tanpa pamrih dan tidak mengenal menyerah.

Untuk meningkatkan kemampuannya, koopsau terus melakukan pembinaan dan modernisasi alutsistanya. Penambahan alutsista modern terus dilakukan, seperti datangnya pesawat Sukhoi SU-27/30 MK. Sementara untuk meningkatkan profesionalisme para prajuritnya, Koopsau terus melaksanakan berbagai latihan yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari latihan perorangan latihan satuan, antar satuan hingga latihan puncak, baik latihan Jalak Sakti di Koopsau I dan latihan Sikatan Daya di Koopsau II.

Komandan

_________________________________________________________________________

 

VIDEO