KOSEKHANUDNAS IV
Tugas Pokok
Tugas Pokok
Kosekhanudnas IV mempunyai tugas pokok menyelenggarakan dan mengendalikan Operasi Pertahanan Udara di wilayahnya, sesuai pembagian tanggung jawab geografis wilayah pertahanan udara nasional untuk mendukung tugas pokok Kohanudnas.
Visi & Misi
Visi dan Misi
Kosekhanudnas IV merupakan ujung tombak dalam mempertahankan kedaulatan Negara di udara. Selama Negara Kesatuan Republik Indonesia masih ada, tugas itu tidak akan pernah berakhir karena Kosekhanudnas IV merupakan cerminan kekuatan TNI Angkatan Udara. Sedangkan peran Kosekhanudnas IV kedepan akan semakin besar dalam membentengi negara Republik Indonesia agar terhindar dari ancaman udara baik dari dalam maupun dari luar.
a. Visi. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kosekhanudnas IV memiliki landasan Visi sebagai berikut :
1) Terwujudnya suatu kedaulatan Negara di udara di wilayah geografis pertahanan udara Kosekhanudnas IV, dari segala bentuk ancaman udara terhadap keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2) Terciptanya suatu sistim pertahanan udara yang mapan dan tidak dapat ditembus oleh pihak manapun yang memiliki niat ataupun tujuan untuk mengganggu persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.
3) Terwujudnya personel Kosek dan jajaran bawahnya yang memiliki kemampuan operasional yang tinggi serta tanggap dalam setiap pelaksanaan tugas.
b. Misi. Adapun misi yang diemban oleh Kosekhanudnas IV dalam menyelenggarakan dan mengendalikan operasi pertahanan udara di wilayahnya sesuai tanggung jawab geografis wilayah pertahanan udara nasional adalah sebagai berikut :
1) Mempertahankan wilayah udara nasional khususnya wilayah Kosekhanudnas IV dengan menyelenggarakan dan mengendalikan operasi pengamatan udara secara terus-menerus sepanjang tahun.
2) Menciptakan prajurit Kosek yang cakap dan tanggap sebagai Bhayangkara Negara dalam mengemban tugas untuk mempertahankan Negara kesatuan Republik Indonesia di wilayah tanggung jawab geografisnya.
3) Mengoptimalkan alutsista baik yang berada dibawah jajaran Kosekhanudnas IV maupun BKO Kosekhanudnas IV agar setiap saat mampu melaksanakan operasi.
4) Mengaplikasikan doktrin pertahanan udara dengan melaksanakan langkah-langkah sesuai prosedur dan petunjuk pelaksanaan operasi Hanud serta Rule Of Engagement (ROE).
Profil
-
Sejarah
Berdirinya Kosek Hanudnas IV Biak
Penguasaan wilayah udara Nasional mutlak diperlukan bagi kelanqsunqan hidup sebuah Bangsa dan Negara. Untuk dapat mempertahankan penguasaan wilayah udara Nasional tersebut maka perlu adanya Operasi Pertahanan Udara yang dilaksanakan secara terus-menerus, baik pada masa damai maupun pada masa perang. Kohanudnas yang telah berdiri sejak tahun 1962 adalah merupakan Kotama Ops TNI dalam bentuk Komando gabungan TNI yang bersifat khusus dengan unsur Hanud TNI AU sebagai kekuatan utama dibantu oleh unsur Angkatan lainnya dan instansi sipil yang berkemampuan pertahanan udara. Sebagai Komando Operasi Utama TNI, Kohanudnas mempunyai lingkup tugas dan tanggung jawab nasional.
Seiring dengan meningkatnya eskalasi ancaman dan kerawanan di wilayah Timur Indonesia, pemerintah berinisiatif mendirikan perisai Negara di tanah Papua melalui keputusan Menhankam/Panglima TNI nomor : Kep/14/P/X/ 1999 tanggal 14 Oktober 1999 tentang Pokok-pokok organisasi dan prosedur Kohanudnas yang kemudian ditindak lanjuti dengan instruksi Kasau nomor : Ins/2/111/04, tanggal 24 Maret 2004 tentang Pembentukan Kosekhanudnas IV sebagai Komando Pelaksana Operasi Pertahanan Udara di wilayah Timur Indonesia yang berada langsung di bawah kendali Kohanudnas. Tanggal 24 Maret inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Kosekhanudnas IV yang diperingati pada setiap tahun.
Pada tanggal 25 Maret 2004, di Aula Mabesau Cilangkap Jakarta, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Chappy Hakim meresmikan berdirinya organisasi baru yaitu Kosekhanudnas IV yang terletak di Biak Numfor,Papua. Pada peresmian ini Kasau sekaligus melantik Panglima Kosekhanudnas yang pertama yaitu Kolonel Pnb Rodi Suprasodjo S.IP. dan menyerahkan Pataka Kosekhanudnas IV kepada Pangkosekhanudnas IV.
Awal pengoperasian Kosekhanudnas IV ditandai dengan pengalihan komando satuan Radar 251 Buraen dari Pangkosekhanudnas II kepada Pangkosekhanudnas IV di Buraen, Kupang pada tanggal 10 Mei 2004. Dengqan demikian maka, Satuan Radar 251 Buraen (kemudian berubah nama menjadi satuan radar 241) merupakan anak sulung Kosekhanudnas IV dari sembilan satuan radar yang direncanakan akan di gelar di wilayah Timur Indonesia.
Secara fisik pembangunan gedung Kosekhanudnas IV dimulai pada tanggal 22 Agustus 2001. Dalam waktu kurang lebih dua tahun, akhirnya kantor Kosekhanudnas IV berdiri dengan megahnya sebagai kantor paling modern di Biak Numfor, Papua. Gedung, kantor dan fasilitas pendukungnya ini menempati lahan seluas 20 hektar dan terletak berhadapan langsung dengan gedung DPRD kabupaten Biak Numfor.
Komandan
-



