BUKU TAMU

Satriono Dzikru qolbudin
Hormat. Ini sya Dzikru dari salatiga, maaf pak izin menanyakan ,thun ini sya akan daftar Bintara AU, tapi sya msih bingung pr...
Jonathan Noga
Selamat malam bapak/ibu bidang perekrutan, Saya Jonathan Noga Soeitoe, berminat untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia...
Leonny
Selamat malam,   Kami sekeluarga hadir di acara pagi tadi (Minggu, 9 April) di Halim Perdanakusuma.  Masukan dari kami:...
fendra dwi wicaksono
Assalamuallaikum Slamat pagi mohon ijin bertanya bapak atau ibu, saya mau tanya tentang pembukaan cata tni au gel 2 kira kira dibu...
Wira andhika
Assalamualaikum saya mau bertanya  pendaftaran bintara au ta 2017 apa di undur tanggal 02 mei-04 juni saya mengetahui informa...
Angga nur samudro
Assalamualaikum wr.wb Izin bertanya pak, lulusan SePapk TNI AU bisa tidak pak mendaftarkan diri jadi den bravo Paskhas, Mohon info...
Angga Nur Samudro
Assalamualaikum Wr.Wb Selamat malam pak, Izin bertanya. Untuk pemdaftaran SePapk TNI ijazahnya minimal d3 atau d4 pak, Mohon infor...
m ikhsan irsyandi
Assalamu alaikum wr.wb Sekamat siang Izin bertanya untuk lahir  tanggal 12 september 1995 apakah masih bisa ikut daftar? Teri...
Lia Wanadriani
Selamat siang, saya Lia Wanadriani, wartawan Antaranews. Saya bermaksud menulis mengenai TNI AU Indonesia, namun saya masih kekura...
Mahlul Nasution
Selamat Pagi min TNI AU,, dalam rangka memperingati HUT TNI AU 71 Tgl 9 Apr besok, apakah ada acara atraksi pespur di lanud soewon...
Muhammad Maulana
Assalamu'alaikum wr. wb. Pak saya ingin bertanya, kapan dimulainya tahapan seleksi Taruna AAU ?Terima Kasih
Ayu Kurnia
Assalamualaikum  Mau tanya, tahun ini Caba umumnya untuk wanita apakah ada?atau hanya ada yang program khusus wara pramugari?...
M.Fajar Maulana
Assalamu'alaikum maaf saya mau tanya ,, kalo gigi yang kurang rapih dan ada bolong apa masih bisa masuk ?? Terima kasih
Alfan Muhamad Rahman
Yth. Panitia Kegiatan Bulan Dirgantara 2017 Selamat siang, Mohon izin mempernalkan diri, nama saya Alfan Muhamad Rahman CEO Flying...
Siti Suhartinah Amir
Assalamu alaikum Ijin bertanya, untuk Pendaftaran PNS TNI kapan dimulai dan alamat web atau linknya apa..terima kasih sebelumnya..

LANUD H. AS. HANANDJOEDDIN

Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin
Letkol Nav Candrasa Yuda P. A.

Tugas Pokok

Lanud H. AS Hanandjoeddin merupakan Pangkalan TNI Angkatan Udara tipe C yang berada di bawah jajaran Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) I bertugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan dalam jajarannya, membina potensi dirgantara serta menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan lainnya.

Visi & Misi

Visi

Pangkalan TNI AU H. AS Hanandjoeddin sebagai salah satu ujung tombak TNI Angkatan Udara di jajaran Koopsau I selalu siap melaksanakan tugas pokoknya dalam bidang pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan di jajarannya serta sekaligus sebagai pengaman, pengawal dan penegak kedaulatan udara negara di wilayah Bangka Belitung dan teritorial sekitarnya.

Misi :

1. Menyelenggarakan pembinaan dan penyiapan satuan dalam jajarannya

2. Mengumpulkan dan merekam data guna penyempurnaan taktik/teknik operasi dan latihan

3. Melaksanakan pembekalan dan pengadaan material bagi satuan-satuan jajarannya.

4. Menyelenggarakan pemeliharaan alutsista sampai dengan tingkat sedang

5. Menyelenggarakan pembinaan potensi dirgantara.

6. Menyelenggarakan pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawabnya.

7. Mengadakan koordinasi dengan badan-badan dan instansi-instansi terkait didalam dan luar lanud.

8. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Pangkoopsau I mengenal hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya.

 

PEMBINAAN POTENSI MASYARAKAT DAN POTENSI KEDIRGANTARAAN.

 

Lanud HAS Hanandjoeddin memiliki andil bagi masyarakat Bangka Belitung, terutama dalam memasyarakatkan olahraga kedirgantaraan, tinju, olahraga balap motor drag bike, olahraga Air soft gun dan lain-lain.

Hingga saat ini, Lanud H.AS Hanandjoeddin diberi tanggung jawab untuk menjadi pengurus dua olahraga populer di tanah air yaitu olahraga kedirgantaraan yang terwadahi dalam FASI, dan olahraga tinju amatir yang tergabung dalam Pertina.

Banyak kegiatan yang telah dilakukan guna memasyarakatkan olahraga tersebut seperti kegiatan Babel Air show, Aeromodelling, Kejuaran Tinju Danlanud Cup, Lomba Drag Bike Gubernur Cup dan Sabuk Emas Pertina Cup.

Adapun untuk Olahraga balap motor Drag bike, Lanud HAS Hanandjoeddin adalah instansi pertama yang mengadakan even besar tahunan ini yang hingga sampai saat ini masih berjalan guna memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat Belitung sekaligus pembinaan potensi dan penyaringan bakat generasi muda dalam olahraga balap motor.

Sedangkan dukungan dalam pembinaan olahraga Air Soft Gun, Lanud HAS Hanandjoeddin melalui Klub Air Soft binaanya yaitu P-51 Mustang telah mengadakan Sosialisasi kepada seluruh siswa-siswi SLTA dan masyarakat umum Belitung akan hadirnya olahraga Air Soft, Lanud HAS Hanandjoeddin juga berperan andil dalam pembentukan kepengurusan Porgasi (Persatuan Olahraga Air Soft Seluruh Indonesia) tingkat Kabupaten Belitung. Namun, selain aktiv dikegiatan keolahragaan, Lanud HAS Hanandjoeddin juga berperan dalam pembinaan minat kepanduan atau Pramuka khususnya Saka Dirgantara. 

 

Profil

Profil Lanud H. AS Hanandjoeddin

Tugas dan Fungsi Lanud HAS Hanandjoeddin. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) H.AS Hanandjoeddin bertugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan dan pengoperasian satuan dalam jajarannya, serta membina potensi kedirgantaraan dan menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan lainnya. KEDUDUKAN Pangkalan TNI Angkatan Udara HAS Hanandjoeddin adalah Pangkalan aju/Pangkalan operasi alternatif (alternate base) yang secara geografis terletak di Pulau Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan secara administratif Lanud H.AS Hanandjoeddin berada dibawah jajaran Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I yang berkedudukan di Jakarta. Pangkalan TNI Angkatan Udara H.AS Hanandjoeddin memiliki dua Pos Taktis di dua wilayah Babel yaitu 1 Pos TNI Angkatan Udara di Pangkalpinang dan 1 Pos Perwakilan TNI AU di Belitung Timur, dengan tujuan lebih mendekatkan Lanud dengan masyarakat Babel dan sebagai perwakilan Danlanud dalam berkoordinasi dengan Pemerintah provinsi atau daerah terkait.

Sejarah awal berdirinya Lanud H. AS Hanandjoeddin dimulai sejak terbentuknya Detasemen Penghubung AURI di Pulau Belitung sejak 11 April 1958. Kemudian berubah menjadi Detasemen Angkatan Udara hingga pada tahun 1960 ditingkatkan statusnya menjadi Pangkalan Udara Tanjungpandan dan berada di bawah jajaran Kodau Medan. Pada tahun 1962 kantor Mako lanud menempati bangunan sekolah PGAN Tanjungpandan sampai menempati kantor yang Mako yang baru bantuan dari Bupati Belitung H. AS Hanandjoeddin pada tahun 1972. Tidak lama setelah Mako Lanud dipindahkan ke bangunan yang permanen, tepatnya pada tanggal 15 September 1972 status Pangkalan Udara diganti menjadi Pangkalan TNI AU Tanjungpandan disingkat Lanud Tanjungpandan.

Setelah kurang lebih 40 tahun menyandang nama Pangkalan TNI Angkatan Udara Tanjungpandan, diterbitkan Perkasau Nomor 140/V/2012 tanggal 22 Mei 2012 tentang perubahan nama Lanud Tanjungpandan menjadi Lanud H. AS Hanandjoeddin. Pergantian nama ini antara lain dilakukan sebagai perwujudan penghargaan kepada tokoh TNI AU Letkol Psk (Purn) H. AS Hanandjoeddin atas jasa-jasanya sebagai salah satu pejuang nasional dari TNI Angkatan Udara dan juga mantan Bupati Belitung.

Selain menempati bangunan utama yaitu Mako Lanud yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Tanjungpandan, Lanud H. AS Hanandjoeddin juga memiliki beberapa macam aset yang terletak di beberapa lokasi di Pulau Belitung. Salah satunya adalah Base Ops yang terletak di desa Buluh Tumbang dimana lokasinya berdekatan dengan Bandara H. AS Hanandjoeddin. Base Ops digunakan untuk mendukung operasi udara yang dilakukan oleh TNI Angkatan Udara seperti PAUM rutin maupun special flight maupun latihan satuan. Selain itu Lanud H. AS Hanandjoeddin juga memiliki fasilitas penembakan udara berupa Air Weapon Range (AWR) Buding yang terletak di Kelapa Kampit, Buding, Belitung Timur. AWR Buding digunakan sebagai lokasi penembakan roket maupun bombing oleh pesawat-pesawat TNI AU dalam rangka latihan satuan. Beberapa kali Lanud H. AS Hanandjoeddin menjadi lokasi pendukung Latihan Satuan TNI AU baik Jalak Sakti, Angkasa Yudha maupun Fire Power Demo dengan AWR Buding sebagai target/ sasaran penembakan.

Adapun fasilitas lain yang dimiliki Lanud H. AS Hanandjoeddin ialah Komplek perumahan Jalak Sakti di Jalan Gaparman, Komplek Perawas serta Komplek Puma. Sedangkan Mess untuk perwira meliputi Mess Adisucipto yang terletak di dekat mako Lanud, kemudian Mess Gelatik di Jalan Saidan serta Mess Pringgondani I di Jalan Buluh Tumbang tepat di depan Base Ops. Sedangkan Mess untuk Bintara/Tamtama terdiri dari Mess Pringgondani II yang bersebelahan dengan Mess Pringgondani I serta Mess Thunder di belakang rumah dinas Danlanud di Jalan Veteran yang merupakan bangunan pinjam pakai dari Pemda Belitung,

Berhubung cakupan wilayah Lanud H. AS Hanandjoeddin yang cukup luas karena meliputi 2 pulau maka Lanud H. AS Hanandjoeddin juga memiliki 2 buah pos perwakilan yaitu di Kota Pangkalpinang, Bangka serta di Manggar, Kabupaten Belitung Timur yang masing-masing dikomandani oleh 1 orang perwira lanud. Pos Perwakilan Bangka maupun Belitung Timur mempunyai tugas antara lain sebagai perwakilan komandan untuk kelancaran pelaksanaan tugas , pokok dan fungsi lanud seperti kerja sama dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi/satuan samping di wilayahnya.

Sejarah

Sejarah Lanud H. AS. Hanandjoeddin

Periode Pendahuluan

Sejak tahun 1958 Pangkalan TNI AU Tanjungpandan masih menggunakan nama kota dimana Markas Komando berada, yakni Kota Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Kemudian muncul keinginan yang kuat dari Pemuka masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk merubah nama Pangkalan TNI AU Tanjungpandan menjadi Pangkalan TNI Angkatan Udara H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, diambil dari nama seorang tokoh pejuang, tokoh masyarakat Bangka Belitung sekaligus pendahulu TNI Angkatan Udara Alm Letnan Kolonel Psk (Pur) H.AS Hanandjoeddin yang juga mantan Bupati Belitung yang bersahaja, merakyat dan banyak meninggalkan kenangan bagi masyarakat Bangka Belitung, sehingga nama almarhum dipandang layak untuk dijadikan nama Pangkalan TNI Angkatan Udara di Tanjungpandan. Peresmian pergantian nama Pangkalan TNI AU H.AS Hanandjoeddin terjadi dimasa Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat pada tahun 2012.

Periode Pengembangan

Pada Tahun 1962 Kapten Udara Basir Suryo digantikan oleh Kapten Udara Djarot Prawiro sebagai Komandan Pangkalan Udara Tanjungpandan, dan kantor staf Pangkalan menempati bangunan sekolah PGAN Tanjungpandan sebagai Mako. Kemudian pada tahun 1967 Kapten Udara Bambang Soedjono diangkat sebagai komandan sampai dengan tahun 1969. Kapten Udara Bambang Soedjono kemudian mengikuti pendidikan di Lanud Halim Perdanakusuma pada tahun 1969 sehingga ditunjuk Lettu Udara Tumedjo sebagai Pejabat Komandan Pangkalan Udara Tanjungpandan sampai dengan tahun 1972, pada periode ini Pangkalan Udara Tanjungpandan mendapatkan bantuan pembangunan Kantor Staf yang permanen oleh Bapak Letkol (Purn) H. AS Hanandjoeddin (Bupati Belitung periode 1967-1972), Kantor Staf tersebut terletak di Jalan Raya Jendral Sudirman Tanjungpandan ditempati hingga sekarang ini. Pada tanggal 17 April 1972 Kantor Staf Pangkalan diresmikan oleh Bupati Belitung Letkol (Purn) H. AS Hanandjoeddin, selanjutnya pada tanggal 15 September 1972 Mayor Psk Achmad Ramli dilantik sebagai komandan dan status Pangkalan Udara diganti menjadi Pangkalan TNI AU Tanjungpandan disingkat Lanud Tanjungpandan. Kemudian berdasarkan Perkasau Nomor 140/V/2012 tanggal 22 Mei 2012, nama Pangkalan TNI Angkatan Udara Tanjungpandan diganti menjadi Pangkalan TNI Angkatan Udara H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin. Pergantian nama Lanud Tanjungpandan menjadi Lanud Haji Abdullah Sanusi Hanandjoeddin diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat pada tanggal 22 Oktober 2012.

Komandan

Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin
Dari Masa ke Masa


Kapten Udara Soenardi
(1958-1960)

Kapten Udara Basir Surjo
(1960-1962)

Kapten Udara
Djarot Djojoprawiro
(1962-1967)

Kapten Udara B. Sudjono
(1967-1970)

Mayor Psk Achmad Ramli
(1972-1976)

Mayor Pnb A.Z. Sukartadi
(1976-1977)

Mayor Pnb Tamat Sutrisno
(1977-1980)

Mayor Pnb H. Siagian
(1980-1982)

Mayor Nav Sadjuri Darmo
(1982-1985)

Mayor Lek Ganiman
(1985-1988)

Letkol Lek RDG. Sugianto
(1988-1992)

Letkol Pnb M. Ali Muhadi
(1992-1994)

Letkol Lek Aris S. Yuliadi
(1994-1997)

Letkol Nav S. Djomulyo
(1997- 1998)

Letkol Lek B. Tidjoyono
(1998- 2001)

Letkol Pnb Abimanyu
(2001- 2003)

Letkol Pnb Wieko Syofyan
(2003-2005)

Letkol Pnb A. Joko Takarianto
(2005-2007)

Letkol Pnb
Deddie Rosewan Semet
(2007-2008)

Letkol Pnb Heddezul
(2008- 2010)

Letkol Pnb Fredy Harianto
(2010- 2011)

Letkol Nav Triswan Larosa
(2011-2012)

Letkol Nav
Indrastanto Setiawan

(2012-2015)

Letkol Pnb
Anang Heru Setiyono

(2015-sek)
_________________________________________________________________________

 

follow-us

VIDEO