BUKU TAMU

Purwono Budhie Suryantyo
Salam kesatuan NKRI Suatu kebanggaan bagi saya sebagai masyarakat melihat kekuatan TNI pembela NKRI semakin maju, k...
Pragista
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana jika saya mendaftar tahun depan, dengan form yang sudah saya isi, apakah masih berlak...
Chika
Selamat pagi Pak, Saya lahir tahun 1998, masih sekolah SMK Kimia, apakah bisa mengikuti pendaftaran Taruna/Taruni AAU ? dan apa be...
Hary
Untuk mendaftar Perwira Prajurit Karier TNI, berapa batasan mata minus, silinder ? dan apakah gigi yang dicabut juga isa lulu...
Akhmad
Pak saya dari Pasuruan, masih kelas 12 jurusan IPA, apakah boleh mendaftar ? jika ingin mendaftar ke Lanud mana ?
Muhammad Mumtaz D
Untuk SMK Penerbangan apakah bisa mendaftar calon Karbol ?
Yadi Rahmat Permana
Selamat malam pak, Lulusan SMK Teknik Listrik bisa daftar calon Bintara PK TNI AU pak ? Terima kasih.
Priyono Suharsolaksono
Selamat sore, Untuk Porau 2015 kapan diselenggarakan? dan cabang lomba apa saja yang di pertandingkan? Apakah ada kejuaraan renang...
Reva Wahyu
Selamat pagi. Saya siswa SMA kelas 12 IPA, kapan pendaftaran calon PSDP Penerbang TNI TA 2015/2016 ? terima kasih.
Febri Ginting
Selamat pagi admin, Kapan diadakan pendaftaran penerimaan Bintara PK TNI AU di Lanud Soewondo Medan? Terima kasih.
Gunturglory
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, pengumpulan ijazah SMK terakhir tanggal 14 Maret 2015, saya melaksanakan ujian pada bulan April...
Agung Taruna
Assalamualaikum Wr. Wb. Persyaratan apa saja yang perlu dilampirkan saat pendaftaran Bintara PK TNI AU ? Terima kasih.
Ichsan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bermasalah, saya sudah mendaftar online tetapi salah memilih Lanud ?, seharusnya memilih Lanud Hal...
Hendrik Agustiawan
Selamat sore, Kapan dibuka pendaftaran calon Pa PK TNI Tahun 2015 dan apakan untuk Sarjana Administrasi Negara bisa mendaftar ? Mo...
Yuliana
Dalam pendaftaran online pada saat mengisi form terdapat kesalahan, apakah saya mendaftar lagi dengan form yang baru ? terima kasi...

LANUD PALEMBANG

DUAJA LANUD PALEMBANG

Duaja Pangkalan TNI Angkatan Udara Palembang adalah "Prayatna Kerta Gegana" yang berarti "Pangkalan Udara Sebagai ujung tombak TNI Angkatan Udara selalu waspada dalam mengamankan, mengawal dan menegakkan kedaulatan negara di udara/Dirgantara Nasional”.

DANLANUD PALEMBANG
Letkol Pnb Adam Suharto

Tugas Pokok

Pangkalan TNI Angkatan Udara Palembang bertugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan dalam jajarannya, membina potensi dirgantara serta menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan lainnya.

Visi & Misi

VISI :

Pangkalan TNI AU Palembang sebagai salah satu ujung tombak TNI Angkatan Udara selalu siap melaksanakan tugas pokoknya baik dalam bidang pembinaan maupun operasi sekaligus sebagai pengaman, pangawal, dan penegak kedaulatan negara di wilayah dirgantara Nasional.

MISI :

1. Menyelenggarakan pembinaan dan penyiapan satuan-satuan dalam jajarannya.
2. Mengumpulkan dan merekam data-data guna menyempurnakan taktik/teknik operasi dan latihan.
3. Melaksanakan pembekalan dan pengadaan material bagi satuan-satuan jajarannya.
4. Menyelenggarakan pemeliharaan alutsista sampai dengan tingkat sedang
5. Menyelenggarakan pembinaan potensi dirgantara.
6. Menyelenggarakan pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawabnya.
7. Mengadakan koordinasi dengan badan-badan dan instansi-instansi terkait didalam dan luar Lanud.
8. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Pangkoopsau I mengenal hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya.

Profil

 

Foto Makolanud

GERBANG DAN GEDUNG MAKO LANUD PALEMBANG

Sejarah

SEKILAS SEJARAH LANUD PALEMBANG

Lapangan terbang Talang Betutu yang merupakan cikal bakal Pangkalan TNI AU Palembang pada masa pendudukan Belanda maupun Jepang adalah salah satu lapangan terbang di Indonesia berkedudukan di Sumatera Selatan. Lapangan terbang ini dahulu berfungsi sebagai pangkalan pesawat-pesawat tempur dan markas pasukan Jepang dalam upaya pertahanan atas pendudukannya di Indonesia terbukti disekitar lapangan terbang banyak dibangun tempat-tempat perlindungan. Selain difungsikan sebagai pertahanan, Jepang pernah menjadikan sebagai basis pendidikan kemiliteran Gyugun Angkatan Udara dimana mereka disiapkan menjadi Perwira pengawal lapangan terbang.

Pada saat pasukan Belanda bersama pasukan Angkatan Udaranya memasuki wilayah Sumatera Selatan tahun 1946, lapangan terbang ini lebih disempurnakan lagi dengan memperpanjang landasan dan melengkapi fasilitas-fasilitas sehingga kegiatan penerbangan lebih baik dari sebelumnya.

Setelah melewati perjalanan sejarah yang panjang, yang dimulai dari masa pendudukan penjajah, perjuangan bangsa Indonesia merebut dan mempertahankan kemerdekaan hingga terbentuk dan berdiri Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di wilayah Sumatera Selatan tahun 1946, gagasan pembentukan TRI Penerbangan yang dimotori oleh para pelajar bekas siswa Sekolah Tinggi Teknik Penerbangan NANKO BUNTAI Jepang di Shinanto (Singapore) tahun 1946, sampai pembentukan Markas Penerbangan di Sumatera dan Agresi Belanda I tanggal 21 Juli 1947 yang mengakibatkan kerugian besar bagi pihak Indonesia tetapi tidak menyurutkan semangat juang para perintis AURI.

Puncak perjuangan para perintis AURI yang disemangati Merah Putih dan dilandasi pengabdian tulus, akhirnya membuahkan hasil. Angkatan Udara Belanda yang berkedudukan di wilayah Sumatera Selatan pada tanggal 26 April 1950 menyerahkan pesawat udara Twaalfde Vliegbasis dan Varva beserta personilnya yang berpangkalan di Talang Betutu dalam suatu upacara dihadiri pejabat militer maupun sipil diiantaranya; Komandan ML Kapten J.B.H. Bruiner, Komandan AURIS Mayor Sujoso, Komandan TRIS Sumatera Selatan Mayor Hasan Kasim, Komandan Pasukan Belanda Letcol J.H.J. Bredgen serta dua orang wakil UNCI. Kemudian Lapangan Terbang Talang Betutu beserta fasilitas-fasilitas pendukung penerbangan diserahkan kepada Kepala Staf Angkatan Udara dengan Skep Kepala Staf Angkatan Perang No.:-023/P/KSAP/50 tanggal 25 Mei 1950 yang selanjutnya menjadi Pangkalan TNI AU Palembang hingga sekarang.

Komandan


KOMANDAN LANUD PALEMBANG DARI MASA KE MASA


Mayor Sus Ali Sutopo
(1954-1959)

Mayor Pnb Kardono
(1959-1962)

Letkol Adm Abdul Lani
(1962-1965)

Mayor Psk Umar Yunus
(1965- 1969)

Letkol Pnb L.E. Seagian
(1969- 1972)

Mayor Pnb Suryanto
(1972-1975)

Letkol Nav Benny S.
(1975-1977)

Letkol Pnb Viktor P.
(1977-1980)

Letkol Pnb Suharto
(1980-1983)

Letkol Nav Sardjan
(1983-1985)

Letkol Pnb Mukyono
(1985-1988)

Mayor Pnb S. Cokro S.
(1988- 1989)

Mayor Pnb Al Ibnu M.
(1989-1990)

Letkol Basuki H. D.
(1990-1992)

Letkol Pnb Suminar
(1992-1994)

Letkol Nav Drs. Paulus D.H.
(1994 -1997)

Letkol Pnb Yanuardi
(1997-1999)

Letkol Pnb
Ida Bagus Anom M.
(1999-2001)

Letkol Pnb
Ismono Wijayanto
(2001- 2002)

Letkol Pnb Sudadi
(2002-2004)

Letkol Tek Thomas Sesber
(2004- 2006)

Letkol Pnb Kusworo, S.E.
(2006- 2008)

Letkol Pnb Asril Samani
(2008- 2009)

Letkol Pnb Rudy Iskandar
(2009- 2011)

Letkol Pnb Adam Suharto
(2011- Sek.)




_________________________________________________________________________

 

follow-us

VIDEO