LANUD SULAIMAN
Tugas Pokok
Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiman, disingkat Lanud Sim adalah pelaksana Pendidikan TNI AU yang berkedudukan langsung di bawah Dankodikau.
Lanud Sim bertugas pokok menyelenggarakan pendidikan TNI AU, operasi udara, dan pembinaan potensi kedirgantaraan.
Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok, Lanud Slm menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai beriukut :
a. Menyelenggarakan pendidikan kejuruan elektronika dasar listrik, avionik, komunikasi navigasi, kejuruan Paskbas, Separadas, instruktur Para, kecabangan perwira, suspa/ba gumil.
b. Menyelenggarakan kegiatan inteiijen udara, operasi udara, pengamanan, keanianan dan pewrtahanan pangkaian serta pembinaan sumber daya.
c. Menyelenggarakan pembinaan kemampuan melaksanakan tugas-tugas operasi udara dan pembinaan potensi kedirgantaraan
d. Menyelenggarakan pengawasan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program pendidikan dan fungsi pangkalan udara.
Visi & Misi
Visi
Terwujudnya hasil didik yang berkualitas.
Misi
- Standardkan 10 komponen pendidikan.
- Tingkatkan hasil didik yang tanggap,tanggon dan trengginas.
- Mantapkan sinergitas dan harmonisasi antar staf.
- Tingkatkan kesejahteraan moril / spirituil dan materiil anggota.
- Tingkatkan kesemaptaan jasmani anggota.
- Tingkatkan kerjasama antar satuan samping dan teritorial.
Sejarah
Pangkalan TNI AU Sulaiman merupakan salah satu pangkalan pendidikan. Pangkalan ini besar sekali ini besar sekali andilnya dalam pengadaan, pembinaan, dan peningakatan kualiatas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara. Letaknya di kecamatan Margahayu, kabupaten Bandung, Jawa Barat. Berada di tepi jalan raya menghubungkan kota Bandung, Soreang.
Pangkalan Margahayu yang luasnya 385 hektar disukai sekali penguasa Belanda membeli untuk didirikan ”Kota Paris” di daerah Bandung Selatan. Mulai awal tahun 1942, pembangunan kota Paris dimulai.Namun rencana tersebut gagal total, berhubung Jepang Mengambil alih kekuasaan dan menjajah Indonesia. Di masa Jepang menduduki Indonesia, tahun 1943 Jepang membangaun Landasan pacu dan taxy way.
Setelah Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945, di tinggalkan oleh penguasa Jepang, keadaan Pangkalan Udara Margahayu Terbengkalai. Wilayah Pangkalan termasuk Landasan dan fasilitasnya tidak dihuni serta tidak terurus.Tahun 1945 pembangunan Pangkalan Udara (PU) Margahayu, Komandan Pngkalan Udara Pertama adalah Letnan Udara Basir Surya. Menyesuaiakan perkembangan organisasi di jajaran Angkatan Udara, khususnya di bidang pendidikan, dilaksanakan pemisahan antara pengoprasian pangkalan dengan pengelolaan pangkalan pendidikan. Pangkalan udara Margahayu yang secara Oprasional di bawah KOmando Wilayah Udara (Kowilu) kemudian berganti menjadi Komando Daerah Udara (Kodau), dan Wing Pendidikan 2 (Wingdik 2) dibawah Komando Pendidikan Wing Pendidikan 2 yang berdiri tahun 1965 memiliki tiga Skadron Pendidikan (Skadik) yaitu, Skadik 201,202, dan 203.
Pada tahun 1966 yang menduduki pucuk Pangkalan Udara Margahayu adalah Kolonel Udara Sulaiaman.
Penggantian nama Pangkalan ini berdasarkan Surat keputusan Mentri / Panglima Angkatan Udara Nomor : 93/1966 tertanggal 30 Agustus 1966 Berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor : 42/VII/1982 tanggl 14 Juli 1982 statusnya ditingkatkan menjadi kelas utama, yaitu Pangakalan Udara Utama (Lanuma). Seiring dengan reorganiasi di lingkungan ABRI pada Tahun 1985, Lanuma Sulaiaman mengalami perubahan pula. Wingdik 2 berdiri sendiri, dilikuidasi dan integrasikan ke dalam Lanuma diubah menjadi Lanud (Pangkalan TNI Angkatan Udara) berdasarkan peraturan Kepala Staf TNI AU Nomor perkasau/89/2009 tanggal 12 Oktober 2009, Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiaman, adalah pelaksana pendidikan TNI Angkatan Udara Sulaiaman, adalah pelaksana pendidikan TNI Angkatan Udara yang berkedudukan langsung di bawah Kodikau. Tugas Pokok Lanud Sulaiman adalah menyelenggarakan pendidikan, oprasi Udara, dan pembinaan potensi dirgantara. Dalam pelaksanaan tugas, Lanud Sulaiman menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut :
a. Melaksanakan pendidikan elektronika dasar Listrik, avionik elektronika, komunikasi navigasi, radar, avionik, separadas, dan kecabangan perwira.
b. Melaksanakan kegiatan intelijen pengamanan, oprasi udara, keamanan dan pertahanan Pangkalan serta pembinaan sumber daya.
c. Melaksanakan pembinaan kemampuan pelaksanaan tugas-tugas oprasi udara dan pembinaan potensi kedirgantaraan.
d. Melaksanakan pengawasan, pengendalian,dan evaluasipelaksanaan program pendidikan dan fungsi Lanud.
Lanud Sulaiman Membawahi 4 Skadron Pendidikan :
Skadron Pendidikan 201
Sekolah Bahasa Inggris Teknik (SBIT)
Sekolah Bahasa Inggris Teknik Lanjutan (SBITL)
Instructor Training Course (ITC)
Kursus Perwira Guru Militer (Suspagumil)
Kursus Bintara Guru Militer (Susbagumil)
Skadron Pendidikan 202
Sekolah Dasar Kecabangan Elektronika
Kursus Bintara Menejemen Kejuruan Elektronika
Sekolah Kejuruan Dasar Pemeliharaan Radio
Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Montir Radio
Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Juru Komunikasi
Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Juru Komunikasi
Sekolah Kejuruan Bintara Juru Komunikasi
Sekolah Kejuruan Bintara Montir Telepon Teleks
Kursus Kejuruan Komunikasi Paskhas
Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Montir Telepon Teleks
Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Montir Telepon Teleks
Skadik Pendidikan 203
Sekolah Dasar Kejuruan Elektronika
Sekolah Kejuruan Dasar Pemeliharaan Alat Navigasi Udara
Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Avionik
Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Avionik
Latprajab PNS Gol I & II
Skadron Pendidikan 204
Sekolah Dasar Kecabangan Paskhas
Kursus Bintara Manajemen Kejuruan Paskhas
Sekolah Kejuruan BIntara Paskhas
Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Paskhas
Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Paskhas
Pendidikan Kualifikasi Khusus Para Dasar
Latsarmil PNS Gol I & II
Komandan
-



