SATHAR 33
TUNGGUL SATUAN PEMELIHARAAN 33
”BUDHI SAKTI RUKTI ANURAGA”
Isi dan Arti Lambang
- Siluet Engine, diartikan sebagai kesiapan dalam rangka menunjang tugas TNI Angkatan Udara.
- Siluet Pesawat, diartikan sebagai kesiapan pemeliharaan pesawat dalam rangka menunjang tugas TNI Angkatan Udara.
- Langit dan Mega, melambangkan wilayah Dirgantara Nasional sebagai medan tugas pengabdian Prajurit TNI Angkatan Udara.
- Angka 33, menunjukkan lokasi Sathar 33
- Roda Gigi, melambangkan tugas Koharmatau di bidang pemeliharaan alutsista.
DANSATHAR 33
Nama: Eko Budiono
Pangkat/Nrp: Letkol Tek/517440
Tempat/Tgl Lahir: Sidoarjo/10 Juli 1970
Agama: Islam
Tugas Pokok
Sebagai satuan pelaksana Depo Pemeliharaan 30 adalah melaksanakan pemeliharaan tingkat berat komponen pesawat terbang dan alat uji serta fabrikasi.
Visi & Misi
Visi
Terwujudnya Kesiapan dan Kemampuan Pemeliharaan, Pembekalan dan Produksi Materiil Alutsista TNI Angkatan Udara, menuju kemandirian sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan perkembangan Iptek dalam rangka mendukung kesiapan Alutsista TNI Angkatan Udara
Misi
- Mewujudkan/meningkatkan kemampuan pemeliharaan dan produksi komponen pesawat terbang, alat uji dan fabrikasi dalam rangka pencapaian kesiapan Alutsista TNI AU.
- Mewujudkan/meningkatkan kemampuan engineering pemeliharaan dalam rangka pencapaian hasil pemeliharaan yang sesuai dengan tingkat kesiapan, keandalan dan kemampuan yang dipersyaratkan.
- Mewujudkan/meningkatkan "Jaminan Kualitas" hasil pemeliharaan dan produksi dalam rangka mendukung keselamatan terbang dan kerja untuk mencapai "Zero Accident". misi satuan-satuan operasi serta keselamatan terbang dan kerja untuk mencapai ”Zero Accident”.
Profil
PROFIL SATHAR 33
Satuan Pemeliharaan 33 adalah satuan pelaksana Depo Pemeliharaan 30 yang memiliki beberapa perbengkelan antara lain:
- Bengkel Pneudraulic
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki kemampuan melaksanakan perbaikan wheel pesawat ataupun change tyre wheel pesawat. Selain itu bengkel ini memiliki kemampuan pemeliharaan komponen pneumatic dan hydraulic serta pembuatan hose assy.
- Bengkel Mesin
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki beberapa alat produksi komponen dari mesin bubut sampai dengan CNC. Dengan adanya alat produksi tersebut bengkel ini mampu memproduksi beberapa komponen yang mememrlukan perbaikan ataupun pembuatan baru.
- Bengkel Rangka/Structure Repair

Bengkel ini memiliki kemampuan untuk melaksanakan perbaikan rangka pesawat terbang.
- Bengkel Fabrikasi
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki beberapa unit antara lain unit pengecatan (pesawat, QEC dan GSE), unit kayu dan fiberglass. Semua unit ini mendukung dalam perawatan pesawat.
- Bengkel NDT/PMEL
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki kemampuan melaksanakan NDT komponen pesawat dengan menggunakan berbagai metode antara lain X-Ray, eddy current, penetrant, ultrasonic dan lain-lain. Bengkel ini juga melaksanakan kalibrasi alat ukur presisi yang digunakan sebagai standart. Selain itu bengkel ini juga melaksanakan weigh and balance dan alighment pesawat.
- Bengkel Listrik
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki kemampuan untuk pemeliharaan/perbaikan berbagai komponen pesawat yang menggunakan power listrik. Pada bengkel ini juga dilengkapi dengan berbagai macam test bench yang diproduksi oleh pembuat komponen ataupun swakarya yang telah mendapat pengesahan kualitasnya dari instansi terkait.
- Bengkel QEC
![]() |
![]() |
Bengkel ini memiliki kemampuan untuk melaksnakan overhaul/bay service dan service Quick Engine Change (QEC) pesawat C-130 Hercules.
Sejarah
SEJARAH SATUAN PEMELIHARAAN 33
Berawal dari tahun 50-an ketika AURI menerima pelimpahan pesawat-pesawat Militaire Luchtvaart (AU Belanda), AURI dengan cepat membentuk skadron-skadron udara guna menampung pesawat-pesawat tersebut. Dengan jumlah pesawat yang banyak maka menimbulkan masalah yang kompleks pada penanganan logistiknya, maka pada tahun 1963 berdasarkan Surat Keputusan Men/Pangau Nomor 34 Tahun 1963 tanggal 7 Agustus 1963 dibentuklah Depot Teknik 012 yang salah satu satuan pelaksananya adalah Bengkel Pemeliharaan 33 (Benghar 33) yang dipimpin seorang Kabenghar 33.
Dalam perkembangannya Depot Teknik 012 mengalami perkembangan tugas dan perubahan struktur organisasi. Berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor 45/1966 tanggal 17 Mei 1966 Depot Teknik 012 berubah menjadi Wing Logistik 30, Benghar 33 pun berubah menjadi Skadron Teknik 33 yang di kepalai seorang Komandan Skadron Teknik 33. Berdasarkan Surat Keputusan Kasau nomor 38/1970 tanggal 27 April 1970 dan Nomor 57/1970 tanggal 1 Juli 1970 diresmikan perubahan nama dari Wing Logistik 030 menjadi Depot Logistik 030 dan perubahan nama Skadron Teknik 33 menjadi Satuan Pemeliharaan 33. Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1978 karena penyesuaian kebutuhan dan perkembangan organisasi maka sebutan Depot Logistik 030 dirubah kembali menjadi Wing Materiil 30 (Wingmat 30) dan Satuan Pemeliharaan 33 dirubah kembali menjadi Skadron Teknik 33.
Pada saat renstra II Hankam tahun 1980 Skatek 33 menambah kemampuannya dengan mendirikan bengkel fiberglass dan flexyglass, NDT dan PMEL, Instrumen dan Oxygen, Pneudraulic dan listrik. Lima tahun kemudian berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor Kep/24/III/1985 tanggal 11 Maret 1985 Wing Materiil 30 ditetapkan sebagai Depo Pesawat Terbang 30 (Depopesbang 30) demikian juga dengan Skatek 33 kembali berubah menjadi Bengkel Pemeliharaan 33.
![]() |
![]() |
Seiring dengan perkembangan bidang tugas dan organisasi maka pada tahun 1998 berdasarkan Surat Keputusan Kasau nomor Kep/4/II/1998 tanggal 3 Februari 1998, terjadi perubahan penyebutan dari Depopesbang 30 menjadi Depo Pemeliharaan 30 (Depohar 30) yang disempurnakan dengan Radiogram Komandan Koharmatau nomor TK/P-531/1998 tanggal 27 Mei 1998 menetapkan sebutan bagi Benghar 33 berubah menjadi Satuan Pemeliharaan 33 (Sathar 33) dan dikepalai seorang Komandan Satuan pemeliharaan 33.
Dalam perjalanan sejarahnya Satuan Pemeliharaan 33 telah turut serta dalam berbagai tugas yang diemban Depo Pemeliharaan 30, antara lain Proyek Pancar Gas, Harimau Boyong, Harimau bangkit, OWR IRAN, PI pesawat Casa, Major Servicing dan lain sebagainya.

Komandan
|
Letkol TPT Utih Nata Dipura |
(Kabenghar 033 periode 1978-1981) |
|
Letkol Tek Soegito K. |
(Danskatek 33 periode 1984-1987) |
|
Letkol Tek Nugroho Hadi |
(Kabenghar 33 periode 1987-1990) |
|
Letkol Tek Asmara Bhakti |
(Kebenghar 33 periode 1990-1992) |
|
Letkol Tek Agus Heri S |
(Kabenghar 33 periode 1992-1995) |
|
Letkol Tek Syahrul E. Lubis |
(Dansathar 33 periode 1997-1999) |
|
Mayor Tek JP. Sihombing |
(Dansathar 33 periode 1999-2000) |
|
Mayor Tek Asmawie Prawiro |
(Dansathar 33 peroide 2000-2002) |
|
Mayor Tek M.Y. Rudiansyah, ST, Sip |
(Dansathar 33 periode 2002-2004) |
|
Letkol Tek I Nyoman Sudarsana, S.Ip |
(Dansathar 33 periode 2004-2006) |
|
Letkol Tek Ir. Wahyu Hidayat, MT |
(Dansathar 33 periode 2006-2008) |
|
Mayor Tek Iwan Kristanto |
(Dansathar 33 periode 2008-2009) |
|
Letkol Tek Eko Budiono |
(Dansathar 33 periode 2009-sek.) |

















