BUKU TAMU

Barista Geoinformatik
Selamat siang. Mohon bantuan alamat kantor Dinas Survei dan Pemotretan Udara (Dissurpotrudau) TNI AU Halim Perdanakusuma, atas ban...
Mikail Abdurrozaq Dzulakromi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Setelah daftar online dan cetak form, apakah langsung daftar ulang sebelum akhir pendaftaran ? atau...
Putri Anita
Setelah daftar online, apakah bisa daftar ulang di Lanud yang sudah ditentukan lewat batas akhir tanggal daftar Bintara PK TNI AU...
Eka Sujati
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah mendaftar Bintara PK TNI AU melampirkan SKCK ? saat saya daftar oline dan cetak formulir pendaftar...
Haekal
Saya lulusan SMA Jurusan IPS sedang sekolah penerbangan, apakah bisa mendaftar menjadi Penerbang TNI AU atau ada korps lain Pak ?
Ias
Pak, kalau hari ini saya mendaftar online apakah boleh, menyerahkan berkas dua hari berikutnya ? mohon dibalas ya Pak.
Muh. Haruna
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana contoh surat permohonan menjadi Bintara PK TNI AU ?
Nellyandre F.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk persyaratan sehat jasmani dan rohani, apakah perlu melampirkan surat keterangan sehat dan bebas Nar...
Landy Ltc
Untuk pendaftaran Bintara PK TNI AU, apakah akte kelahiran dilegalisir juga ? bagaimana jika tempat tinggal berbeda dengan tempat...
Niken Pratiwi
Selamat pagi, Berapa nomor kontak yang bisa hubungi untuk outing bersama TNI AU di Lanud Husein Sastranegara ?, seperti yang saya...
Mary
Informasi dari website, Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdul Rachman Saleh menerima masyarakat umum yang ingin berkunjung, mohon inf...
Fitria Febriani
Assalamualaikum Wr. Wb. Apakah pengisian nilai rata-rata pendaftaran online itu, gabungan dari nilai UN dengan nilai yang ada...
Irma J.
Selamat siang.. Kapan penerimaan Perwira PK TNI dan PNS TNI AU untuk lulusan S1 Fakultas Peternakan, akredetasi A ? terima ka...
Hikma Nurhasanah
Salam, Apakah menjadi prajurit TNI AU dikenakan biaya ? dan untuk perempuan, posisi apa yang ada ? terima kasih.
Ria Resi
Apakah tidak ada toleransi untuk mata minus, bisa diterima menjadi TNI AU ? terima kasih.

Penggantian Nama Pangkalan Udara ULIN menjadi Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor

Peranan Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin sudah cukup banyak dalam mendukung kegiatan operasi, baik operasi Udara maupun operasi darat, tentu dengan kiprah Pangkalan Udara tersebut telah membawa harum bagi daerah Kalimantan Selatan, namun keharuman itu belumlah lengkap apabila sederetan Pahlawan Nasional Putra Kalimantan Selatan tidak diabadikan seperti mencantumkan nama pahlawan melalui nama jalan, lambang satuan, nama gedung atau sarana umum lainnya.

Guna mengenang kembali jasa para Pahlawan Nasional yang berasal dari daerah Kalimantan Selatan, maka Pemerintah Daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan mengusulkan agar Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin dapat digantikan dengan nama Pahlawan Nasional asal Putra Daerah Kalimantan Selatan.

Sederetan nama Pahlawan Nasional baik dari kalangan Militer maupun sipil mulai diusulkan, semula diusulkan untuk mengganti nama Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin dengan Pangkalan Udara Supadio mengingat Komodor Udara Supadio adalah Panglima Komando Wilayah Udara Kalimantan yang pertama namun Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan belum menyetujuinya, kemudian diusulkan kembali nama putera daerah yang banyak andil dalam menegakkan negeri ini seperti Pangeran Antasari dan Sjamsudin Noor. Dari kedua nama Pahlawan Nasional tersebut mulai diperdebatkan, mengingat nama satuan yang akan diberikan merupakan unsur dari penerbangan, maka untuk mengenang kembali jasanya yang banyak dalam menegakkan dan memajukan penerbangan Nasional dimana pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih dari almarhum Letnan Udara Satu Anumerta Sjamsudin Noor, maka Pimpinan Pangkalan Udara Banjarmasin saat itu mengusulkan penggunaan nama Sjamsudin Noor yang telah gugur dalam menunaikan tugas negara, patut menjadi contoh suri tauladan bagi segenap putra Indonesia dan warga AURI pada Khususnya.

Atas pengorbanan dan jasa-jasa Letnan Udara Satu Anumerta Sjamsudin Noor maka pimpinan Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin mengusulkan nama Sjamsudin Noor sebagai pengganti nama Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan pembicaraan antara Pimpinan Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin dengan Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan, setelah tercapai kesepakatan dengan pemerintah daerah kalimantan selatan yang tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan Nomor 4 / DPRD / KPT / 1970 Tanggal 13 Januari 1970 tentang Perubahan Nama Lapangan Udara Ulin menjadi Lapangan Udara Sjamsudin Noor, maka diusulkan oleh Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin kepada pimpinan Angkatan Udara di Jakarta untuk mengganti nama Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin, menjadi Pangkalan Udara Sjamsudin Noor, maka berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Udara No 29 Tanggal 21 Maret 1970 nama Pangkalan Udara Ulin Banjarmasin secara resmi diganti dengan nama Pangkalan Udara Sjamsudin Noor, berlaku mulai tanggal 09 April 1970.

 

follow-us

VIDEO