BUKU TAMU

Gunturglory
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, pengumpulan ijazah SMK terakhir tanggal 14 Maret 2015, saya melaksanakan ujian pada bulan April...
Agung Taruna
Assalamualaikum Wr. Wb. Persyaratan apa saja yang perlu dilampirkan saat pendaftaran Bintara PK TNI AU ? Terima kasih.
Ichsan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah bermasalah, saya sudah mendaftar online tetapi salah memilih Lanud ?, seharusnya memilih Lanud Hal...
Hendrik Agustiawan
Selamat sore, Kapan dibuka pendaftaran calon Pa PK TNI Tahun 2015 dan apakan untuk Sarjana Administrasi Negara bisa mendaftar ? Mo...
Yuliana
Dalam pendaftaran online pada saat mengisi form terdapat kesalahan, apakah saya mendaftar lagi dengan form yang baru ? terima kasi...
Fajar Adhi
Selamat Sore, Berapa nilai minimal UN lulusan Tahun 2012 penerimaan Karbol AAU Tahun 2015 dan apakah tempat pendaftarannya masih d...
Angga
Selamat sore, Apakah sama persyaratan pendaftaran Taruna dengan Taruni AAU ?
Ahmad Kurniawan
Salam. Saya lulusan S.1 Pertanian, jurusan Agroteknologi Universitas Medan, usia 25 tahun pada 15 Oktober 2015. Melalui website in...
Ata
Mohon alamat situs resmi website TNI AU, Indonesia 34 Provinsi.
Mery
Assalamu'alaikum. Apakah ada persyaratan tidak buta warna dalam kegiatan seleksi calon prajurit TNI AU ?
Radita Agil Kurniawan
Assalamualaikum Wr. Wb. Saya pelajar SMA diperkirakan lulus tahun 2015, ingin menjadi Taruna. Pada persyaratan pendaftaran Taruna...
Fitriana Nuning
Assallamu'alaikum Wr. Wb. Saya kelas XII jurusan Farmasi, umur 18 tahun pada bulan Februari, mengikuti ujian sekolah, try out...
Andri Wildani
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kenapa lulusan SMA jurusan IPS tidak memenuhi persyaratan pendaftaran Bintara PK TNI AU ? Apakah sama mat...
Muhammad Hasbi Asidiqi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah SMK jurusan Teknik Elektronika bisa mengikuti pendaftaran calon Karbol AAU Tahun 2015 ? kapan...
Akbar Adam
Selamat malam, Kapan penerimaan Perwira Prajurit Karir TNI ? hal apa saja yang dapat menggagalkan pada seleksi kesehatan ? apakah...

KSAU : delapan pesawat tempur akan lengkapi alutsista

Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tahap berikutnya, TNI AU hingga 2024 juga akan mendatangkan pesawat tempur Sukhoi enam unit, Super Tucano 16 unit, MK-53 dari Korea Selatan 16 unit, Fighting Falcon delapan unit, dan F-16 sebanyak 30 unit.

"Dengan pengadaan alutsista tersebut TNI AU pada 2024 akan memiliki 180 pesawat tempur. Hal itu sebagai upaya TNI AU membangun kekuatan serta memodernisasi dan meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini," kata KSAU.

Ia mengatakan banyak pesawat yang dimiliki TNI AU saat ini sudah uzur, usianya rata-rata mencapai 30 tahun, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Jika tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi, apalagi ada beberapa suku cadang pesawat yang sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi.

"Meskipun beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, kami telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah Ngara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar. Hal itu juga didukung oleh penambahan alutsista yang didasarkan penghitungan dari kebutuhan pesawat tempur dan jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur," katanya.

Menurut dia, TNI AU sudah mempunyai anggaran rutin dan alutsista melalui pemerintah yang cukup besar dan pengadaan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sehingga bisa membeli persenjataan dan pesawat untuk meningkatkan kemampuan alutsista dan memperkuat pertahanan negara di udara.

"Rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalam Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU 2010-2014," kata KSAU.

(L.B015*H010/M008)
Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/294651/ksau--delapan-pesawat-tempur-akan-lengkapi-alutsis

 

follow-us

VIDEO