BUKU TAMU

Dwi Susanto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak usia saya 23 tahun pada bulan Juli, apakah bisa mengikuti pendaftaran prajurit? persyaratan pend...
Imam
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak tanggal berapa saya datang ke Panda Kodam ? dengan membawa kelengkapan ijazah, sedangkan saya ma...
Adam Armando
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana pengisian pilihan tahun lulus dalam pendaftaran online Taruna AAU 2015 ?, saya lulus tahun...
Azhar Rifky
Apakah bisa mengikuti pendaftaran Perwira PK TNI dengan jurusan Ekonomi Islam ?
Rifqi Sukmoutomo
Assalamu'alaikum Wr. Wb.  Pak bagaimana dengan pengisian pilihan nilai akhir UAN pada form pendaftaran online ?, saya SMA Kel...
Putri Frisca Vidyanti
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana pengisian nilai akhir pendaftaran online Taruni Tahun 2015 ?, saya Kelas 3 SMA belum diumu...
Puspparini Noviana Indah
Selamat siang, Mohon informasi bagaimana teknis melaksanakan field trip dari sekolah ke Lanud Halim Perdanakusuma ? terima kasih.
Ravalent Marshal Marpaung
Saya Kelas 1 SMA jurusan IPS dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP)/kurikulum 2006, terdapat pelajaran Kimia dan Fisika...
Setyo Nugroho
Saya Kelas XII SMA, bagaimana dengan belum mendapatkan ijazah ? sesuai persyaratan pada form pendaftaran onlin...
Lola Ismeliani
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya tinggal di Cirebon, ingin menjadi Taruni AAU, selain mendaftar online datang ke Lanud yang telah dit...
Aziz
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pendaftaran online pengisian tahun kelulusan diisi tahun berapa ? dan data nilai akhir, apakah nilai rata...
Martanda
Selamat sore Admin yang bertugas, Apakah boleh pendaftaran prajurit TNI menyertakan surat keterangan akte dalam proses ? kemu...
Santo Michael Sihombing
Selamat siang, Bagaimana cara pendaftaran online Taruna AAU ? pada pengisian pilihan tahun kelahiran yang ters...
Desky Rawindra
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak kapan pendaftaran Tamtama PK TNI AU Gelombang II Tahun 2015 ?, untuk anak saya di Tanjung Pinang, apa...
Rizqi Jauhari
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kemarin saya telepon ke Lanud Husein Sastra Negara, untuk pendaftaran Taruna AAU sudah dibuka, apakah ben...

KSAU : delapan pesawat tempur akan lengkapi alutsista

Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tahap berikutnya, TNI AU hingga 2024 juga akan mendatangkan pesawat tempur Sukhoi enam unit, Super Tucano 16 unit, MK-53 dari Korea Selatan 16 unit, Fighting Falcon delapan unit, dan F-16 sebanyak 30 unit.

"Dengan pengadaan alutsista tersebut TNI AU pada 2024 akan memiliki 180 pesawat tempur. Hal itu sebagai upaya TNI AU membangun kekuatan serta memodernisasi dan meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini," kata KSAU.

Ia mengatakan banyak pesawat yang dimiliki TNI AU saat ini sudah uzur, usianya rata-rata mencapai 30 tahun, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Jika tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi, apalagi ada beberapa suku cadang pesawat yang sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi.

"Meskipun beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, kami telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah Ngara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar. Hal itu juga didukung oleh penambahan alutsista yang didasarkan penghitungan dari kebutuhan pesawat tempur dan jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur," katanya.

Menurut dia, TNI AU sudah mempunyai anggaran rutin dan alutsista melalui pemerintah yang cukup besar dan pengadaan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sehingga bisa membeli persenjataan dan pesawat untuk meningkatkan kemampuan alutsista dan memperkuat pertahanan negara di udara.

"Rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalam Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU 2010-2014," kata KSAU.

(L.B015*H010/M008)
Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/294651/ksau--delapan-pesawat-tempur-akan-lengkapi-alutsis

 

follow-us

VIDEO