BUKU TAMU

Wahyudianto
Saya kelas 2 SMK Administrasi Perkantoran, Palangka Raya, tinggi160, berat 48 kg, apakah bisa menjadi prajurit TNI AU ?...
Eka Hardiyanti Rahman
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan penerimaan CPNS ? apakah ada kebutuhan bidan ?
Vera Rosdiana
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Persyaratan apa saja untuk mendaftar Perwira PK TNI dan PNS TNI ? apakah bisa mengabdi di bidang administ...
Zulfitra Simbolon
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah tahun 2016 masih ada penerimaan Taruna AAU (Karbol) Pak ? saya dari SMK Penerbangan Padang, t...
A. Rinto Sudarmaji
Apakah memungkinkan bergabung dengan TNI sebagai Perwira Karier ? Saya lulusan S.1 Arsitektur Universitas Indonesia, kel...
Bima Bahari
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, tidak bisa berenang, bisa diterima menjadi TNI tidak Pak ? saya hanya bisa renang gay...
Angga V.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan SMK jurusan Teknik Mesin Tahun 2013 bisa mengikuti pendaftaran Karbol TNI AU ? terima kasi...
Dwi Susanto
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak usia saya 23 tahun pada bulan Juli, apakah bisa mengikuti pendaftaran prajurit? persyaratan pend...
Rangga
Mohon informasi tanggal dan tempat pelaksanaan upacara HUT TNI AU ke-69 ?, terima kasih.
Yuni
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pak, untuk pendaftaran prajurit TNI AU 2015 apakah sudah ditutup ? selanjutnya menerima pendaftaran apa u...
Christi Yanda
Selamat sore Pak, Kapan pendaftaran Bintara PK TNI AU gelombang kedua di Lanud Roesmin Nurjadin Pak ? terima kasih Pak.
Ridho Rifaldi
Selamat siang Bapak/Ibu. Apakah SKCK, daftar riwayat hidup, dan surat lamaran dilegalisir juga pak ? di mana legalisirnya ? serta...
Al Fitratussalam
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana dengan pengisian Nilai Akhir UAN 2015 pada pendaftaran online Taruna Akademi TNI Pak,...
Muhammad Habilrokhim Akuntan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah lulusan Universitas Terbuka bisa mengikuti pendaftaran Perwira PK TNI ? terima kasih.
Dion Muhammad Saputra
Bagaimana cara mendapatkan formulir pendaftaran online Taruna AAU tahun 2015 ?

KSAU : delapan pesawat tempur akan lengkapi alutsista

Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tahap berikutnya, TNI AU hingga 2024 juga akan mendatangkan pesawat tempur Sukhoi enam unit, Super Tucano 16 unit, MK-53 dari Korea Selatan 16 unit, Fighting Falcon delapan unit, dan F-16 sebanyak 30 unit.

"Dengan pengadaan alutsista tersebut TNI AU pada 2024 akan memiliki 180 pesawat tempur. Hal itu sebagai upaya TNI AU membangun kekuatan serta memodernisasi dan meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini," kata KSAU.

Ia mengatakan banyak pesawat yang dimiliki TNI AU saat ini sudah uzur, usianya rata-rata mencapai 30 tahun, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Jika tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi, apalagi ada beberapa suku cadang pesawat yang sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi.

"Meskipun beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, kami telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah Ngara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar. Hal itu juga didukung oleh penambahan alutsista yang didasarkan penghitungan dari kebutuhan pesawat tempur dan jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur," katanya.

Menurut dia, TNI AU sudah mempunyai anggaran rutin dan alutsista melalui pemerintah yang cukup besar dan pengadaan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sehingga bisa membeli persenjataan dan pesawat untuk meningkatkan kemampuan alutsista dan memperkuat pertahanan negara di udara.

"Rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalam Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU 2010-2014," kata KSAU.

(L.B015*H010/M008)
Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/294651/ksau--delapan-pesawat-tempur-akan-lengkapi-alutsis

 

follow-us

VIDEO