BUKU TAMU

Maharani Lupita Putri
Apakah TNI Angkatan Udara membutuhkan tenaga medis ? apa persyaratannya dan apakah bisa lulusan SMK menjadi tenaga medis ? 
Sugiyonono
Apakah ijazah paket bisa digunakan mendaftar menjadi anggota TNI AU ? saya lulusan SMP Paket B dan umur 18 tahun.
Tarmizi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana dengan raport SLTP saya hilang 10 tahun yang lalu Pak ? saya lihat di internet untuk menja...
Anggitya
Berapa lama pendidikan Tamtama PK TNI AU ? dan apakah peserta pendidikan pulang, pada saat bulan puasa atau lebaran nanti ?
Evan
Kapan pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang II ? apakah penerimaan untuk Bintara atau Tamtama ?
Bilal Bimantara
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Untuk pendaftaran Pa PK TNI pada tanggal dan bulan berapa Pak ?
Muhammad Syahril
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kapan pendaftaran tahun 2015/2016 ? dan berapa ketentuan nilai UN ? saya Lulusan IPA tahun 2014 dengan ni...
Bambang Sukaton
Selamat siang. Apakah warga sipil, bisa berobat gigi di Lakesgilut ? saya berusia 53 tahun dengan kondisi gigi banyak yang tanggal...
Iwan A. Nasution
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Nomor telephone berapa yang saya bisa hubungi di Koopsau I ?, terima kasih, wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Danil
Selamat siang, Bagaimana caranya mengikuti pendaftaran Pa PSDP TNI, apakah kuliah terlebih dahulu dan jurusan apa yang harus...
Dita Ayu Indah
Selamat siang, Apakah pendaftaran Pa PK TNI dibatasi hanya bagi lulusan yang dibutuhkan oleh TNI? dan bila tidak sesuai dengan keb...
Muhammad Faisal Amir
Kapan pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang II di Lanud Abdul Rachman Saleh Malang ?
Ikbal
Saya bangga dengan TNI Angkatan Udara dan ingin rasanya menjadi anggota TNI AU.
Jay Rahawarin
Selamat pagi Pak/Ibu, Apakah perlu surat perwalian ? tahun ini saya mengikuti pendaftaran Pa PK TNI, saya domisili KTP Malang, iku...
Didik Agung N
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakah pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang II pada September menerima lulusan SMA/SMK dan menerima um...

KSAU : delapan pesawat tempur akan lengkapi alutsista

Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tahap berikutnya, TNI AU hingga 2024 juga akan mendatangkan pesawat tempur Sukhoi enam unit, Super Tucano 16 unit, MK-53 dari Korea Selatan 16 unit, Fighting Falcon delapan unit, dan F-16 sebanyak 30 unit.

"Dengan pengadaan alutsista tersebut TNI AU pada 2024 akan memiliki 180 pesawat tempur. Hal itu sebagai upaya TNI AU membangun kekuatan serta memodernisasi dan meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini," kata KSAU.

Ia mengatakan banyak pesawat yang dimiliki TNI AU saat ini sudah uzur, usianya rata-rata mencapai 30 tahun, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Jika tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi, apalagi ada beberapa suku cadang pesawat yang sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi.

"Meskipun beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, kami telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah Ngara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar. Hal itu juga didukung oleh penambahan alutsista yang didasarkan penghitungan dari kebutuhan pesawat tempur dan jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur," katanya.

Menurut dia, TNI AU sudah mempunyai anggaran rutin dan alutsista melalui pemerintah yang cukup besar dan pengadaan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sehingga bisa membeli persenjataan dan pesawat untuk meningkatkan kemampuan alutsista dan memperkuat pertahanan negara di udara.

"Rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalam Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU 2010-2014," kata KSAU.

(L.B015*H010/M008)
Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/294651/ksau--delapan-pesawat-tempur-akan-lengkapi-alutsis

 

follow-us

VIDEO