BUKU TAMU

Ahmad
Kenapa penerimaan Taruna AAU tidak menerima dari jurusan IPS, walaupun alat utama sistem senjata TNI Angkatan Udara menerapkan ilm...
Alfah
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana dengan pengisian tinggi badan pendaftaran online Bintara PK TNI AU 2016, tidak bisa m...
Eka Widya Astuti
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana dengan kesalahan pengisian pendaftaran online,  tempat pendaftaran Lanud Adi Sutjipto...
Kurnia Adam L.
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Kenapa mendaftar online Taruna AAU dengan data yang benar, ada keterangan pendaftaran gagal ? dan su...
Harianto Syahputra
Apakah menjadi prajurit TNI AU murni melalui hasil seleksi yang telah ditetapkan dan menggunakan uang ?
Ach. Hamdani
Kapan penyerahan persyaratan Bintara PK TNI AU Pak ? sedangkan batas akhir pendaftaran online tanggal 31 Mei 2016, terima kas...
Doni Prasetiawan
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya sudah mendaftar online penerimaan prajurit TNI AU, datang ke Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta, untuk s...
Mocha Riri Atmiardi
Bapak/Ibu, Bagaimana dengan pengisian profil pendaftar, nilai Rata-rata dan nilai UN ?, sedangkan saya selesai UN ? terima kasih.
Aliviya KR
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Saya kelas 12 lulus tahun ini, untuk mendaftar Bintara PK 2016, apakah ijazah dan SKHUN bisa menyusu...
Siswoyo
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Apakan siswa kelas XII SMA bisa mendaftar Bintara PK TNI AU ? Kalau bisa, bagaimana dengan pengisian NEM...
Windri Wahyuni
Selamat Sore, Menghubungi kemana ? meliput kegiatan wawancara dengan Kapten Fariana Dewi Djakaria, untuk video Hari Kartini. Saya...
Moehamad Kapa
Dirgahayu TNI-AU, Apakah ada biaya masuk (tiket) untuk menyaksikannya akrobatik udara Tim Jupiter dalam rangka HUT TNI-AU April 20...
Ahsanul Maryadi
Mohon informasi, apakah benar dalam rangka HUT TNI AU ke-70 di Pangkalan TNI AU Rembiga Mataram akan mengadakan acara Fun Bike ? d...
Syamsul Fikar
Selamat Ulang Tahun Angkatan Udara Republik Indonesia ke-70, tetap jaya, dalam lindungan Tuhan YME, salam, Syamsul Fikar.
Afida Dwi
Assalamu'alakium Wr. Wb. Bagaimana dengan nilai SKHUN untuk pendaftaran Taruna/Taruni AAU tahun ini ujian nasional, terima ka...

KSAU : delapan pesawat tempur akan lengkapi alutsista

Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tahap berikutnya, TNI AU hingga 2024 juga akan mendatangkan pesawat tempur Sukhoi enam unit, Super Tucano 16 unit, MK-53 dari Korea Selatan 16 unit, Fighting Falcon delapan unit, dan F-16 sebanyak 30 unit.

"Dengan pengadaan alutsista tersebut TNI AU pada 2024 akan memiliki 180 pesawat tempur. Hal itu sebagai upaya TNI AU membangun kekuatan serta memodernisasi dan meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini," kata KSAU.

Ia mengatakan banyak pesawat yang dimiliki TNI AU saat ini sudah uzur, usianya rata-rata mencapai 30 tahun, sehingga perlu dilakukan peremajaan. Jika tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi, apalagi ada beberapa suku cadang pesawat yang sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi.

"Meskipun beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, kami telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah Ngara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman luar. Hal itu juga didukung oleh penambahan alutsista yang didasarkan penghitungan dari kebutuhan pesawat tempur dan jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur," katanya.

Menurut dia, TNI AU sudah mempunyai anggaran rutin dan alutsista melalui pemerintah yang cukup besar dan pengadaan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) sehingga bisa membeli persenjataan dan pesawat untuk meningkatkan kemampuan alutsista dan memperkuat pertahanan negara di udara.

"Rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalam Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU 2010-2014," kata KSAU.

(L.B015*H010/M008)
Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/294651/ksau--delapan-pesawat-tempur-akan-lengkapi-alutsis

 

follow-us

VIDEO