Suara Angkasa Edisi Juli 2011
Dari Redaksi
Puji syukur patut kita panjatkan ke hadirat Tuhan YME karena atas perkenanNya, penerbitan majalah Suara Angkasa edisi Juli dapat terwujud.
Pembaca setia Suara Angkasa yang kami hormati, salam hangat dari redaksi semoga pembaca selalu dalam keadaan sehat, bahagia, damai, sejahtera dan selalu bergairah untuk tidak lupa membaca majalah Suara Angkasa yang kita cintai.
Seiring berjalannya waktu kini kita telah memasuki bulan Juli yang bagi Angkatan Udara menyimpan memori yang tidak akan pernah terlupakan sepanjang masa yaitu penyerangan terhadap kedudukan Belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa oleh Kadet Penerbang kita serta gugurnya A.Adisutjipto, Prof. dr.Abdulrachman Saleh dan Adisoemarmo di Ngoto karena pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpanginya ditembak jatuh pesawat P-40 Kittyhawk Belanda. Peristiwa tersebut diperingati sebagai Hari Bakti TNI AU dan tahun ini merupakan Hari Bakti TNI AU ke-64.
Pada edisi Juli kali ini Suara Angkasa mengajak pembaca untuk berekreasi ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala yang pada tahun ini secara resmi menjadi bagian dari Subdisjarah Dispenau. Dengan gamblang pembaca dapat mengenal Muspusdirla dengan membaca pada laporan utama. Pembaca juga diajak untuk mengenal serta mengenang salah seorang pahlawan Angkatan Udara yaitu Ignatius Dewanto. Tidak kalah menariknya artikel-artikel lainnya seperti hukum, bintal, kesehatan serta laporan kegiatan satuan-satuan yang dihimpun dalam berita daerah. Masih banyak lagi tulisan yang sayang untuk dilewatkan karena akan menambah wawasan kita.
Apresiasi redaksi sampaikan kepada semua pihak yang telah berperan dengan memberikan sumbangan artikel/tulisan hingga diterbitkannya majalah ini. Akhir kata dengan segala kerendahan hati ijinkanlah redaksi mempersembahkan Suara Angkasa ke hadapan para pembaca setia, semoga bermanfaat.
Selamat membaca.
| Attachment | Size |
|---|---|
| SA Juli 2011.pdf | 15.43 MB |



