BUKU TAMU

dibivation manik
pak,kapan ya penerimaan anggota baru nya tahun ini???trims
mohammad lingga
mohon ijin,pak mau tanya pembukaan secaba AU kapan?terus saya bukan keturunan dari keluarga TNI AU apakah memungkinkan di terima?t...
dhendy candra permana
selamat pagi, izin bertanya.kapan di buka kembali pendaftaran SECABA TNI AU 2012? apakah benar,pendaftaran hanya dibuka selama 1 h...
Ach. Prindy
asslamualaikum wr. wb.saya mau tanya pak...apakah sampai saat ini pemuda lulusan smk masih tidak bisa daftar penerbang atau tni au...
Okvian basuseno
          assalamualikum wr.wb okvian basuseno pa,saya mau tanya pendaftaran karbol T...
Fadli
maaf pak ,saya fadli dari solo, pengen tanya , pembukaan pendaftaran bintara PK TNI AU kapan ya pak?? Terus klo masuk dalam jajara...
aris wibowo
kpan penrimaan bintara tni au..2012.??????????????.........mhn infoyaaaaaaaaa
haniif noval
maaf ,mau nanya,, kpan di buka lagi pendaftaran"auri tamtama",, pendidikan terakhir minimal nya tamatan apa ? kalo boleh mnta pers...
chairul fajriansyah
assalamu'alaikum. pa saya chairul. untuk persyarat pendaftaran perwira s1 jurusan Teknik informatika apa bisa mendaftar. dan kapan...
Rizki Alfian Dwi Kurnia
Assalamu'alaikum, Selamat Siang. Saya ingin bertanya sedikit, apakah dari SMA jurusan IPS bisa masuk Bintara ? Terima Kasih Wassal...
nuri setiyo
terima kasih banyak bapak atas informasinya ....saya akan menambal gigi saya pak kalau begitu . kalo mungkin tetap gak keterima ja...
nitha
ia apakah da alamat web nya pa?????
heru triyoni
selamat siang pak.   pak saya mau tanya? saya kan sekolah di smk dan jurusannya multimedia. itu bisa daftar di bintara pk apa...
arif firdaus
selamat pagi, mohon ijin bertanya, jika saya kelahiran bulan juli tahun 1990 dan lulusan SMA IPA 2008 apakah msh bisa mendaftar se...
Nurul
permisi, saya ingin mendaftar menjadi bintara wanita TNI-AU,tapi saya lulusan SMK jurusan tata Busana, saya lihat di persyaratan t...

TNI AU Siap Datangkan Delapan Pesawat Sukhoi dan Tucano

Perkuat Tujuh Skuadron Tempur

TNI AU Siap Datangkan Delapan Pesawat Sukhoi dan Tucano
Ivan Aditya | Kamis, 26 Januari 2012 | 12:11 WIB 

SLEMAN (KRjogja.com) - TNI AU kembali akan mendatangkan empat pesawat tempur jenis Sukhoi dan empat pesawat tempur jenis Tucano untuk memperkuat tujuh skuadron tempurnya. Pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) ini akan dilakukan secara bertahap dan telah dilakukan sejal tahun 2010 hingga 2014 mendatang.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP mengungkapkan, dengan pengadaan alutsista tersebut, nantinya pada tahun 2024 TNI AU akan memiliki 180 pesawat tempur. Untuk pengadaan jangka berikutnya, TNI AU juga berencana akan mendatangkan pesawat tempur jenis Sukhoi sebayak 6 unit, Super Tucano dari Brazil sebanyak 16 unit, MK 53 dari Korea pengganti C-50 sebanyak 16 unit, Fighting Falcon sebanyak 8 unit serta pesawat F-16 sebanyak 30 unit.

"Selain itu TNI AU akan menambah pesawat transport C 259, Hercules dan helikopter C 725 sebanyak 80 pesawat. Kami juaga telah bekerjasama dengan Korea Selatan hingga 2024 dan akan memiliki tambahan 50 unit pesawat yang memiliki kecanggihan diatas F-16," tegasnya usai membuka Rapat Pimpinan TNI AU dan Apel Dansat 2012 di Gedung Serba Guna Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis (26/1).

Imam Sufaat menjelaskan, rencana kesiapan alutsista yang ada untuk melanjutkan program peningkatan kemampuan alutsista sudah dicanangkan dalan Rencana dan Strategi (Renstra) Pembangunan TNI AU tahun 2010 - 2014. Dari rencana kesiapan alutsista tersebut dalam tahun anggran 2012, rencana kebutuhan jam terbang sebanyak 60.061 jam yang digunakan untuk mendukung kesiagaan penanggulangan bencana, memenuhi kebutuhan latihan awak pesawat, operasi, pendidikan dan kegiatan lainnya.

Menurutnya banyak pesawat yang saat ini dimiliki TNI AU sudah uzur ada perlu dilakukan peremajaan karena usianya rata-rata mencapai 30 tahun "Satu skuadron perlu segara diganti, kalau tidak diganti biaya perawatannya sangat tinggi. Selain itu, ada beberapa suku cadangan pesawat sudah tidak dibuat lagi karena pabrik yang membuat pesawat sudah tidak beroperasi," katanya.

Meski beberapa pesawat sudah tidak dapat berfungsi secara maksimal, pihaknya telah memaksimalkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah NKRI dari ancaman luar. Hal ini juga didukung dengan penambahan alutsista yang berdasarkan perhitungan dari jumlah landasan yang bisa mengoperasikan pesawat tempur dan kebutuhan pesawat tempur. "Kita sudah mempunyai anggran rutin dan alutsista melalui pinjaman pemerintah cukup besar dan pengadan di Departemen Pertahanan (Dephan) RI maka kita bisa membeli beli senjata dan pesawat. Untuk senjata bom, roket dan peuru kita sudah siap ribuan," pungkasnya.

Sumber: http://krjogja.com/read/116262/tni-au-siap-datangkan-delapan-pesawat-sukhoi-dan-Tucano.kr

 

VIDEO