Berita

1 SSK BATALYON 462 PASKHASAU LANUD ROESMIN NURJADIN TIBA DI LANUD PALEMBANG

Dibaca: 15 Oleh 19 Jun 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

1 SSK Pasukan TNI AU dari Batalyon 462 Paskhasau Lanud Roesmin Nurjadin dengan peralatan lengkap dipimpin Kapten PSK Wisnu Budi Santoso, Selasa (19/6) tiba di Lanud Palembang menggunakan pesawat Angkut C.130 Hercules A.1321 dari Skadron 31 Lanud Halim P. Jakarta. Begitu mendarat di Bandara Int’l SMB II Palembang langsung parkir di Apron Bravo disambut Komandan Lanud Palembang, Letkol PNB Adam Suharto beserta Perwira Pejabat jajaran Lanud. Kedatangan pasukan TNI AU ini adalah mengemban misi operasi dalam rangka tugas mengamankan asset tanah milik Negara yang dipercayakan kepada TNI AU, khususnya yang berada di wilayah Lanud Palembang, Sumatera Selatan.

Selesai pengecekan personel dan peralatan yang dibawa, selanjutnya pasukan langsung menuju tempat bermalam di Balai Prajurit dan menerima arahan dari Danlanud serta para Perwira Pejabat lain yang terkait kemudian melakukan koordinasi lebih lanjut berkaitan dengan misi tugas operasi yang akan dilaksanakan di Lanud Palembang.

Sementara pagi hari sebelum kedatangan Pasukan dari Batalyon 462 Paskhasau, bertempat di kebun buah yang ditanam oleh Walikota Palembang dalam program hutan kota yang berada didepan Mako Lanud, terjadi konsentrasi masa dari masyarakat desa Sukorejo yang kini sudah menjadi perkampungan padat penduduk. Insiden ini terjadi berkaitan dengan tindakan tegas Lanud Palembang mencabut tanaman liar yang ditanam oleh masyarakat tanpa ijin. Untuk mengatasi permasalahan yang boleh dikatakan terjadi didepan mata tersebut, dan menghindari konflik terbuka, berbagai upaya secara terpadu telah dilakukan. Upaya persuasif oleh team asset bahkan tak segan Danlanud turun langsung dengan mendatangi warga yang menanam serta mengumpulkan para ketua RT dan RW untuk mencari solusi sudah dilaksanakan. Namun tindakan warga dilapangan tidak sesuai dengan kesepakatan bahkan justru terjadi pengingkaran dan pemutarbalikan fakta. Meski saat itu dua kubu suasana sempat memanas, namun akhirnya situasi dapat redam dan terkendali.

Perlu diketahui bersama bahwa berdasarkan Skep KSAP No.23 Tahu 1950 dan Inventaris Kekayaan Milik Negara ( IKMN ), bahwa asset tanah Negara yang dipercayakan kepada TNI Angkatan Udara, khususnya yang berada dibawah pengawasan Lanud Palembang antara lain sbb :

1). Lanud Palembang berada di wilayah Kota Palembang memiliki asset tanah seluas kurang lebih 720 hektar dimana 226 hektar telah diserobot dan diduduki masyarakat sipil.
2). Mess Talang Krangga, Kota Palembang seluas 867 meter sudah bersertifikat.
3) Ketiau, Ogan Ilir, Sumsel seluas 500 hektar.
4). Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumsel 400 hektar.
5). Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumsel 400 hektar.
6). Manna Satu, Bengkulu Selatan 113 hektar.
7). Manna Dua, Bengkulu Selatan seluas 338 hektar.
8). Martapura, Sumsel seluas 83 hektar.
9). Danau Ranau seluas 80 hektar. Itulah tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya.

Baca juga:  Paskhas Medan terlibat Pam VVIP

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel