Berita

10 Siswa Sejurba Fasint Lulus Pendidikan

Dibaca: 230 Oleh 31 Jan 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Sebanyak 10 siswa Sejurba Fasint {Sekolah Kejuruan Bintara fasilitas dan Instalasi) dinyatakan lulus dan berhak menerima ijasah setelah selama limabulan menempuh pendidikan di Skadron pendidikan 303 Wingdiktekkal dan Serda Samsir Basrian Malau ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik. Sejurba Fasint angkatan ke-20 tersebut ditutup oleh Kepala Dinas Operasi Wingdiktekkal Letkol Tek Chandra KF, mewakili Komandan Wingdiktekkal Kolonel Tek A.Tavianta, S.IP yang bertindak selaku Irup dalam suatu upacara yang dilaksanakan di Lapangan Apel Skadik 303 Wingdiktekkal, Kalijati Kamis (30/1).

Dalam amanat tertulisnya Danwingdiktekkal menyatakan bahwa pendidikan Sejurba Fasint ini, bertujuan untuk untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan di bidang Fasilitas dan Instalansi kepada peserta didik, sehingga setelah menyelesaikan pendidikan di harapkan dapat melaksanakan tugas sebagai pelaksana di bidangnya dan mempunyai sikap perilaku yang dilandasi jiwa Sapta Marga dan Kesemaptaan jasmani yang baik. “Karenanya, pahamilah bahwa apa yang didapat para lulusan selama lima bulan pendidikan merupakan usaha untuk memperoleh ilmu dan ketrampilan sebagai bekal dari perjalanan panjang para lulusan mengabdi di TNI Angkatan Udara,“ kata Danwingdiktekkal.

Baca juga:  LANUD H.AS HANANDJOEDDIN GELAR DONOR DARAH

Danwingdiktekkal pun menegaskan agar para lulusan dapat menjadi calon prajurit TNI Angkatan Udara di masa mendatang yang memiliki jiwa kejuangan yang handal dan jiwa keprajuritan yang tangguh serta wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai dengan karakter kaya akan ide dan gagasan segar. Memiliki kapasitas intelektual yang cukup serta senantiasa berusaha menimba ilmu secara berkelanjutan. Memiliki sikap dan mentalitas yang lebih terbuka, serta berusaha memberikan yang terbaik bagi TNI Angkatan Udara.

“ Dengan memahami karakter tersebut, saya yakin dan percaya para lulusan mampu tampil sebagai seorang prajurit pejuang yang menjunjung tinggi moralitas. Sehingga kedepan dapat menjadikan bekerja itu sebagai sebuah kebutuhan, yang pada gilirannnya akan menjadi budaya kerja yang tidak akan luntur sampai kapanpun,” kata Danwing mengakhiri sambutannya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel