Berita

1,15 JUTA LUBANG RESAPAN BIOPORI TERCETAK DI KOOPSAU II

Dibaca: 1 Oleh 25 Sep 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Abdul Muis secara simbolis meresmikan pembuatan lubang resapan biopori (LRB) yang telah dibuat oleh satuan-satuan TNI di wilayah Sulawesi Selatan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup dan kado dalam mempengeringati HUT TNI ke 69 Tahun 2014 bertempat di lapangan Makoopsau II, Rabu (24/9). 

Dalam sambutannya Pangkoopsau II mengatakan bahwa salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi resiko banjir di musim penghujan adalah dengan pembuatan lubang resapan biopori, yang saat ini menjadi salah satu program nasional, sekaligus untuk mencegah mengalirnya air hujan ke selokan yang kemudian terbuang percuma ke laut lepas, selain manfaat tersebut lubang biopori juga dapat memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah, membuat kompos alami dari sampah organik, mengurangi genangan air yang dapat menimbulkan penyakit, serta mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor. 

Lebih lanjut, Pangkoopsau II mengharapkan selain pembuatan lubang resapan biopori yang telah dilakukan di satuan-satuan TNI ini, juga menghimbau agar dapat diikuti serta dikembangkan oleh seluruh instansi, termasuk lembaga pendidikan dan semua elemen masyarakat.

Baca juga:  HUT ke- 71 TNI Angkatan Udara Di Surabaya

Pelaksanaan kegiatan pembuatan lubang biopori yang telah dilakukan oleh satuan-satuan TNI di wilayah jajaran Koopsau II dan Kodam VII Wirabuana sampai saat ini telah mencapai jumlah 2.957.557 lubang biopori dengan rician satuan jajaran Kodam VII/Wirabuana sebanyak 1.795.557 Lubang, Satuan jajaran Lantamal VI Makassar sebanyak 12.000 lubang dan satuan jajaran Koopsau II sebanyak 1.150.000 Lubang, dengan harapan jumlah tersebut dapat terus bertambah di wilayah tersebut, seiring dengan tingginya respon positif dan keikutsertaan instansi, lembaga serta masyarakat, terkait dengan pentingnya pembuatan lubang resapan biopori bagi pelestarian lingkungan. 

Pada kesempatan yang sama Pangkoopsau II melaporkan secara langsung pelaksanaan Pembuatan lubang Biopori kepada Panglima TNI secara langsung melalui teleconference didampingi Kapolda Sulselbar, Kas Kodam VII Wirabuana, Danlantamal VI, Pangkosek Hanudnas II, Dan Lanud Sultan Hasanuddin, Kajati Sulsel, ketua pengadilan Tinggi Sulsel, Walikota Makassar, Para Rektor, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Kadis Pertamanan Kota, Kadis Kebersihan Makassar, Inspektur Koopsau II, Para Asisten dan Para Komandan Satuan. 

Baca juga:  Berbusana Tradisional TK. Al-Amin Batu Kunjungi Lanud Abd

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel