Berita

115 Prajurit Yonko 463 Paskhas Laksanakan Jungar Static dan Free Fall

115 Prajurit Yonko 463 Paskhas Laksanakan Jungar Static dan Free Fall
#TNIAU 

TNI AU. Penlanud Iswahjudi (3/3). Sebagai prajurit Batalyon Komando 463 Paskhas, yang memiliki tugas, melaksanakan operasi perebutan sasaran dan pertahanan obyek strategis Angkatan Udara dalam operasi militer. Terkait hal tersebut sebanyak 115 prajurit Batalyon Komando 463 Paskhas melaksanakan terjun penyegaran (Jungar) static dan freefall pada siang dan malam hari kemarin Minggu (2/3) dengan droping zone (DZ) grass trip Lanud Iswahjudi.

Terjun static pada siang hari dilaksanakan sebanyak dua sorti empat run menerjunkan sebanyak 87 prajurit, sedangkan terjun freefall dilaksankan oleh 28 prajurit paskhas. Sementara pada terjun malam hari dilaksanakan dua sorti empat run menerjunkan sebanyak 95 prajurit. Terjun panyung baik static maupun freefall menggunakan pesawat C-130 Herkules dari Skadron Udara 32, Lanud Abdulrahman Saleh, Malang.

Pada kesempatan tersebut Komandan Batalyon Komando 463 Paskhas, Letkol Pas Sigit Sasongko, MSi.,M.Han., yang memimpin langsung pelaksanaan jungar, baik siang dan malam hari mengatakan, bahwa program penerjunan ini harus dilakukan setiap prajurit, dan merupakan program penyegaran untuk memenuhi kualifikasi perorangan, sehingga siap dalam setiap tugas dimanapun dan kapanpun.

“Jungar yang merupakan Program kerja Batalyon Komando 463 Paskhas tahun 2019, untuk melaksanakan penyegaran bagi prajurit yang mempunyai kualifikasi terjun static ataupun terjun bebas tempur (freefall), guna memelihara kemampuan sebagai prajurit komando”, ungkap Danyonko 463 Paskhas.

Bagi prajurit yang melaksanakan terjun static, jelas Letkol Pas Sigit sasongko, MSi., M.Han., harus dilengkapi dengan senjata dan perlengkapan pokok, dan diterjunkan diatas ketinggian 1000 hingga 1200 feet, sedangkan terjun freefall di ketinggian 5000 hingga 9000 feet.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel