Berita

15 Calon Pilot Militer ikuti “ritual”terima wing Penerbang

Dibaca: 41 Oleh 04 Nov 2014Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Diawali dari pendadakan di Ksatrian Wirambara, sebanyak 15 calon Pilot militer berasal dari masukan PSDP A-27 jalani tradisi yang di mulai dari pukul 23.00 WIB tadi malam (31/10) hingga fajar pagi menjelang (1/11) pukul 06.00 WIB dengan diakhiri penyematan brevet penerbang oleh Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Yadi I. Sutanandika, M.S.S. dan dilanjutkan penyerahan brevet oleh para instruktur yang terlibat langsung mengawaki siswa PSPD angkatan 27 Sekbang angkatan 86.

Menurut rencana Tupdik Sekbang Angkatan 86/PSDP A-27 ini akan ditutup oleh Komandan Kodikau Marsda TNI Nurullah dan Komandan Kodiklat TNI di Wisma Adisutjipto (5/11) serta diambil sumpah sebagai penerbang oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida bagus Putu Dunia, (7/11). Dari ke 15 Pilot militer ini nantinya akan dibagi menjadi dua matra 10 orang memperkuat Penerbad (TNI AD) dan lima orang akan bergabung dengan TNI Angkatan udara.. Mereka ini telah menempuh pendidikan selama 22 bulan, dan juga telah menjalani pendidikan dasar kemiliteran selama lima bulan di Skadik 401 Adisoemarmo solo dan dilanjutkan dengan bina kelas di Skadik 104 Lanud Adisutjipto serta bina terbang oleh Skadik 101 dan 102. mereka rata-rata telah menyelesaikan 180 jam terbang sebagai persyaratasn wajibnya.

Baca juga:  Bimbingan Mental Kosekhanudnas III Keutamaan Sholat Dhuha

Danlanud dalam sambutannya mengajak kepada para calon penerbang untuk para menghayati, meresapi makna tradisi yang baru saja dilaksanakan. Selanjutnya Beliau juga berharap ”Brevet yang merupakan kebanggaan tersebut harus mampu kalian jaga dan junjung tinggi dimanapun kalian berada. Sebab tidak semua orang mampu untuk mendapatkannya.” tegasnya.

Tradi hari ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan yang nantinya akan bermuara kepada pelantikan dan pengambilan sumpah kesetiaan Perwira (Praspa) oleh Kasau di Lanud Adisutjipto (7/11).   Kegiatan tradisi tadi malam yang mereka lakukan selain ziarah ke makan Perintis berdirinya TNI AU, Marsda Anumerta Adisutjipto dan Marsda Anumerta Abdurrahman Shaleh di Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto, Bantul, juga melakukan tradisi Long March di tengah malam sembari mendapatkan Santi Aji dari para Instruktur Penerbang yang sekaligus sebagai seniornya.  Tradisi Ziarah dimaksudkan agar mereka bisa menghayati arti sebuah perjuangan dan meneladani patriotisme serta heroisme yang telah dilakukan oleh kedua Pahlawan Nasional tersebut. Sedangkan Long March mengambil rute dari monumen ngoto-perempatan Giwangan- kota gede-perempatan blok O dan diakhiri dengan Upacara Penyerahan Wing Penerbang diBase Ops Lanud Adisutjipto.

Baca juga:  226 ANAK PAUD DAN TK MENGUNJUNGI LANUD ABD SALEH

Upacara penyerahan Brevet Penerbang ini dipimpin oleh Komandan Lanud Adisutjipto, dihadiri oleh Komandan Wingdikterbang Kol Pnb Ign Wahyu Anggono, SE, Kepala Dinas Operasi, Kepala Dinas Logistik, Danskadik 101, Danskadik 102, Danskadik 105, Danskatek 043 dan pejabat lainnya. Serta meliibatkan Siswa Sekbang dan pasukan Drumband dari Gita Dirgantara karbol AAU.

15 Calon Pilot Militer ikuti “ritual”terima wing Penerbang
Siswa Sekbang A-86/PSDP A ke 27 dan para Instruktur menyempatkn poto bersama jelang upacara penyematan brevet wing pagi hari ini pkl 06.Wib di Baseops dalam rangkaian tradisi akhir pendidikan Sekbang di Lanud Adisutjipto yang akan ditutup dan dilantik oleh Ksau (7/11) Lanud Adisutjipto, Sabtu (1/11)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel