Berita

22 Calon Pilot Militer ikuti “Ritual” Terima Wing Penerbang

Dibaca: 25 Oleh 22 Des 2016Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Diawali dari pendadakan di Ksatrian Wirambara, sebanyak 22 calon Pilot militer berasal dari Sekbang angkatan 90, masukan PSDP A-29 telah jalani tradisi yang di mulai dari pukul 22.05 WIB Jumat, (16/12) hingga fajar pagi pukul 05.00 WIB. dengan diakhiri penyematan brevet penerbang oleh Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir Novyan Samyoga, M.M dan dilanjutkan penyerahan brevet oleh para instruktur yang terlibat langsung mengawaki siswa.

Kegiatan Tradisi siswa sekbang diawali dengan melaksanakan pendadakan dan dilanjukan dengan pelaksanaan tradisi di depan mess Wrambara 1. Dengan menggunakan perlengkapan overall sekbang 90 berangkat menuju monumen ngoto untuk melaksanakan rangkaian ziarah

Maksud ziarah ke Monumen Ngoto adalah membangkitkan semangat Nasionalisme Siswa Sekbang A-90/PSDP agar tahu keberadaan kita sekarang ini (TNI AU) tidak terlepas dari adanya para leluhur dan Pahlawan di masa lalu, karena perjuangan mereka kita bisa menikmat dan menghirup udara bebas Kemerdekaan. Tujuan dari ziarah Siswa Sekbang A-90/PSDP adalah untuk menghormati, mengenang jasa para pahlawan dan mendoakan para pahlawan semoga diampuni segala dosanya dan di terima semua amalannya.

Baca juga:  EXIT BRIEFING WASRIK ITJENAU DI PUSDIKLATHANUDNAS SURABAYA

Selesai melaksanakan Ziarah di Ngoto Pukul 00.30 dilanjutkan menuju Kantor Pos titik 0 km Jogja.Setelah tiba titik Nol Km/Kantor Pos dilanjutkan pengecekan kekuatan dan persiapan lari serta melaksanakan yel-yel. Pukul 01.15 siswa mulai berjalan dengan diselingi kegiatan diantaranya di depan pasar beringharjo melaksanakan bakti sosial (pengambilan sampah2 berserakan yg ada di sekitar pasar beringharjo), depan malioboro mall melaks yel2 di depan masyarakat jogja, tugu jogja sekbang 90 telah ditunggu oleh adik2nya dari sekbang 92 dan 94 dan menyanyikan lagu hymne sekbang. Hymne PSDP dan Mars Sekolah Penerbang dengan membawa obor mengitari tugu jogja. Dari tugu jogja menuju depan gramedia di ibaratkan adanya serangan udara sehingga sekbang 90 harus mencari perlindungan di tempat yang aman. Di depan galeria sekbang 90 mendapatkan santiaji pertama dari seluruh instruktur penerbang. Sampai di depan amplas sekbang 90 mendapatkan santiaji kedua dari seluruh instruktur penerbang.

Dari Ambarukma Plaza perjalanan Tradisi dilanjukan menuju Wingdikterbang, untuk Foto bersama di depan AIRFORCE FLYING SCHOOL dan di lanjutkan mencium pesawat grob sebagai rasa bangga dan ucapan terimakasih. Perjalanan dilanjukan berlari melalui Taxyway dan crossing landasan pangkalan TNI AU Adisutjipto untuk menuju baseops Lanud Adisutjipto.

Baca juga:  SOFT LAUNCHING BIAC (BALI INTERNATIONAL AERO CLUB)

Maksud dari tradisi penyerahan wing ini adalah untuk memberikan rangkaian kegiatan tradisi kelulusan siswa sekolah penerbang yang telah lulus dari pendidikan sekolah penerbang TNI AU dengan tujuan agar supaya dapat menjadi kebanggaan dan menjadi sejarah serta titik awal pengabdian sebagai seorang penerbang militer.

Dengan tradisi penyerahan wing penerbang diharapkan para siswa sekolah penerbang angkatan ke-90 dapat menjadi penerbang yang tangguh,handal dan profesional serta siap melaksanakan tugas untuk menjaga kedaulatan NKRI di manapun berada.

Danlanud Adisutjipto dalam sambutannya mengajak kepada para calon penerbang untuk para menghayati, meresapi makna tradisi yang baru saja dilaksanakan. Selanjutnya Beliau juga berharap ”Brevet yang merupakan kebanggaan tersebut harus mampu kalian jaga dan junjung tinggi dimanapun kalian berada. Sebab tidak semua orang mampu untuk mendapatkannya.” tegasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel