Berita

25 Prajurit Mengikuti Tradisi Pembaretan

Dibaca: 46 Oleh 30 Apr 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Korpaskhas merupakan salah satu Kotama Pembinaan TNI Angkatan Udara ditingkat Markas Komando Korpaskhas Organisasi ini selain diawaki oleh korps pasukan juga diawaki oleh korps lain baik perwira, bintara dan tamtama dari korp lain (multi korp), mulai pada tingkat pejabat, perwira, bintara dan tamtama, penugasan lebih dikhususkan pada bidang profesi seperti bidang Kesehatan, Logistik, Penerangan, Hukum dan Keuangan.

Demikian yang disampaikan Komandan Detasemen Markas Letkol Psk Anis Nurwahyudi, dalam sambutannya pada saat Upacara Pembukaan Tradisi Pembaretan Warga Baru Mako Korpaskhas, yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Korpaskhas, Lanud Sulaiman, Bandung. Senin (30/04).

Letkol Psk Anis Nurwahyudi menambahkan, kegiatan tradsi Pembaretan akan berlangsung selama lima hari lokasi Lanud Sulaiman dan daerah Rancaupas, Ciwidei, Bandung. dimana daerah tersebut merupakan basis sekaligus daerah latihan Korpaskhas diawali dengan teori, pengenalan organisasi paskhas, Navigasi, Taktik Regu, Taktik Pertempuran Regu Anti Gerilia (TPRAG), Caraka malam, Pengendapan dan Mars Menuju Musuh (M3).

Kegiatan serupa selain pengenalan dan mengingat kembali prajurit akan tugas-tugas kepasukan, juga sebagai sarana untuk mendekatkan hubungan emosional antara prajurit dengan organisasi Korpaskhas dalam menghadapi tugas yang akan ditekuni selama berada dilingkungan Korpaskhas karena dalam tugas-tugas tertentu situasi dan suananya berbeda seperti apa yang dilaksanakan sebelum-sebelumnya. Tambah Dandenma.

Tradisi Pembaretan yang diperuntukan bagi anggota baru dilingkungan Korpaskhas ini diikuti sekitar 25 prajurit yaitu pasukan dan non Pasukan yang terbagi non pasukan yaitu 10 prajurit lima perwira dan empat orang bintara dan tamtama, sementara 10 orang lagi merupakan bintara umum leting 36 yang merupakan Korp Paskhas.

Baca juga:  PESERTA PELATIHAN PLN A-4 LAPOR DATANG DI LANUD SULAIMAN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel