Pustaka

279 Atlet Terbang Layang Siap Unjuk Gigi di Parangtritis

Dibaca: 53 Oleh 13 Feb 2012Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 
279 Atlet Terbang Layang Siap Unjuk Gigi di Parangtritis

Sedikitnya 279 atlet Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) dari berbagai daerah selama tiga hari dari tanggal 10 hingga 12 Februari 2012 bakal memeriahkan Jogja Air Show ke VII yang dilaksanakan di kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, Kabupaten Bantul.

Ketua Harian FASI, DIY, Kolonel Penerbang Minggit Tribowo mengatakan, bila dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya jumlah peserta kali ini cukup banyak. “Bila tahun lalu jumlah pesertanya hanya 150-an peserta, tapi kali ini jumlah pesertanya 279 peserta,” kata di Bantul, Rabu (8/2).

Yang menarik dari pelaksanaan kali ini, peserta tidak hanya datang dari berbagai pengurus Fasi yang ada di Indonesia saja, tetapi juga banyak atlet dari luar negeri yang siap mengikuti kegiatan ini. Atlet dari luar negeri itu, adalah atlet gantole dan paralayang.

Lebih lanjut Minggit menyatakan, cabang olah raga Fasi yang akan dilombakan cukup banyak meliputi gantole, paralayang, terjun payung, mikro light dan banyak lagi lainnya. “Kita juga menawarkan joint flight kepada wisatan yang ingin mencoba tantangan di udara,” ujarnya.

Baca juga:  SATU WANITA DI ANTARA SERIBU PRAJURIT UN PEACEKEEPERS

Dipilihnya kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, menurut dia, karena kondisi alam yang sangat memungkin seperti ada bukit disisi timur pantai Parangtritis, yaitu bukit watugupit.

Sementara di kawasan Pantai Parangkusumo, dapat digunakan untuk paramotor dan di Pantai Depok terdapat landasan pesawat sepanjang 300 meter yang bisa untuk mendarat mikro light, meski untuk menerbangkan mikro light harus dari Lanud Adisucipto.

Menurutnya, waktu-waktu sekarang ini merupakan waktu yang sangat tepat. Karena pada bulan Desember hingga Maret ada angin barat sehingga mendukung untuk gantole dan paralayang. Selain itu, juga baik untuk lepas landas maupun mendarat.

Dikatakan Minggit, Jogja Air Show merupakan sarana untuk memperkenalkan olah raga kedirgantaraan kepada masyarakat secara luas. “Olah raga kedirgantaraan ini, memang peminatnya masih terbatas karena biaya untuk peralatannya cukup mahal,” katanya menjelaskan.

Sumber: //suaramerdeka.com

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel