Berita

3X Kesalahan, Dapat Diberhentikan Tidak Dengan Hormat

Dibaca: 265 Oleh 16 Jun 2010Tidak ada komentar
3X Kesalahan, Dapat Diberhentikan Tidak Dengan Hormat
#TNIAU 

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari Dinas Keprajuritan (Ti-TDH) terhadap Prajurit TNI merupakan tindakan administratif oleh pejabat yang berwenang dan mempunyai akibat hukum berhentinya hak-hak prajurit. Dengan demikian Ti-TDH dari dinas keprajuritan harus berdasar kepada peraturan perundangan yang berlaku, agar memiliki kekuatan dan kepastian hukum serta tidak berdampak adanya gugatan balik kepada pejabat yang berwenang.

Salah satu penyebab seorang prajurit di Ti-TDH adalah karena dijatuhi pidana tambahan pemecatan oleh hakim di pengadilan. Selain itu terdapat penyebab lain yaitu mengacu pada hukum tata usaha militer atau administrasi Prajurit dan hukum disiplin prajurit.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kakum Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Sonny Ruddy Ratulangi, S.H., M.H., pada Breifing Pagi sebelum penerbangan yang dihadiri Danwing 3 , Kolonel Pnb Andyawan, M.P, Kadisops, Letkol Pnb M. Khairil Lubis, para pejabat dan penerbang di Ruang Teddy Kustari, Base Ops, Rabu (16/6).

Lebih lanjut dikatakan Mayor Sus Sonny, berdasarkan caranya, Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari Dinas Keprajuritan dapat melalui tiga cara, pertama ; Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yaitu : Hakim pengadilan menjatuhkan pidana tambahan berupa ”pemecatan terhadap terdakwa dimana putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (tidak terdapat upaya hukum lagi)” dan Hakim pengadilan menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa lebih dari 3 bulan tanpa pidana tambahan pemecatan, serta berdasarkan pertimbangan pejabat yang berwenang yang bersangkutan tidak patut lagi dipertahankan dalam dinas keprajuritan, khusus untuk Perwira usulan pemberhentian setelah mempertimbangkan saran DKP.

Baca juga:  Pangkoopsau I Buka Latihan Survival Tempur “Madhi Yudha” 2015

Kedua ; Hukum tata usaha/administrasi militer diantaranya menganut ideologi, pandangan atau ajaran yang bertentangan dengan Pancasila, bunuh diri untuk menghindari penyidikan, tuntutan hukuman dan menghindari tugas yang dibebankan kepadanya, serta meninggal dunia saat melakukan tindakan kejahatan atau sebagai akibat dari tindakan kejahatan.

Sedangkan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat yang ketiga berdasarkan Putusan Hukuman Disiplin” yaitu: Dalam pangkat yang sama seorang prajurit telah dijatuhi Skep Hukum Disiplin lebih dari 3 kali atau minimal 4 kali

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel