Berita

4175 Mahasiswa Baru Universitas Pakuan Di Didik Di Lanud Atang Sendjaja Bogor

Dibaca: 13 Oleh 11 Sep 2015Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Dedy Permadi, SE.,MMDS. menutup Pendidikan Pendahuluan Bela Negara mahasiswa baru Universitas Pakuan Bogor yang berjumlah 4175 mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 10 september 2015. Penutupan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara bertempat Main Eperon Lanud Atang Sendjaja Bogor. Kamis (10/9).

Dalam kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara kali ini para mahasiswa baru dibekali tentang materi Bela Negara maupun wawasan kebangsaan dan materi lainnya oleh pembawa materi baik dari Pejabat lanud Ats, Para Muspida Kabupaten bogor bahkan Bupati Bogor Ibu Nurhayati dan Wali Kota Bogor Bapak Bima Arya berkesempatan memberikan pembekalan pada mahasiswa baru Universitas Pakuan.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Atang Sendjaja mengatakan, Sebagai kilas balik sejarah, negara kita adalah negara berdaulat, besar dan dihargai dunia, terutama dalam menyikapi arti pentingnya kebersamaan, diantara heterogen kebudayaan, tradisi, adat istiadat, agama, suku dan bahasa. Sebagai bangsa yang besar, jelas kita harus bangga dengan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, dan bahkan hal tersebut secara jujur telah dikatakan Presiden AS Barrack Obama.

Baca juga:  Di Malam Nuzulul Quran, Warga Lanud Halim Buka Bersama Anak Yatim

Dalam pernyataannya ketika berkunjung ke Mesir dalam rangka mendekatkan kembali hubungan AS dengan dunia Islam, beliau berkata bahwa,”Indonesia telah mengilhami saya akan arti pentingnya kebersamaan, persatuan dan kesatuan, walau di sana beragam budaya, agama dan adat istiadat. Saya pernah tinggal di Indonesia ketika kecil dan saya merasakan keharmonisan hubungan antar masyarakatnya,”

Tentunya statement yang dikeluarkan Pemimpin Negara Adidaya itu, akan merubah daya pandang negara lain kepada Indonesia, dan menjadikannya sebagai mascot persatuan dan kesatuan, yang jelas akan menambah kharisma Indonesia di mata dunia. Dunia telah mengakui Pancasila yang menjadi dasar negara kita, sangat baik dan ampuh untuk dijadikan pengikat keanekaragaman kepentingan di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Indonesia, dan Pancasila telah membawa suatu keberkahan dalam kerukunan dan persaudaraan yang hakiki di Tanah Nusantara ini, karena itu marilah kita jaga dan kita lestarikan sepanjang masa, agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap jaya.

Lebih lanjut Dan Lanud Atang Sendjaja menambahkan, selama tiga hari para peserta telah menerima pembekalan dan pengetahuan tentang Bela Negara, hal itu saya yakin dapat menggugah jiwa dan semangat peserta untuk lebih mencintai dan menghargai Indonesia, negeri yang menjadi tanah air kita, dan saya yakin pula peserta akan mensosialisasikannya kepada masyarakat dilingkungannya masing-masing, agar terbentuk jiwa patriotik dan nasionalisme yang positif di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Tegas Dan Lanud Ats.

Baca juga:  Dankorpaskhas Disambut Tarian Cakulele

Pada Akhir sambutannya Dan lanud Ats, mengharapkan kepada peserta Pendidikan Bela Negara Dan Wawasan Kebangsaan dapat menjadi motor penggerak kesadaran bela negara dan pemantapan wawasan kebangsaan, serta sebagai kader dilingkungan pendidikan maupun masyarakat luas. Hadir pada penutupan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara, Rektor Universitas Pakuan, Dr. H. Bibin Rubini,M.Pd.,Segenap Civitas Akademik Universitas Pakuan, Pejabat Lanud Ats, Komandan Satuan, Ketua Pia Ardhya Garini Cab 3/D I Lanud Atang Sendjaja Ny. Dedy Permadi beserta pengurus serta undangan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel