Berita

5 Bersaudara, Anak seorang guru, Terbaik Sekbang 83

Dibaca: 66 Oleh 20 Jun 2013Tidak ada komentar
5 Bersaudara, Anak seorang guru, Terbaik Sekbang 83
#TNIAU 

Letda Pnb Nehemia Anang Wijaya, SST. Han demikian namanya, menjadi Jawawa Lulusan terbaik Sekolah penerbang (Sekbang) A-83. yang pada hari ini Kamis (20/6) ditutup oleh Komandan Komando Pendidikan Angkatan Udara (Dankodikau) Marsekal Muda TNI M Nurullah, S.IP dalam suatu upacara penutupan pendidikan di Gedung Wisma Adisutjipto.

Letda Pnb Nehemia Anang Wijaya, SST Han adalah lulusan AAU tahun 2011 yang juga alumni dari SMA 8 Yogyakarta. Anak ke 3 dari 5 bersaudara ini tinggal di jalan Mangkuyudan Mantrijeron III/227. Dari orang tua Hery Wiyono dan Dwi Korani seorang guru, Nehemia kecil menjadi anak yang menonjol di kelasnya. Tiap kenaikan kelas Nehemia selalu dapat menyabet 3 besar dikelasnya.

”Pendidikan Sekbang A 83 berlangsung dari 2 Nopember 2011 hingga ditutup hari ini 20 Juni 2013. selama 18 Bulan akhirnya saya dapat menjadi yang terbaik. Saya hanya berbuat yang terbaik apa yang saya bisa, saya tidak pernah bermimpi menjadi yang terbaik, ”ujar Letda yang hobby olah raga Futsal ini. ” Apa pesan buat generasi muda sekarang, ” tanya kru pentak. ”Belajarlah yang rajin, tentukan nasibmu dan jadikan belajar sebagai kebiasaan dan kebutuhan. Tukasnya. Selanjutnya Nehemia akan berdinas di Skadron 3 /yang mengawaki pesawat F5 lanud Iswahyudi.

Baca juga:  Danlanud Smo Pimpin Pergantian Pejabat Lanud Adi Soemarmo

Nehemia selanjutnya akan dilantik oleh Kasau Marsekal Ida Bagus Putu Dunia bersama 32 rekan Sekbang dan 6 Seknav Tanggal 24 Juni 2013 melalui prosesi upacara Wingday di lap. Jupiter kelak. Nehemia berhasil mengukir keberhasilan di usia ke 22 tahun tepatnya tanggal 2 Juli 1989 di kota Gudeg.

Dankodikau dalam sambutannya berpesan ”sebagai Penerbang, persyaratan lain mutlak yang harus dimiliki adalah Airmanship yang tinggi, yaitu suatu sikap yang tercermin pada penampilan dan perbuatan baik pada saat melaksanakan tugas di Udara maupun dalam menghadapi dunia penerbangan pada umumnya. Untuk itu saya mengingatkan agar Airmanship ini menjadi perhatian dan penghayatan yang sungguh-sunguh serta di upayakan peningkatannya baik dalam pola pikir, pola sikap dan pola tindak”. Selanjutnya Dankodik juga menambahkan Sebagai konsekuensi profesi yang berhadapan langsung dengan alutsista pesawat terbang, seorang perwira penerbang harus menyadari bahwa di samping tugas yang paripurna, juga harus mampu menjamin keberlangsungan Alutsista pesawat terbang yang dipercayakannya.

Acara penutupan pendidikan Sekolah Penerbang ini dihadiri Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, SE, Wagub AAU Marsekal Pertama TNI Iman Sudrajat, Karuspau Harjolukito Marsekal Pertama TNI Benny Tumbeleka, Dirops Kodikau Kol Pnb Dumex Dharma, Dirpers Kodikau Kol Pnb Agus Radar, Dirlog Kodikau Kol Tek Danang. Komandan Wingdik terbang Kol Pnb Ir Bob H Panggabean, Danwingkar AAU Kol Pnb Gustaf Brugman, Para Kadis, Para komandan Skadron, perwira dijajaran lanud Adisutjipto.

Baca juga:  MENGISI DIRI DENGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel