Berita

50 PERWIRA IKUTI PENDIDIKAN SUSPAJEMEN TNI AU KE-4

Dibaca: 7 Oleh 11 Apr 2013Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Pendidikan merupakan sarana pembinaan personel dalam upaya membentuk, mengembangkan, meningkatkan, dan memantapkan kemampuan dari aspek pengetahuan intelektual, keterampilan dan aspek kepribadian atau sikap.

Demikian sambutan Komandan Wing Pendidikan Umum (Danwingdikum) Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah, S.E. yang dibacakan Kadisops Wingdikum Letkol Adm Agus Setyo Hartono saat bertindak sebagai Irup pada upacara Pembukaan pendidikan Suspajemen TNI AU angkatan ke- 4 dan Penutupan Pendidikan Suspa Binteman angkatan ke-8. Kamis, (11/4) bertempat lapangan apel Skadik 502 Jakarta. Hadir pada acara tersebut para undangan dari Mabesau, Disdikau, Kodikau, para Kadis dan Komandan Skadik 502, 504 dan 505 serta para Perwira Staf lainnya.

Pendidikan Suspajemen TNI AU angkatan ke-4 akan dilaksanakan di Skadik 502 Jakarta selama satu bulan diikuti oleh 50 orang Perwira. Pendidikan Suspajemen TNI AU dilaksanakan bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para Perwira TNI Angkatan Udara terutama dibidang tugas staf pada tingkat penata dan pelaksana taktis, meningkatkan wawasan dibidang manajemen staf, memiliki sikap perilaku yang dilandasi jiwa Sapta Marga dan kesemaptaan jasmani yang baik. agar dalam pelaksanaan tugas kedepan akan semakin profesional dan proporsional. Pendidikan ini diperuntukan bagi para perwira TNI Angkatan Udara khususnya berpangkat kapten.

Baca juga:  Upacara Pembukaan Latihan Perorangan Batalyon Komando 468 Paskhas TA. 2016

Sementara pendidikan Suspa Binteman angkatan ke-8 yang telah dilaksanakan di Skadik 502 Jakarta selama 2 bulan, diharapkan dapat lebih mengetahui dan memahami lagi tentang administrasi pembinaan tenaga manusia. Dengan memahami pembinaan tenaga manusia dalam pengaturan dan penempatan personel tepat sasaran sesuai kebutuhan yang diharapkan, sehingga pelaksanaan tugas satuan dilingkungan TNI Angkatan Udara dapat optimal, tegasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel