Berita

500 prajurit Mengikuti Terjun Malam

Dibaca: 2 Oleh 25 Jan 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Bandung (22/01). Pada pelaksanaan terjun penyegaran kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan selain melaksanakan terjun pada siang hari para prajurit juga melaksanakan terjun penyegaran malam hari. Kegiatan diawali dengan terjun di siang hari yang diikuti kurang lebih 500 prajurit yang berdinas di Markas Komando Korpaskhas dan Pusdiklat Paskhas.

Pelaksanaan Terjun Penyegaran Korpaskhas Tahun 2016 merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti seluruh prajurit paskhas yang memiliki kemampuan sebagai peterjun statik maupun free fall.

Pada pelaksaaan terjun terjun malam, menjadi hal yang menarik karena mampu menyedot dan menarik perhatian serta menjadi tontonan dan hiburan bagi masyarakat yang bermukim di Pangkalan Udara Sulaiman, bahkan tidak ketinggalan keluarga dan putra-putri para prajurit yang melaksanakan terjun ikut serta menyaksikan bapak dan orang tua mereka yang sedang terjun.

Antusias masyarakat untuk menonton pelaksanaan terjun payung terlihat sampai dengan usai pelaksaan masyarakat tidak beranjak dari tempat mereka berdiri, pelaksaan penerjunan berlangsung selama 2 jam dimulai pukul 18.30 WIB dengan menggunakan pesawat C130-Hercules.

Baca juga:  Panen Perdana Teknik Hidroponik di Lanud Balikpapan

Menurut keterangan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Adrian Wattimena, pelaksaan penerjunan malam bagi prajurit paskhas, lebih kepada menguji kesiapan serta profesionalisme prajurit paskhas terhadap kemampuan dimiliki.

Kedepan apabila negara memanggil untuk melaksanakan tugas para prajurit paskhas siap dalam melaksanakan tugas dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan apapun, dan tidak ada kata tidak untuk melaksanakan tugas apapun yang diberikan oleh Negara, demikian harapan Dankorpaskhas.

Kegiatan ini di tinjau langsung Kepala Staf Korpaskhas Marsma TNI Seto Purnomo dan para pejabat Korpaskhas.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel