Berita

516 Perwira TNI Se-Bali Mendapat Pengarahan Menhan RI

Dibaca: 13 Oleh 28 Des 2014Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

516 Perwira TNI  yang berada di wilayah Garnisun Denpasar, Bali, termasuk para perwira dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Ngurah Rai, mendapat pengarahan dari  Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Pur) Ryamizard Ryacudu,Jum’at,(26/12) bertempat di Aula Makodam IX?/ Udayana.

Pada kesempatan tersebut Menhan tiba di Makodam IX/Udayana pada pukul 09.00 Wita didampingi Dirjen Strahan, Mayor Jenederal TNI Yoedi Swastanto, SA Keamanan Mayor Jenderal TNI Wijaksono, Dirrenbanghan,Marsma TNI M Safii, Karo TU, Brigjen TNI Ida Bagus Purwa Laksana dan rombongan lainnya.

Kedatangan Menhan disambut  oleh Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI, Torry Djohar Banguntoro, didampingi oleh para pejabat utama Kodam IX/Udayana antara lain, Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Ruslian Hariadi, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/wira Kolonel Inf. Heri Wiranto , Danridam IX/Udayana, Dan Lanal DenpasarKolonel Laut (S) Julius Widjojono , Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W. S.Sos, Para Asisten dan para Kabalak Kodam IX/Udayana.

pengarahan diawali dengan  laporan Danrem 163/wira Kolonel Inf. Heri Wiranto sebagai perwira yang ditunjuk. Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya melaporkan secara singkat tentang tugas-tugas pokok Kodam IX Udayana terkait hal-hal yang menonjol di wilayah Kodam seperti terorisme, dan konflik komunal di wilayah Nustra, pembentukan satuan baru dan berbagai kendalanya, Operasi pengamanan VIP hambatan dan upaya untuk mengatasinya serta saran-saran yang disampaikan didepan Menhan RI.

Baca juga:  DANLANUD HUSEIN S. PIMPIN RAPAT EVALUASI DENGAN BANDARA HUSEIN S.

Sedangkan Menhan dlam pengarahannya menyampaikan bahwa  tatap muka seperti ini adalah bertujuan untuk memperkuat dan memperkokoh kebersamaan dan semangat pengabdian sebagai komponen utama pertahanan Negara, Indonesia cinta damai namun lebih cinta kemerdekaan. Selanjutnya Menhan juga memaparkan tentang dinamika perkembangan global yang pada intinya terdapat dua tantangan, yaitu tantangan nyata antara lain terorisme, Wabah penyakit, Bencana Alam, Perompakan, Pencurian SDB, Pelanggaran Perbatasan, Perang Siber dan Intelijen serta penyalahgunaan Narkotika. Sedangkan yang bersifat tidak nyata adalah Konflik Terbuka dan Perang Konvensional.

Diakhir pengarahannya Menhan juga memberi penekanan antara lain, Peralihan pemerintahan berlangsung aman dan damai, Loyalitas harus tegak lurus, tidak ada loyalitas ganda, Silaturahmi harus tetap terjalin dengan para pimpinan, Jangan lupa jasa-jasa pemimpin terdahulu, Tingkatkan terus kesadaran bela Negara, Jaga kekompakan antara sesama prajurit, sesama matra dan dengan instansi pemerintahan, sebagai Komandan harus mampu memotivasi para bawahannya guna meningkatkan kinerja, Tingkatkan terus pemberdayaan wilayah pertahanan daerah, Galakkan upaya bela Negara, Pelihara dan hormati kearifan lokal dan hindari pernyataan yang kontra produktif yang dapat meresahkan masyarakat.

Baca juga:  RAT Koperasi Dilaksanakn Sebagai Bentuk Kepatuhan dan Tanggung jawab

Acara diakhiri dengan pertukaran cendera mata, ramah tamah dengan seluruh perwira yang hadir di Aula Makodam IX/Udayana dan konferensi pers di gedung wartawan Pendam IX/Udayana.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel