Berita

53 Tahun Wara, Wara Telah Mampu Tunjukkan Berbagai Pengabdian yang Membanggakan

Dibaca: 23 Oleh 15 Agu 2016Tidak ada komentar
53 Tahun Wara, Wara Telah Mampu Tunjukkan Berbagai Pengabdian yang Membanggakan
#TNIAU 

Perkembangan Wanita Angkatan Udara (Wara) dari tahun ke tahun patut disyukuri, karena melalui proses pendewasaan, Wara mampu menunjukan berbagai pengabdian yang membanggakan TNI Angkatan Udara. Diusia 53 tahun ini, banyak hal yang telah dialami dan dilakukan, sehingga tolok ukur keberhasilan Wara dapat dilihat dari berbagai kepercayaan tugasyang diberikan dapat diselesaikan dengan baik.

 Demikian dikatakan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna dalam sambutannya pada uparara peringatan ke-53 Hari Ulang Tahun Wara di Lapangan Apel Mabesau Cilangkap, Jumat (12/8).

 Dikatakan, catatan prestasi yang diukir oleh prajurit Wara dalam penugasan cukup banyak dan mengesankan, baik di dalam maupun luar negeri, bahkan sampai saat ini prajurit Wara telah dilibatkan dalam misi pasukan penjaga perdamaian PBB di daerah konflik diseluruh dunia. Hal ini tentu sangat membanggakan sekaligus menjawab keraguan akan kemampuan prajurit Wara dalam mendukung tugas operasi militer di medan yang penuh resiko, jelas Kasau.

Kasau mengingatkan, agar setiap personel Wara mampu memilah dan menempatkan jati dirinya sebagai pajurit TNI dan Wanita Indonesia yang memiliki etika dan budaya timur yang kuat. Kemampuan diri untuk membentuk pribadi yang kuat akan membangun citra positif Wara sebagai kebanggan dan kehormatan TNI Angkatan Udara. Laksanakan segala aktivitas kedinasan dan hidup berdasarkan ketentuan dan norma yang telah ditetapkan dan hindari perbuatan tercela yang dapat mencemarkan nama baik Wara.

Baca juga:  Pia Ardhya Garini Lanud Supadio Gelar Acara Talk Show

Pendidikan Wara pertama dibuka pada 10 Juni 1963 di Kaliurang Yogyakarta, di lereng pegunungan Plawangan yang merupakan tempat bersejarah berkumpulnya para pemimpin Indonesia pada Perang Kemerdekaan II. Pendidikan tersebut, diikuti 30 wanita lulusan sarjana dan sarjana muda dari berbagai jurusan yang dipimpin oleh Letkol Penerbang Sumitro sebagai Kepala Sekola. Mereka mengikuti pendidikan dasar militer selama tiga bulan dan dilantik pada tanggal 12 agustus 1963 di Lanud Adisutjipto. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Wanita Angkatan Udara.

 Pada tahun 1964 dibuka pendidikan bagi Bintara Militer Sukarela, yang pengelolaannya dipercayakan sepenuhnya kepada Wara, baik sebagai kepala sekolah, perwira pendidikan, maupun staf pembina. Pendidikan wara perwira maupun bintara berlangsung hingga tahun 1972, namun sejak tahun 1976 pendidikan perwira Wara di pindah ke Pusat Pendidikan Korp Wanita Angkatan Darat di Lembang bersama-sama dengan Korp Wanita TNI lainnya.

Prajurit Wara dilibatkan sebagai pasukan pengamanan PBB sejak tahun 2008 hingga sekarang, bahkan seorang personel Wara Letkol Sus Ratih Pusparini pernah mendapatkan penghargaan The United Nasion Medal (Monuc) dari Amerika dan UN Medal Syria (UNSMIS) atas kiprahnya saat penugasan di Congo dan Syria.

Baca juga:  Exit Briefing Itjenau Di Pusdiklat Paskhas

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan acara syukuran di Auditorium yang dihadiri oleh Ibu Winayadhati Kanya Sena Ny. Briyantira Agus Supriatna, para pejabat Mabesau, pengurus PIA AG Pusat dan seluruh Wara Jakarta.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel