Berita

54 PERWIRA TNI AU IKUTI SOSIALISASI HUKUM HUMANITER

Dibaca: 15 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Sebanyak 54 perwira TNI AU yang berdinas di Makasar (Makoopsau II, Kosekhanudnas II, Lanud Sultan Hasanudin dan Batalyon Paskhas 466) mengikuti sosialisasi hukum Humaniter, HAM dan hukum udara, Selasa (4/5). Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama TNI AU, dalam hal ini Dinas Hukum TNI AU (Diskumau) dengan The International Comitee of the Red Cross (ICRC) itu, dibuka oleh Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsekal Pertama (Marsma) TNI Boy Syahril Qomar, SE, di Makoopsau II, Kamis (6/5).

 

Tampak hadir, Pangkosek Hanudnas II Masma TNI John Dalas Sembiring, Communication Coord. ICRC Mr. Patrick Denis Magevand, Sekdiskumau Kolonel Sus Krismaranto, SH, Komandan Lanud Sultan Hasanudin Kolonel Pnb Agus Supriyatna, Komandan Batalyon Paskhas 466 Mayor Psk Sujatmiko, serta para pejabat dan undangan lainya.

 

Pangkoopsau II Marsma TNI R. Agus Munandar dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kas Koopsau II mengatakan, dalam beberapa penugasan di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan fungsi dan perannya sebagai alat pertahanan negara, sering kali prajurit TNI AU dihadapkan dengan sikap keragu-raguan dalam bertindak. Hal ini, menurut pangkopsau II sebagai akibat dari masih terbatasnya pengetahuan dan wawasan para pajurit TNI AU di bdang hukum Humaniter, HAM maupun hukm udara.

Baca juga:  LANUD ASTRA KSETRA LAKSANAKAN LATIHAN SEARCH AND RESCUE

 

Oleh karena itu, Pangkoopsau II menilai sosialisasi hukum Humaniter, HAM dan hukum udara ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman prajurit tentang hukum Humaniter, HAM dan hukum Udara. Menurut orang nomor satu di Koopsau II ini, kegiatan ini sekaligus menjadi media pembinaan personel, sehinga para pajurit lebih pecaya diri dalam betidak pada etiap penugasan operasi.

 

”Saya pandang kegiatan ini sangat strategis dalam rangka pembinaan personel, sehingga setiap tindakan prajurit maupun satuan di lapangan memiliki nilai-nilai akuntabilias sebagai mana diamanatkan dalam pasal 2 UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI” kata Pangkoopsau II.

 

Dalam kegiatan yang direncanakan akan berlangsung hingga Kamis (6/5) ini, akan dipaparkan beberapa materi, seperti peran dan fungsi ICRC, jenis-jenis sengketa bersenjata, orang-orang yang dilindungi pada waktu perang, obyek-obyek yang dilidungi dalam perang, penegakan humum Humaniter dan ICRC, hukum udara, hukum HAM serta penggunaan alat dan metode dalam bertempur.

 

Pada hari terakhir juga akan dilakukan diskusi serta study kasus yang dipandu langsung oleh Communication Coord. ICRC Mr. Patrick Denies Magevand beserta dua orang staf dari delegasi ICRC Indonesia. Demikian, Kapen Koopsau II Mayor Sonaji Wibowo, S.IP menginformasikan.

Baca juga:  PNS Lanud Wirasaba Ikuti Upacara HUT Korpri

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel