Berita

60 TAHUN PENGABDIAN PASKHASAU

Dibaca: 15 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Perjuangan Korpaskhasau sangat melekat dengan perjuangan bangsa Indonesia, yang berawal dari upaya merebut kembali Pulau Kalimantan dari cengkraman Belanda pada tahun 1947. Demikian sambutan Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno pada peringatan ke-60 Paskhasau di Lanud Sulaeman Bandung, Rabu (24/10).

 

Dikatakan lebih lanjut, prajurit Paskhas telah berhasil menyusup ke Kota Waringin Kalimantan Tengah melalui penerjunan spektatuler yang belum pernah dilakukan oleh pasukan pasukan paying sejenis pada jamannya. Peristiwa inilah yang menjadi awal sejarah terbentuknya Paskhasau yang hingga kini menjadi sangat vital keberadaannya bagi keberhasilan misi TNI Angkatan Udara.

 

Dengan semboyan “Karmanye Fadikaraste Mafaleshu Kadatjana”, kematangan Korpaskhas sama halnya dengan pasukan elit lainnya, telah ditunjukkan di berbagai penugasan baik tugas operasi militer perang maupun tugas operasi militer selain perang. Dengan segala tantangan yang dihadapi, prajurit Paskhas telah mampu melaksanakan tugasnya dengan penuh totalitas.

 

Sebagai pasukan elit prajurit Paskhas tidak boleh cepat berpuas diri, karena tantangan tugas kedepan semakin berat dan kompleks, tantangan tersebut semakin terasa bila dikaitkan dengan pesatnya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi yang mengubah secara dramatis sifat dan bentuk peperangan yang semakin modern. Kondisi seperti ini mengharuskan semua sub system TNI AU khususnya Korpaskhas lebih pro aktif mengembangkan taktik dan teknik pertempuran.

Baca juga:  KARYA WISATA PASIS SEKKAU ANGKATAN KE-88

 

Prajurit Paskhas tidak boleh berhenti membangun dirinya menjadi prajurit professional dan dedikatif, yang menjadi syarat mutlak bagi keberadaan prajurit TNI di era sekarang dan kedepan yang benar-benar siap mempertahankan keutuhan wilayah Negara Republik Indonesia. Ungkap Kasau.

 

Pada peringatan ke-60 kali ini prajurit Paskhasau menampilkan berbagai atraksi seperi Pencak silat, Karate, Taekwondo, Operasi pembebesan sandera dengan atraksi penembak jitu, Terjun boogie yang diikuti juga sembilan peterjun Wanita Angkatan Udara dan terjun canopy.

 

Hadir pada acara tersebut para pejabat TNI Polri dan sipil, sesepuh Korpaskhas, para pejabat Pemerintah Daerah Kota Bandung serta hadir seorang yang masih hidup dari ketiga belas pelaku operasi penerjunan pertama di Kota Waringin Peltu Purn. Imanuel.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel