TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

99 KARBOL RAIH BREVET SEA AND JUNGLE SURVIVAL

By 13 Sep 2012 16:03Berita
M-458_NA_B-25_Mitchell_Indonesian_Airforce_(7168661149)

Hilang sudah rasa lelah dan letih yang dialami 99 sersan karbol setelah selesai mengikuti latihan bertahan hidup di darat maupun di Laut dengan nama sandi latihan Wanatirta 2012 yang ditutup Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso mewakili Gubernur AAU di Bandar Waduk Sermo, Kulon Progo Yogyakarta, Kamis (13/9).

Para Karbol yang diproyeksikan sebagai awak pesawat wajib mengikuti latihan ini. Mengingat dalam situasi Ekstrim seperti pertempuran dimana pesawat yang diawakinya jatuh di daerah konflik maka para awak pesawat yang masih hidup harus bisa bertahan yang tidak cukup bermodalkan kemauan saja namun diperlukan kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan tentang SERE yaitu survival, evation, resistance, escape. Demikian dikatakan Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Bambang Samoedra S.Sos pada sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur AAU Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso.

Selanjutnya Gubernur AAU mengatakan bahwa musuh yang paling besar terhadap SERE adalah kurangnya kemampuan, pengetahuan dan perlengkapan. Jika tidak mempersiapkan diri terhadap ketiga hal tersebut maka tindakan-tindakan kita juga akan serba kekurangan, dengan mengatasi berbagai situasi ekstrim, serta berusaha untuk dapat kembali menuju pasukan kawan atau di belakang garis pertempuran. seperti pada phase penghindaran (evasion) pada phase ini dimaksudkan bukan berarti lari dari musuh, tetapi menghindar dari musuh apabila kita dalam posisi tidak menguntungkan untuk kemudian mencari waktu dan cara yang tepat untuk memukul musuh sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban dari pihak kita sendiri. katanya.

Latihan berlangsung selama tiga hari di Obyek Wisata Waduk Sermo ini juga menekankan harmonisasi lingkungan sehingga keberadaan karbol di tengah hutan atau di tengah danau tidak ada kata merusak. Bahkan dalam pelajaran sere juga diajarkan cara bertahan hidup dengan memanfaatkan lingkungan tanpa merugikan alam sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur AAU menanggalkan pita tanda latihan dan menyematkan brevet Survival kepada sersan Karbol Ilham Farid Indriawan selaku perwakilan karbol peserta latihan yang disaksikan oleh sejumlah pejabat list “A” AAU, Perwakilan Muspida, Muspika, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama Kulonprogo, serta para Pelatih dan Pendukung latihan lainnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

99 KARBOL RAIH BREVET SEA AND JUNGLE SURVIVAL