Pustaka

Alasan Pemerintah Beli Pesawat Jenis Boeing

Dibaca: 34 Oleh 10 Feb 2012Tidak ada komentar
Alasan Pemerintah Beli Pesawat Jenis Boeing
#TNIAU 
Alasan Pemerintah Beli Pesawat Jenis Boeing

AKARTA – Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Lambok Nahatan membeberkan alasan pemerintah memilih pesawat kepresidenan jenis Boeing dibandingkan jenis lainnya yang harganya lebih murah.

Pertama, kata Lambok, secara operasional pilot-pilot di dalam negeri termasuk pilot-pilot TNI Angkatan Udara lebih siap dan familiar dengan pesawat Boeing.

“Karena umumnya pesawat-pesawat di Indonesia adalah Boeing,” ujar Lambok dalam jumpa pers di Kementerian Sekretariat Negara, Kamis (9/2/2012).

Kedua, sambung Lambok, dari segi fasilitas dan kemampuan perawatan di dalam negeri termasuk oleh TNI AU lebih siap serta memiliki kapabilitas yang memadai merawat pesawat jenis Boeing dibanding pesawat jenis lain.

“Ketiga, pesawat Boeing telah banyak digunakan untuk penerbangan VVIP negara-negara di dunia,” tuturnya.

Selain itu, Lambok juga menjelaskan kriteria dan spesifikasi pesawat kepresidenan di antaranya pesawat tersebut harus mampu terbang jauh selama 10 hingga 12 jam.

Pesawat juga harus mampu mendarat di bandara kecil, memiliki kapasitas sesuai untuk rombongan presiden lebih kurang 70 orang dan memiliki peralatan navigasi, komunikasi, cabin insulation, dan inflight entertainment.

Baca juga:  K. 27

Mengapa tidak menggunakan produk lokal dari PT Dirgantara Indonesia (DI)? Lambok mengatakan lelang dilakukan terbuka dan PT DI sudah mengetahui akan hal itu.

Lambok membantah bila pembelian pesawat jenis Boeing atas rekomendasi dari pihak Boeing sendiri. “Tidak ada rekomendasi Boeing,” ucapnya.

Bila pesawat tersebut telah diantar ke Indonesia pada Agustus 2013 mendatang, Lambok mengatakan logo pesawat akan dibuat khusus. “Sudah barang tentu logo tidak lagi logo Garuda Indonesia, tapi logo kepresidenan. Akan punya logo sendiri,” pungkasnya.

Pesawat khusus kepresidenan jenis 737-800 Boeing Business Jet 2 ke Boeing Company dibeli seharga USD91.209.560 atau Rp910 miliar.

Sumber: //news.okezone.com

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel