Berita

Alumni AAU ‘69 Kunjungi Museum TNI AU

Dibaca: 90 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kami dari alumni Akademi Angkatan Udara 69 Bogowonto merasa bangga dapat datang dan melihat dari dekat Museum Dirgantara Angkatan Udara. Penyajiannya cukup lengkap. Mudah-mudahan pada masa mendatang Museum Dirgantara ini menjadi bagian yang sangat strategis dalam kemajuan dan kejayaan TNI AU mendatang.

 

Kesan dan pesan tersebut ditulis mantan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal (Purn) Hanafi Asnan di buku tamu saat mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Minggu (20/12).

 

Marsekal (Purn) Hanafi Asnan dan 145 orang yang tergabung dalam Paguyuban Bogowonto AAU ‘69 diterima langsung oleh Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs Sudarno di Ruang Utama.

 

Dalam sambutan penerimaan, Letkol Sus Drs Sudarno menyampaikan kebanggaan dan rasa hormatnya kepada rombongan alumni Akademi Angkatan Udara ‘69.

 

Menurut Letkol Sus Drs Sudarno kunjungan para sesepuh ke museum merupakan bukti perhatian dan bentuk support kepada generasi penerus.

 

Sementara itu Marsekal (Purn) Hanafi Asnan mengatakan kunjungan ke Museum merupakan bagian dari rangkaian kegiatan reuni 5 windu alumni AAU ‘69. “Selain bersilaturahmi, kunjungan ini juga dimaksudkan untuk bernostalgia dan mengingat kembali masa-masa pengabdian di TNI AU setelah dilantik menjadi elang-elang muda 40 tahun yang lalu.

Baca juga:  Rapid Test Keluarga Besar Makodiklatau

 

Selama reuni di Yogyakarta, rombongan Paguyuban Bogowonto tidak hanya mengunjungi Museum Dirgantara Mandala saja, namun rombongan juga mengadakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusumanegara. Menurut buku Semangat Bogowonto 69, di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara Yogyakarta, salah satu korban dari peristiwa Congot Kelabu, Prajurit Udara Karbol Eliza Suprapto, dimakamkan.

 

Peristiwa Congot Kelabu yang terjadi 43 tahun yang lalu masih tercatat diingatan para anggota Paguyuban Bogowonto karena saat Karbol latihan menembak di Congot, meriam Recoilles buatan RRC yang digunakan latihan meledak dan menewaskan 3 orang Prajurit Udara Karbol. Termasuk Prajurit Udara Karbol Eliza Suprapto.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel