Berita

Anak-Anak Pengungsi Bermain di Musdirla

Dibaca: 3 Oleh 12 Nov 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Deretan pesawat koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta seakan menjadi penyemangat anak-anak pengungsi yang tinggal di Bale Desa Tambakbayan. Jumat (12/11) anak-anak pengungsi korban letusan Gunung Merapi memang sedang diajak bermain bersama. Dengan dikawal Prasetyo Utomo, relawan sekaligus Ketua RT 11/04 Tambakbayan, sebanyak 30 anak-anak pengungsi bergembira bersama di museum milik TNI AU itu.

Prasetyo Utomo menjelaskan para pengungsi yang tinggal di Bale Desa Tambakbayan seluruhnya berjumlah 250 orang. Mereka sebelumnya merupakan penduduk Dusun Nepen Candibinangun Pakem Sleman.

Selama tinggal di Bale Desa Tambakbayan, tutur Prasetyo Utomo, para pengungsi khususnya anak-anak diajak beraktifitas dalam berbagai permainan. Menurutnya permainan-permainan itu merupakan bentuk kegiatan terapi psikologi yang bertujuan untuk mencegah kebosanan, menghilangkan stres dan taruma akibat bencana letusan Gunung Merapi.

“Kegiatan terapi dimulai dengan senam pagi dilanjutkan dengan permainan yang mengandung edukasi,” jelasnya.

Senada dengan Prasetyo Utomo, Arnold relawan dari Forum Persaudaraan Umat Beragama Yogyakarta yang ikut mendampingi anak-anak pengungsi bermain di museum mengatakan melalui permainan dan kebersamaan dalam kegiatan selain dimaksudkan untuk menghilangkan trauma akibat bencana Merapi, juga untuk memberikan dukungan agar mereka tetap bersemangat.

Baca juga:  IJAB KABUL ZAKAT FITRAH DI LANUD ABD SALEH

Sementara Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Sudarno dalam penerimaannya mengharapkan dengan kunjungan ke museum pesawat terbang, semoga anak-anak pengungsi mendapat hiburan untuk melepas kejenuhan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel