Berita

Ancaman yang Bersifat Asimetris, Proksi dan Hibrida Sulit Diprediksi  

Dibaca: 60 Oleh 17 Jan 2018Tidak ada komentar
Ancaman yang Bersifat Asimetris, Proksi dan Hibrida Sulit Diprediksi  
#TNIAU 

TNI AU. Mengawali tahun 2018, Makoopsau I melaksanakan upacara bendera tujuhbelasan yang diikuti oleh seluruh anggota Koopsau I, dengan Irup Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi di lapangan Upacara Makoopsau I.

Pada kesempatan tersebut Kaskoopsau I membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. yang mengatakan bahwa dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat terkait dengan konstelasi global kontemporer, menghadirkan berbagai bentuk ancaman nyata yang bersifat asimetris, proksi dan hibrida menjadi sedemikian sulit diprediksi.

Dinamika perubahan tersebut menuntut TNI untuk mentranformasi diri menjadi suatu organisasi yang profesional, modern dan tangguh, dengan SDM berbasis kompetensi untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwa satria, militan, loyal dan profesional sehingga mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman nyata.   Untuk itu panglima TNI mengharapkan Prajurit dan PNS TNI mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis, upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan media sosial dan serangan siber dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dan modern.

Baca juga:  Balap Sepeda Keluarga Besar Lanud Sutan Sjahrir Meriahkan Acara Pesta Rakyat Menyambut HUT KE- 74 RI

Lebih lanjut dalam penekanannya Panglima TNI.mengatakan bahwaTahun 2018 adalah Tahun Politik, dengan diselenggarakannya Pilkada yang serentak di 171 daerah, hal ini berpotensi menimbulkan kinflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertical yang dapat mencederai pesta demokrasi nasional, bahkan dapat mengoyak kebhinnekaan bangsa Indonesia.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel