Berita

Anggota Muspusdirla Napak Tilas Ke Lokasi Sekbang I

Dibaca: 9 Oleh 30 Jan 2019Tidak ada komentar
Anggota Muspusdirla Napak Tilas Ke Lokasi Sekbang I
#TNIAU 

TNI AU. Dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan sejarah yang berkenaan dengan tempat-tempat historis di lingkungan Bumi Maguwo, anggota Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), melaksanakan napak tilas ke lokasi yang dulu pernah dijadikan sebagai Sekolah Penerbang Militer Maguwo pertama kali yang dirintis oleh Bapak Adisutjipto pada tahun 1945.

Kegiatan napak tilas dilaksanakan setelah apel pagi, sembari olah raga dan rekreasi dengan jalan kaki sejauh 3,5 Km. Dari halaman Muspusdirla rombongan dipimpin oleh Letkol Sus Heri Susanto S.S menuju lokasi yang dulu dijadikan tempat mentransfer ilmu dari Bapak Adisutjipto kepada para yuniornya. Gedung bersejarah berukuran 4×4 m, sebelumnya sempat menjadi Gedung Museum Sekolah Penerbang Pertama dan sekarang telah dipugar menjadi Kantor Intelpam Lanud Adisutjipto.

Tiba di tempat yang dituju, anggota Muspusdirla beristirahat dan melihat lihat lingkungan di sekitarnya sambil diskusi mengenai sejarah Sekbang. Pembahasan mengenai sejarah Sekbang disampaikan oleh Kasubsi Taleksi Muspusdirla Drs. Kworoseto P. Menurutnya bahwa gedung yang sekarang dijadikan sebagai kantor Intelpam Lanud Adisutjipto, merupakan bangunan/gedung heritage yang perlu dilestarikan.

Baca juga:  RANGKAIAN 17 AN MERIAH DI LANUD ATANG SENDJAJA

Sesuai Kep. Kasau no. 4 tahun 1978 pada tanggal 17 April 1978, Gedung tersebut diresmikan sebagai Museum Sekolah Penerbang Pertama 1945, bersamaan dengan penamaan integrasi Museum Pusat AURI dengan Museum Pendidikan Akabri Bagian Udara menjadi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala yang berlokasi di Ksatrian Akabri Bagian Udara (AAU), yang kemudian diresmikan pada tanggal 29 Juli 1978 oleh Kasau Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi, dan pada waktu yang sama gedung Sekbang Pertama mengalami pemugaran.

Dalam perkembangan selanjutnya, Muspusdirla yang berada di Ksatrian Akabri Bagian Udara dipindahkan lagi ke tempat yang lebih luas dan strategis yaitu di gedung bekas pabrik gula zaman pemerintahan Belanda, setelah Indonesia merdeka dijadikan sebagai gudang logistik, hanggar, dan bengkel. Di sini Muspusdirla diresmikan oleh Kasau Marsekal TNI Sukardi pada tanggal 29 Juli 1984 hingga sekarang.

Dalam kesempatan yang sama, Heri Susanto menyampaikan bahwa dengan kegiatan napak tilas, anggota Muspusdirla dapat berolah raga, berekreasi dan juga menambah wawasan dan pengetahuan mengenai tempat-tempat bersejarah di sekitar Bumi Maguwo. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat bermanfaat untuk mendukung skill dan kinerja sebagai Insan Muspusdirla.

Baca juga:  Lanud Dhomber Dipercaya Menjadi Penyelenggara Upacara HUT ke-123 Kota Balikpapan

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel